<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Volatilitas Rupiah Dinilai Masih Diterima Masyarakat</title><description>Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, volatilitas nilai tukar ini masih diterima oleh masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/29/20/1142152/volatilitas-rupiah-dinilai-masih-diterima-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/04/29/20/1142152/volatilitas-rupiah-dinilai-masih-diterima-masyarakat"/><item><title>Volatilitas Rupiah Dinilai Masih Diterima Masyarakat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/04/29/20/1142152/volatilitas-rupiah-dinilai-masih-diterima-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/04/29/20/1142152/volatilitas-rupiah-dinilai-masih-diterima-masyarakat</guid><pubDate>Rabu 29 April 2015 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/29/20/1142152/volatilitas-rupiah-dinilai-masih-diterima-masyarakat-EygHhEDTB7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/29/20/1142152/volatilitas-rupiah-dinilai-masih-diterima-masyarakat-EygHhEDTB7.jpg</image><title>Ilustrasi: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang masih 'nyaman' bergerak di kisaran Rp12.900-Rp13.000-an per USD beberapa belakangan terakhir.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, volatilitas nilai tukar ini masih diterima oleh masyarakat.

&quot;Di Maret pernah ada periode Rp13.200 per USD, tapi sekarang Rp12.800-12.900 per USD, jadi secara umum volatilitas yang masih diterima,&quot; kata Agus di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Agus menjelaskan, pada dasarnya BI akan terus menjaga stabilitas dan volatilitas, karena akan selalu ada di pasar untuk meredam gejolak.

Menurut Agus, pergerakan nilai tukar Rupiah memang dipengaruhi ekonomi global. Terlebih lagi saat ini ekonomi AS sudah mulai membaik.

&quot;Diperkirakan berdasarkan kajian World Economic Outlook. Ekonomi AS yang diperkirakan membaik pun perlu waktu lebih lama sehingga dipengaruhi risk on risk off. Negara dengan inflasi terkendali, transaksi berjalan di range sehat akan siap menghadapi tekanan dari global, dari domestik,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang masih 'nyaman' bergerak di kisaran Rp12.900-Rp13.000-an per USD beberapa belakangan terakhir.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, volatilitas nilai tukar ini masih diterima oleh masyarakat.

&quot;Di Maret pernah ada periode Rp13.200 per USD, tapi sekarang Rp12.800-12.900 per USD, jadi secara umum volatilitas yang masih diterima,&quot; kata Agus di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Agus menjelaskan, pada dasarnya BI akan terus menjaga stabilitas dan volatilitas, karena akan selalu ada di pasar untuk meredam gejolak.

Menurut Agus, pergerakan nilai tukar Rupiah memang dipengaruhi ekonomi global. Terlebih lagi saat ini ekonomi AS sudah mulai membaik.

&quot;Diperkirakan berdasarkan kajian World Economic Outlook. Ekonomi AS yang diperkirakan membaik pun perlu waktu lebih lama sehingga dipengaruhi risk on risk off. Negara dengan inflasi terkendali, transaksi berjalan di range sehat akan siap menghadapi tekanan dari global, dari domestik,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
