<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Brasil Minat Bangun Peternakan Sapi di Pulau Buru</title><description>Mentan Andi Amran Sulaiman menuturkan, potensi usaha peternakan sapi di Pulau Buru, Maluku, dilirik investor Brasil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/27/320/1140468/investor-brasil-minat-bangun-peternakan-sapi-di-pulau-buru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/27/320/1140468/investor-brasil-minat-bangun-peternakan-sapi-di-pulau-buru"/><item><title>Investor Brasil Minat Bangun Peternakan Sapi di Pulau Buru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/27/320/1140468/investor-brasil-minat-bangun-peternakan-sapi-di-pulau-buru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/27/320/1140468/investor-brasil-minat-bangun-peternakan-sapi-di-pulau-buru</guid><pubDate>Senin 27 April 2015 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/27/320/1140468/investor-brasil-minat-bangun-peternakan-sapi-di-pulau-buru-FlWyp3g2du.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investor Brasil minat bangun peternakan sapi di Pulau Buru. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/27/320/1140468/investor-brasil-minat-bangun-peternakan-sapi-di-pulau-buru-FlWyp3g2du.jpg</image><title>Investor Brasil minat bangun peternakan sapi di Pulau Buru. (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuturkan, potensi usaha peternakan sapi di Pulau Buru, Maluku, dilirik investor Brasil. Direncanakan, komitmen investasi asal Brasil ini akan dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada hari ini.
&quot;Pulau Buru bagus untuk peternakan. Ini ada investornya dari Brasil, mudah-mudahan bisa langsung MoU hari Senin, ini berita menarik,&quot; kata Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (27/4/2015)
Mentan Amran menambahkan, nilai investasi yang dibutuhkan untuk membangun peternakan sapi di Pulau Buru kurang lebih Rp100 miliar untuk peternakan seluas 5 ribu hektare. Di Pulau Buru terdapat lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 100 ribu Ha yang dapat digunakan untuk beternak 200 ribu ekor sapi. Dirinya menjamin pembangunan peternakan tidak akan menggusur sawah-sawah penduduk karena dibangun di lahan APL.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/09/22/16407/102512_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Pihaknya menawarkan lahan 20-30 ribu Ha di Pulau Buru bagian utara dan 70 ribu Ha di Pulau Buru bagian selatan kepada investor asal Brasil. Dana yang digelontorkan oleh investor dari Negeri Samba ini diperkirakan bisa mencapai kisaran Rp1 triliun.
&quot;Jadi Rp200-300 miliar (untuk Pulau Buru utara). Jika ada lahan kurang lebih 100.000 hektare berarti kurang lebih Rp1 triliun,&quot; papar Mentan Amran.
Di samping investor asal Brasil yang sudah datang langsung melihat calon lokasi di Pulau Buru, ada satu calon investor asal Brasil lain dan tiga calon investor dari dalam negeri yang juga berminat membangun peternakan di Pulau Buru. Namun, baru satu calon investor asal Brasil yang menunjukkan keseriusan.
&quot;Ini ada lima calon, Brasil ada dua, tadi investor ada lokal juga. Tapi ini (Brasil) yang kita harapkan,&quot; tandasnya.
Mentan berharap investasi ini bisa benar-benar terealisasi agar menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Pulau Buru dan sekitarnya. Selain itu, investasi ini dapat meningkatkan populasi sapi di Indonesia sehingga menekan impor sapi.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuturkan, potensi usaha peternakan sapi di Pulau Buru, Maluku, dilirik investor Brasil. Direncanakan, komitmen investasi asal Brasil ini akan dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada hari ini.
&quot;Pulau Buru bagus untuk peternakan. Ini ada investornya dari Brasil, mudah-mudahan bisa langsung MoU hari Senin, ini berita menarik,&quot; kata Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (27/4/2015)
Mentan Amran menambahkan, nilai investasi yang dibutuhkan untuk membangun peternakan sapi di Pulau Buru kurang lebih Rp100 miliar untuk peternakan seluas 5 ribu hektare. Di Pulau Buru terdapat lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 100 ribu Ha yang dapat digunakan untuk beternak 200 ribu ekor sapi. Dirinya menjamin pembangunan peternakan tidak akan menggusur sawah-sawah penduduk karena dibangun di lahan APL.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/09/22/16407/102512_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Pihaknya menawarkan lahan 20-30 ribu Ha di Pulau Buru bagian utara dan 70 ribu Ha di Pulau Buru bagian selatan kepada investor asal Brasil. Dana yang digelontorkan oleh investor dari Negeri Samba ini diperkirakan bisa mencapai kisaran Rp1 triliun.
&quot;Jadi Rp200-300 miliar (untuk Pulau Buru utara). Jika ada lahan kurang lebih 100.000 hektare berarti kurang lebih Rp1 triliun,&quot; papar Mentan Amran.
Di samping investor asal Brasil yang sudah datang langsung melihat calon lokasi di Pulau Buru, ada satu calon investor asal Brasil lain dan tiga calon investor dari dalam negeri yang juga berminat membangun peternakan di Pulau Buru. Namun, baru satu calon investor asal Brasil yang menunjukkan keseriusan.
&quot;Ini ada lima calon, Brasil ada dua, tadi investor ada lokal juga. Tapi ini (Brasil) yang kita harapkan,&quot; tandasnya.
Mentan berharap investasi ini bisa benar-benar terealisasi agar menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Pulau Buru dan sekitarnya. Selain itu, investasi ini dapat meningkatkan populasi sapi di Indonesia sehingga menekan impor sapi.
</content:encoded></item></channel></rss>
