<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi BBM Murah, Petral Harus Dibubarkan</title><description>Kementerian ESDM mendukung Pertamina untuk merancang pengadaan BBM yang lebih efisien dan bisa diaudit secara terbuka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/19/1139599/demi-bbm-murah-petral-harus-dibubarkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/19/1139599/demi-bbm-murah-petral-harus-dibubarkan"/><item><title>Demi BBM Murah, Petral Harus Dibubarkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/19/1139599/demi-bbm-murah-petral-harus-dibubarkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/19/1139599/demi-bbm-murah-petral-harus-dibubarkan</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2015 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/24/19/1139599/demi-bbm-murah-petral-harus-dibubarkan-84Hft5ROWE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/24/19/1139599/demi-bbm-murah-petral-harus-dibubarkan-84Hft5ROWE.jpg</image><title>Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dituding karena keberadaan Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral). Petral juga dituding menjadi penyebab kinerja PT Pertamina (Persero) belum maksimal.
&amp;nbsp;

&quot;Salah satu yang menjadi kecurigaan, harga BBM tidak murah karena adanya Petral,&quot; kata Staff Khusus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu, di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Dia mengatakan, niat pemerintah untuk membubarkan Petral telah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, Kementerian ESDM mendukung Pertamina untuk merancang pengadaan BBM yang lebih efisien dan bisa diaudit secara terbuka.

Oleh karena itu, dia melihat salah satu caranya yakni membubarkan Petral, yang selama ini menjadi satu-satunya pintu bagi Pertamina saat melakukan pengadaan dan penjualan minyak. &quot;Karena demi menemukan harga BBM yang lebih efisien,&quot; tambahnya.

Namun, kewenangan atau eksekusi pembubaran Petral sepenuhnya berada di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Apalagi, pengadaan dan penjualan minyak melalui Integrated Supply Chain (ISC) lebih membuat Pertamina efisien.

&quot;Tapi kalau diadakan langsung, ESDM dan Pertamina bisa bilang kami sudah lakukan lebih efisien,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dituding karena keberadaan Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral). Petral juga dituding menjadi penyebab kinerja PT Pertamina (Persero) belum maksimal.
&amp;nbsp;

&quot;Salah satu yang menjadi kecurigaan, harga BBM tidak murah karena adanya Petral,&quot; kata Staff Khusus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu, di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Dia mengatakan, niat pemerintah untuk membubarkan Petral telah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, Kementerian ESDM mendukung Pertamina untuk merancang pengadaan BBM yang lebih efisien dan bisa diaudit secara terbuka.

Oleh karena itu, dia melihat salah satu caranya yakni membubarkan Petral, yang selama ini menjadi satu-satunya pintu bagi Pertamina saat melakukan pengadaan dan penjualan minyak. &quot;Karena demi menemukan harga BBM yang lebih efisien,&quot; tambahnya.

Namun, kewenangan atau eksekusi pembubaran Petral sepenuhnya berada di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Apalagi, pengadaan dan penjualan minyak melalui Integrated Supply Chain (ISC) lebih membuat Pertamina efisien.

&quot;Tapi kalau diadakan langsung, ESDM dan Pertamina bisa bilang kami sudah lakukan lebih efisien,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
