<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   BII Tak Bagi Dividen Tahun Ini   </title><description>RUPST perseroan hanya menyetujui penetapan penggunaan laba bersih 2014  sebesar Rp698,5 miliar untuk digunakan sebagai cadangan umum.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/278/1139439/bii-tak-bagi-dividen-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/278/1139439/bii-tak-bagi-dividen-tahun-ini"/><item><title>   BII Tak Bagi Dividen Tahun Ini   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/278/1139439/bii-tak-bagi-dividen-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/24/278/1139439/bii-tak-bagi-dividen-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2015 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/24/278/1139439/bii-tak-bagi-dividen-tahun-ini-D9DbQm1jqb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi dividen. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/24/278/1139439/bii-tak-bagi-dividen-tahun-ini-D9DbQm1jqb.jpg</image><title>Ilustrasi dividen. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) memutuskan tidak membagi dividen kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2014.


Presiden Direktur BII Taswin Zakaria menjelaskan, RUPST perseroan hanya menyetujui penetapan penggunaan laba bersih 2014 sebesar Rp698,5 miliar untuk digunakan sebagai cadangan umum dan sebagai laba ditahan.
&quot;Sebesar Rp34,9 miliar untuk cadangan umum, ini guna memenuhi ketentuan dalam pasal 70 ayat 1 UU perseroan terbatas dan pasal 25 anggaran dasar perseroan, lalu sisanya Rp663,5 miliar untuk laba ditahan,&quot; ujar Taswin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (24/4/2015).
Lebih lanjut Taswin mengatakan, pada tahun buku 2014, BII telah secara intensif melakukan program transformasi dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.
&quot;Di samping menjalankan inisiatif-inisiatif dalam program transformasi untuk mendukung percepatan pertumbuhan usaha, BII sebagai good corporate citizen juga senantiasa memberikan dukungan sosial dan kemasyarakatan di Indonesia,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) memutuskan tidak membagi dividen kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2014.


Presiden Direktur BII Taswin Zakaria menjelaskan, RUPST perseroan hanya menyetujui penetapan penggunaan laba bersih 2014 sebesar Rp698,5 miliar untuk digunakan sebagai cadangan umum dan sebagai laba ditahan.
&quot;Sebesar Rp34,9 miliar untuk cadangan umum, ini guna memenuhi ketentuan dalam pasal 70 ayat 1 UU perseroan terbatas dan pasal 25 anggaran dasar perseroan, lalu sisanya Rp663,5 miliar untuk laba ditahan,&quot; ujar Taswin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (24/4/2015).
Lebih lanjut Taswin mengatakan, pada tahun buku 2014, BII telah secara intensif melakukan program transformasi dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.
&quot;Di samping menjalankan inisiatif-inisiatif dalam program transformasi untuk mendukung percepatan pertumbuhan usaha, BII sebagai good corporate citizen juga senantiasa memberikan dukungan sosial dan kemasyarakatan di Indonesia,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
