<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Akan Produksi Sendiri Pertalite</title><description>Pertamina mengaku akan memproduksi sendiri Bahan Bakar Minyak (BBM) varian terbaru Pertalite (RON 90).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/19/1137391/pertamina-akan-produksi-sendiri-pertalite</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/19/1137391/pertamina-akan-produksi-sendiri-pertalite"/><item><title>Pertamina Akan Produksi Sendiri Pertalite</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/19/1137391/pertamina-akan-produksi-sendiri-pertalite</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/19/1137391/pertamina-akan-produksi-sendiri-pertalite</guid><pubDate>Senin 20 April 2015 22:08 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/20/19/1137391/pertamina-akan-produksi-sendiri-pertalite-2FYyxkQbvg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Akan Produksi Sendiri Pertalite (Foto: dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/20/19/1137391/pertamina-akan-produksi-sendiri-pertalite-2FYyxkQbvg.jpg</image><title>Pertamina Akan Produksi Sendiri Pertalite (Foto: dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertamina mengaku akan memproduksi sendiri Bahan Bakar Minyak (BBM) varian terbaru Pertalite (RON 90). Nantinya, pihaknya akan mencari tambahan zat aditif untuk mengangkat RON 88 yang saat ini diproduksinya.
&amp;nbsp;
&quot;RON 90 akan diproduksi sendiri dengan mencari tambahan zat aditif sehingga bisa mengangkat RON 88,&quot; kata Dirut Pertamina Dwi Soetjipto di Plaza Centris, Jakarta, Senin (20/4/2015).
&amp;nbsp;
Saat ini dengan kualitas kilang minyak milik Pertamina, pihaknya memang baru mampu melakukan produksi RON 88 (Premium). Sehingga, diperlukan zat tambahan untuk mengubah menjadi RON 90.
&amp;nbsp;
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang meyakini dengan adanya Pertalite, maka impor RON 88 akan menurun. Sebab, masyarakat akan berpindah pada BBM jenis baru tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang inginkan BBM agak bagus dengan harga miring,&quot; kata Ahmad.
&amp;nbsp;

Nantinya, produksi Pertalite tersebut dapat dilakukan di semua kilang. Sebab, sifat produksinya hanya pencampuran dari RON 88 dengan zat adiktif.
&quot;Kan sifatnya cuma blending. Adiktif itu untuk membuat pembakaran lebih bersih dan ramah lingkungan,&quot; kata dia. (fsl)
</description><content:encoded>JAKARTA - Pertamina mengaku akan memproduksi sendiri Bahan Bakar Minyak (BBM) varian terbaru Pertalite (RON 90). Nantinya, pihaknya akan mencari tambahan zat aditif untuk mengangkat RON 88 yang saat ini diproduksinya.
&amp;nbsp;
&quot;RON 90 akan diproduksi sendiri dengan mencari tambahan zat aditif sehingga bisa mengangkat RON 88,&quot; kata Dirut Pertamina Dwi Soetjipto di Plaza Centris, Jakarta, Senin (20/4/2015).
&amp;nbsp;
Saat ini dengan kualitas kilang minyak milik Pertamina, pihaknya memang baru mampu melakukan produksi RON 88 (Premium). Sehingga, diperlukan zat tambahan untuk mengubah menjadi RON 90.
&amp;nbsp;
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang meyakini dengan adanya Pertalite, maka impor RON 88 akan menurun. Sebab, masyarakat akan berpindah pada BBM jenis baru tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang inginkan BBM agak bagus dengan harga miring,&quot; kata Ahmad.
&amp;nbsp;

Nantinya, produksi Pertalite tersebut dapat dilakukan di semua kilang. Sebab, sifat produksinya hanya pencampuran dari RON 88 dengan zat adiktif.
&quot;Kan sifatnya cuma blending. Adiktif itu untuk membuat pembakaran lebih bersih dan ramah lingkungan,&quot; kata dia. (fsl)
</content:encoded></item></channel></rss>
