<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Melambat, Menko Sofyan: Itu Harus Dimaklumi!</title><description>
Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil,  melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 ini adalah sesuatu yang  harus dimaklumi.
&amp;nbsp;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144796/ekonomi-melambat-menko-sofyan-itu-harus-dimaklumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144796/ekonomi-melambat-menko-sofyan-itu-harus-dimaklumi"/><item><title>Ekonomi Melambat, Menko Sofyan: Itu Harus Dimaklumi!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144796/ekonomi-melambat-menko-sofyan-itu-harus-dimaklumi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144796/ekonomi-melambat-menko-sofyan-itu-harus-dimaklumi</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2015 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/05/20/1144796/ekonomi-melambat-menko-sofyan-itu-harus-dimaklumi-XHlxBmo5N9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/05/20/1144796/ekonomi-melambat-menko-sofyan-itu-harus-dimaklumi-XHlxBmo5N9.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi RI kuartal I-2015 melambat, bahkan hanya mampu tumbuh 4,7 persen. Lalu apa tanggapan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)?.
Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 ini adalah sesuatu yang harus dimaklumi.
&quot;Tapi kalau kondisi kuartal pertama sudah seperti itu ya bisa dimaklumi. Karena harga komoditas terganggu, selain itu spending pemerintah yang terlambat,&quot; kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).
Sofyan menambahkan, masalah lainnya yang membuat melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 dikarenakan penyerapan anggaran belum tinggi. Terlebih lagi, APBN-Perubahan 2015 baru disahkan awal Februari.
&quot;Kenapa terlambat karena APBN-P, perubahan nomeknlatur, perubahan pemerintah dan adminsitrasi. Baru uang keluar akhir April. Penyerapan relatif belum tinggi,&quot; jelasnya.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2015 sebesar 4,71 persen year on year (yoy). Sedangkan secara kuartalan (qoq) turun sebesar 0,18 persen.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi RI kuartal I-2015 melambat, bahkan hanya mampu tumbuh 4,7 persen. Lalu apa tanggapan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)?.
Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 ini adalah sesuatu yang harus dimaklumi.
&quot;Tapi kalau kondisi kuartal pertama sudah seperti itu ya bisa dimaklumi. Karena harga komoditas terganggu, selain itu spending pemerintah yang terlambat,&quot; kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).
Sofyan menambahkan, masalah lainnya yang membuat melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 dikarenakan penyerapan anggaran belum tinggi. Terlebih lagi, APBN-Perubahan 2015 baru disahkan awal Februari.
&quot;Kenapa terlambat karena APBN-P, perubahan nomeknlatur, perubahan pemerintah dan adminsitrasi. Baru uang keluar akhir April. Penyerapan relatif belum tinggi,&quot; jelasnya.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2015 sebesar 4,71 persen year on year (yoy). Sedangkan secara kuartalan (qoq) turun sebesar 0,18 persen.
</content:encoded></item></channel></rss>
