<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK Sudah Prediksi Penyebab Ekonomi Melambat</title><description>Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I Tahun 2015 yang sebesar 4,71 persen disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144987/jk-sudah-prediksi-penyebab-ekonomi-melambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144987/jk-sudah-prediksi-penyebab-ekonomi-melambat"/><item><title>JK Sudah Prediksi Penyebab Ekonomi Melambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144987/jk-sudah-prediksi-penyebab-ekonomi-melambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/05/05/20/1144987/jk-sudah-prediksi-penyebab-ekonomi-melambat</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2015 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/05/20/1144987/jk-sudah-prediksi-penyebab-ekonomi-melambat-uy4IAf3Qg2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/05/20/1144987/jk-sudah-prediksi-penyebab-ekonomi-melambat-uy4IAf3Qg2.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I Tahun 2015 yang sebesar 4,71 persen disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarat.

&quot;Ya itukan sejak awal, sejak beberapa waktu lalu kan sudah disampaikan akibat pengaruh daya beli,&quot; kata JK di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Tidak hanya itu, faktor utama yang menyebabkan perekonomian Indonesia lesu pada tiga bulan pertama di tahun 2015 adalah faktor perekonomian global yang tengah mengalami pelambatan.

&quot;Akibat ekonomi menurun tentu punya efek. Itu pasti,&quot; pungkasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2015 sebesar 4,71 persen year on year (yoy). Sedangkan kuartal (qoq) turun 0,18 persen. Padahal pada 2015, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen dalam APBNP-2015.

Adapun penurunan pertumbuhan perekonomian Indonea di kuartal I 2015 ini dari sektor pertanian yang pada akhir tahun lalu terjadi pergeseran musim tanam sehingga bergeser ke tahun 2015.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I Tahun 2015 yang sebesar 4,71 persen disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarat.

&quot;Ya itukan sejak awal, sejak beberapa waktu lalu kan sudah disampaikan akibat pengaruh daya beli,&quot; kata JK di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Tidak hanya itu, faktor utama yang menyebabkan perekonomian Indonesia lesu pada tiga bulan pertama di tahun 2015 adalah faktor perekonomian global yang tengah mengalami pelambatan.

&quot;Akibat ekonomi menurun tentu punya efek. Itu pasti,&quot; pungkasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2015 sebesar 4,71 persen year on year (yoy). Sedangkan kuartal (qoq) turun 0,18 persen. Padahal pada 2015, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen dalam APBNP-2015.

Adapun penurunan pertumbuhan perekonomian Indonea di kuartal I 2015 ini dari sektor pertanian yang pada akhir tahun lalu terjadi pergeseran musim tanam sehingga bergeser ke tahun 2015.
</content:encoded></item></channel></rss>
