<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Gubernur Cs Tak Terjebak Rutinitas Birokrasi</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan kepada seluruh pimpinan daerah agar tidak terjebak kepada rutinitas birokrasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/13/20/1149045/jokowi-minta-gubernur-cs-tak-terjebak-rutinitas-birokrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/05/13/20/1149045/jokowi-minta-gubernur-cs-tak-terjebak-rutinitas-birokrasi"/><item><title>Jokowi Minta Gubernur Cs Tak Terjebak Rutinitas Birokrasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/13/20/1149045/jokowi-minta-gubernur-cs-tak-terjebak-rutinitas-birokrasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/05/13/20/1149045/jokowi-minta-gubernur-cs-tak-terjebak-rutinitas-birokrasi</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2015 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/13/20/1149045/jokowi-minta-gubernur-cs-tak-terjebak-rutinitas-birokrasi-OqzRfxiiXn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/13/20/1149045/jokowi-minta-gubernur-cs-tak-terjebak-rutinitas-birokrasi-OqzRfxiiXn.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan kepada seluruh pimpinan daerah, seperti gubernur, bupati dan wali kota agar tidak terjebak kepada rutinitas birokrasi, sehingga melupakan pembangunan sebuah strategi ekonomi di daerah.

&quot;Perdagangan dan investasi saat ini kunci pembangunan sebuah daerah. Jangan sampai terjebak kepada rutinitas birokrasi,&quot; tegas Jokowi di Hall D1 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Menurut Jokowi, banyak sekali potensi daerah sebagai kekuatan ekonomi yang tidak terangkat dengan baik. Hal ini dikarenakan pimpinan daerah terjebak dengan rutinitas keseharian di pemerintahan.

&quot;Saya lihat banyak peluang yang ditawarkan ke investor dan komoditas ditukarkan antar kota antar provinsi tapi enggak banyak dilakukan. Untuk itu, pimpinan daerah, gubernur, bupati, walikota jalin komunikasi baik antar daerah,&quot; tegasnya.

Jokowi mencontohkan, beberapa kerjasama yang harus ditingkatkan antar sesama daerah.

&quot;Misalnya daerah yang satu beras melimpah, dan daerah lain stok enggak ada, mestinya tanpa harus melewati pihak kedua, ketiga, komunikasi bisa dilakukan antar bupati-bupati, walikota-walikota, tapi banyak belum dilakukan,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan kepada seluruh pimpinan daerah, seperti gubernur, bupati dan wali kota agar tidak terjebak kepada rutinitas birokrasi, sehingga melupakan pembangunan sebuah strategi ekonomi di daerah.

&quot;Perdagangan dan investasi saat ini kunci pembangunan sebuah daerah. Jangan sampai terjebak kepada rutinitas birokrasi,&quot; tegas Jokowi di Hall D1 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Menurut Jokowi, banyak sekali potensi daerah sebagai kekuatan ekonomi yang tidak terangkat dengan baik. Hal ini dikarenakan pimpinan daerah terjebak dengan rutinitas keseharian di pemerintahan.

&quot;Saya lihat banyak peluang yang ditawarkan ke investor dan komoditas ditukarkan antar kota antar provinsi tapi enggak banyak dilakukan. Untuk itu, pimpinan daerah, gubernur, bupati, walikota jalin komunikasi baik antar daerah,&quot; tegasnya.

Jokowi mencontohkan, beberapa kerjasama yang harus ditingkatkan antar sesama daerah.

&quot;Misalnya daerah yang satu beras melimpah, dan daerah lain stok enggak ada, mestinya tanpa harus melewati pihak kedua, ketiga, komunikasi bisa dilakukan antar bupati-bupati, walikota-walikota, tapi banyak belum dilakukan,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
