<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jakarta Macet, JK: Artinya Perekonomian Indonesia Tumbuh Pesat</title><description>Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perekonomian Indonesia tumbuh dengan pesat. Hal tersebut bisa terlihat banyaknya kendaraan pribadi masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/07/20/1145929/jakarta-macet-jk-artinya-perekonomian-indonesia-tumbuh-pesat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/05/07/20/1145929/jakarta-macet-jk-artinya-perekonomian-indonesia-tumbuh-pesat"/><item><title>Jakarta Macet, JK: Artinya Perekonomian Indonesia Tumbuh Pesat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/07/20/1145929/jakarta-macet-jk-artinya-perekonomian-indonesia-tumbuh-pesat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/05/07/20/1145929/jakarta-macet-jk-artinya-perekonomian-indonesia-tumbuh-pesat</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2015 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/07/20/1145929/jakarta-macet-jk-artinya-perekonomian-indonesia-tumbuh-pesat-EMYATPFUuJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/07/20/1145929/jakarta-macet-jk-artinya-perekonomian-indonesia-tumbuh-pesat-EMYATPFUuJ.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perekonomian Indonesia tumbuh dengan pesat. Hal itu juga dapat terlihat dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang memiliki kendaraan pribadi baik motor dan mobil.

&quot;Jika Anda ke Jakarta, kadang teman Anda terlebih dahulu berkomentar lalu lintas Jakarta, karena macet. Ini bisa jadi baik dan buruk. Artinya perekonomian Indonesia sangat tumbuh pesat karena semua orang punya mobil di Jakarta,&quot; kata JK saat membuka IIF Asia Summit 2015 di Pacific Place, Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Menurut JK, perekonomian Asia itu dinamis, di mana jika perekonomian Eropa membaik, tentunya perekonomian di negara-negara Asia seperti Indonesia juga membaik. Hal itu juga menjadi pemicu melesatnya pertumbuhan ekonomi.

&quot;Tapi perlu infrastruktur untuk membuat lebih baik. Kami butuh banyak dana pada waktu itu. Kita butuh lebih banyak lagi tenaga listrik,&quot; tambahnya.

Untuk sektor pertanian, lanjut JK, pertumbuhan harus seimbang dengan pertumbuhan industri. Sebab, jika sektor pertanian meningkat berarti membutuhkan banyak mesin, namun jika terus mengandalkan mesin penyerapan tenaga kerja pun akan terganggu.

&quot;Kalau terganggu akan berpengaruh terhadap kinerja industri. Oleh karena itu, dua hal ini tumbuh harus bersama-sama, pertanian dan industri manufaktur,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perekonomian Indonesia tumbuh dengan pesat. Hal itu juga dapat terlihat dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang memiliki kendaraan pribadi baik motor dan mobil.

&quot;Jika Anda ke Jakarta, kadang teman Anda terlebih dahulu berkomentar lalu lintas Jakarta, karena macet. Ini bisa jadi baik dan buruk. Artinya perekonomian Indonesia sangat tumbuh pesat karena semua orang punya mobil di Jakarta,&quot; kata JK saat membuka IIF Asia Summit 2015 di Pacific Place, Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Menurut JK, perekonomian Asia itu dinamis, di mana jika perekonomian Eropa membaik, tentunya perekonomian di negara-negara Asia seperti Indonesia juga membaik. Hal itu juga menjadi pemicu melesatnya pertumbuhan ekonomi.

&quot;Tapi perlu infrastruktur untuk membuat lebih baik. Kami butuh banyak dana pada waktu itu. Kita butuh lebih banyak lagi tenaga listrik,&quot; tambahnya.

Untuk sektor pertanian, lanjut JK, pertumbuhan harus seimbang dengan pertumbuhan industri. Sebab, jika sektor pertanian meningkat berarti membutuhkan banyak mesin, namun jika terus mengandalkan mesin penyerapan tenaga kerja pun akan terganggu.

&quot;Kalau terganggu akan berpengaruh terhadap kinerja industri. Oleh karena itu, dua hal ini tumbuh harus bersama-sama, pertanian dan industri manufaktur,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
