<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang Pemerintah Makin Tinggi, Ini Tanggapan Menteri Bappenas</title><description>Naiknya utang pemerintah secara berkala setiap bulannya disebut masih dalam tahap wajar. Hal ini dikarenakan, Indonesia tak memiliki uang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/20/1137376/utang-pemerintah-makin-tinggi-ini-tanggapan-menteri-bappenas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/20/1137376/utang-pemerintah-makin-tinggi-ini-tanggapan-menteri-bappenas"/><item><title>Utang Pemerintah Makin Tinggi, Ini Tanggapan Menteri Bappenas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/20/1137376/utang-pemerintah-makin-tinggi-ini-tanggapan-menteri-bappenas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/20/20/1137376/utang-pemerintah-makin-tinggi-ini-tanggapan-menteri-bappenas</guid><pubDate>Senin 20 April 2015 21:34 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/20/20/1137376/utang-pemerintah-makin-tinggi-ini-tanggapan-menteri-bappenas-su2P1jBLFd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Utang Pemerintah Makin Tinggi, Ini Tanggapan Menteri Bappenas (Foto: dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/20/20/1137376/utang-pemerintah-makin-tinggi-ini-tanggapan-menteri-bappenas-su2P1jBLFd.jpg</image><title>Utang Pemerintah Makin Tinggi, Ini Tanggapan Menteri Bappenas (Foto: dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Naiknya utang pemerintah secara berkala setiap bulannya disebut masih dalam tahap wajar. Hal ini dikarenakan, Indonesia diakui tidak memiliki banyak uang khususnya untuk mendanai proyek-proyek yang akan dibangun dalam waktu dekat.
&amp;nbsp;
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago mengatakan, pemerintah telah menetapkan porsi utang maksimum. Sehingga, angka  utang saat ini, diyakininya masih berada dalam batas wajar.
&amp;nbsp;
Tercatat, hingga Maret 2015 utang pemerintah naik sebesar Rp51,84 triliun dari bulan Februari menjadi Rp2.795,84 triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau soal utang ya kita memang masih kurang duit, ada yang minjamin ya kita pakai,&quot; ucap dia di kantornya, Senin (20/4/2015).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut ia mengatakan, pinjaman yang diambil pemerintah diarahkan pada pinjaman lunak yang berbunga rendah dan memiliki masa pengembalian yang panjang. Sehingga disebut tidak akan memberikan masalah lainnya.
&amp;nbsp;

&quot;Udah ada batasnya, udah ada porsinya besarannya dengan kemampuan PDB kita itu maksimum boleh ngutang berapa. Biasanya tidak akan sampai mentok,&quot; kata Andrinof. (fsl)
</description><content:encoded>JAKARTA - Naiknya utang pemerintah secara berkala setiap bulannya disebut masih dalam tahap wajar. Hal ini dikarenakan, Indonesia diakui tidak memiliki banyak uang khususnya untuk mendanai proyek-proyek yang akan dibangun dalam waktu dekat.
&amp;nbsp;
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago mengatakan, pemerintah telah menetapkan porsi utang maksimum. Sehingga, angka  utang saat ini, diyakininya masih berada dalam batas wajar.
&amp;nbsp;
Tercatat, hingga Maret 2015 utang pemerintah naik sebesar Rp51,84 triliun dari bulan Februari menjadi Rp2.795,84 triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau soal utang ya kita memang masih kurang duit, ada yang minjamin ya kita pakai,&quot; ucap dia di kantornya, Senin (20/4/2015).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut ia mengatakan, pinjaman yang diambil pemerintah diarahkan pada pinjaman lunak yang berbunga rendah dan memiliki masa pengembalian yang panjang. Sehingga disebut tidak akan memberikan masalah lainnya.
&amp;nbsp;

&quot;Udah ada batasnya, udah ada porsinya besarannya dengan kemampuan PDB kita itu maksimum boleh ngutang berapa. Biasanya tidak akan sampai mentok,&quot; kata Andrinof. (fsl)
</content:encoded></item></channel></rss>
