<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daya Pikat Pasar Modal RI Adalah Status Emerging Market</title><description>Indonesia masih menjadi negara yang menarik minat investor khususnya di pasar modal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/21/278/1137038/daya-pikat-pasar-modal-ri-adalah-status-emerging-market</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/21/278/1137038/daya-pikat-pasar-modal-ri-adalah-status-emerging-market"/><item><title>Daya Pikat Pasar Modal RI Adalah Status Emerging Market</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/21/278/1137038/daya-pikat-pasar-modal-ri-adalah-status-emerging-market</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/21/278/1137038/daya-pikat-pasar-modal-ri-adalah-status-emerging-market</guid><pubDate>Selasa 21 April 2015 05:26 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/20/278/1137038/daya-pikat-pasar-modal-ri-adalah-status-emerging-market-V4OKXucH5L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daya pikat pasar modal RI adalah status emerging market. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/20/278/1137038/daya-pikat-pasar-modal-ri-adalah-status-emerging-market-V4OKXucH5L.jpg</image><title>Daya pikat pasar modal RI adalah status emerging market. (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Indonesia masih menjadi negara yang menarik minat investor khususnya di pasar modal. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan salah satu negara emerging market yang berpotensi tumbuh dengan baik.
&quot;Emerging market masih menarik bagi investor untuk melakukan investasi karena kita ini masih masa pertumbuhan,&quot; ucap Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat kepada Okezone di Jakarta.
Menurutnya, negara emerging market saat ini masih sulit dikalahkan dari sisi return (keuntungan). Sehingga, mempunyai perkembangan yang cukup menjanjikan. Hal ini tentu berbeda dengan  negara di Eropa dan Amerika yang sudah memasuki masa matang.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/26/18693/116704_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Eropa dan Amerika itu sudah satu rating. Sudah mature sehingga tingkat pertumbuhannya itu tidak akan naik lagi. Paling tumbuh ke samping,&quot; kata dia.
Meski demikian, isu kenaikan Fed Fund Rate (suku bunga acuan The Fed) diakui akan meningkatkan aktivitas perdagangan di Amerika. Sehingga uang yang beredar di seluruh dunia akan berbalik ke Amerika. Hal ini dinilai ikut berpengaruh terhadap market di Indonesia.
&quot;Ketika naik suku bunga, maka beberapa aktivitas di sana akan lebih meningkat. Dan perkiraannya uang yang beredar di seluruh dunia akan berbalik ke dolar sementara waktu,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Indonesia masih menjadi negara yang menarik minat investor khususnya di pasar modal. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan salah satu negara emerging market yang berpotensi tumbuh dengan baik.
&quot;Emerging market masih menarik bagi investor untuk melakukan investasi karena kita ini masih masa pertumbuhan,&quot; ucap Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat kepada Okezone di Jakarta.
Menurutnya, negara emerging market saat ini masih sulit dikalahkan dari sisi return (keuntungan). Sehingga, mempunyai perkembangan yang cukup menjanjikan. Hal ini tentu berbeda dengan  negara di Eropa dan Amerika yang sudah memasuki masa matang.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/26/18693/116704_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Eropa dan Amerika itu sudah satu rating. Sudah mature sehingga tingkat pertumbuhannya itu tidak akan naik lagi. Paling tumbuh ke samping,&quot; kata dia.
Meski demikian, isu kenaikan Fed Fund Rate (suku bunga acuan The Fed) diakui akan meningkatkan aktivitas perdagangan di Amerika. Sehingga uang yang beredar di seluruh dunia akan berbalik ke Amerika. Hal ini dinilai ikut berpengaruh terhadap market di Indonesia.
&quot;Ketika naik suku bunga, maka beberapa aktivitas di sana akan lebih meningkat. Dan perkiraannya uang yang beredar di seluruh dunia akan berbalik ke dolar sementara waktu,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
