<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saran Hatta Rajasa Soal Perlambatan Ekonomi</title><description>Pertumbuhan ekonomi kuartal I mengalami perlambatan, bahkan hanya tumbuh di level 4,7 persen. Lalu apa komentar dan saran Hatta Rajasa?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/15/320/1150366/saran-hatta-rajasa-soal-perlambatan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/05/15/320/1150366/saran-hatta-rajasa-soal-perlambatan-ekonomi"/><item><title>Saran Hatta Rajasa Soal Perlambatan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/05/15/320/1150366/saran-hatta-rajasa-soal-perlambatan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/05/15/320/1150366/saran-hatta-rajasa-soal-perlambatan-ekonomi</guid><pubDate>Jum'at 15 Mei 2015 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/15/320/1150366/saran-hatta-rajasa-soal-pelambatan-ekonomi-VFsuNlfyY6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/15/320/1150366/saran-hatta-rajasa-soal-pelambatan-ekonomi-VFsuNlfyY6.jpg</image><title>Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: Okezone) </title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi kuartal I mengalami perlambatan, bahkan hanya tumbuh di level 4,7 persen. Selain itu, dampak perlambatan ekonomi tersebut salah satunya Rupiah yang semakin terpuruk.
Mantan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa menegaskan, bahwa perlu kerja keras dari pemerintah untuk merespons perlambatan ekonomi.
&quot;Saya meyakinkan pemerintah untuk percaya pada kemampuan pelaku ekonomi kecil dan menengah dalam sebagai penyelamat di saat resesi,&quot; ucapnya dalam penutupan Pameran di Kemenlu Sisingamangaraja, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Dirinya mencontohkan, bila dilihat pada krisis 1998 lalu, sektor UMKM yang menjadi sabuk pengaman, sehingga ekonomi kita tidak sampai kolaps. Untuk itu, pemerintah Jokowi harus melanjutkan program-program yang berorientasi pada rakyat, khususnya pelaku UMKM.
&amp;ldquo;Pembangunan tol laut dan infrastruktur lainnya penting, tapi memperkuat Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku usaha bawah juga tak kalah mendesak. Jelas dengan UMKM yang kuat, banyak tenaga kerja terserap dan ekonomi selamat. Banyak bukti di negara lain juga yang menegaskan pentingnya UMKM itu,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi kuartal I mengalami perlambatan, bahkan hanya tumbuh di level 4,7 persen. Selain itu, dampak perlambatan ekonomi tersebut salah satunya Rupiah yang semakin terpuruk.
Mantan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa menegaskan, bahwa perlu kerja keras dari pemerintah untuk merespons perlambatan ekonomi.
&quot;Saya meyakinkan pemerintah untuk percaya pada kemampuan pelaku ekonomi kecil dan menengah dalam sebagai penyelamat di saat resesi,&quot; ucapnya dalam penutupan Pameran di Kemenlu Sisingamangaraja, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Dirinya mencontohkan, bila dilihat pada krisis 1998 lalu, sektor UMKM yang menjadi sabuk pengaman, sehingga ekonomi kita tidak sampai kolaps. Untuk itu, pemerintah Jokowi harus melanjutkan program-program yang berorientasi pada rakyat, khususnya pelaku UMKM.
&amp;ldquo;Pembangunan tol laut dan infrastruktur lainnya penting, tapi memperkuat Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku usaha bawah juga tak kalah mendesak. Jelas dengan UMKM yang kuat, banyak tenaga kerja terserap dan ekonomi selamat. Banyak bukti di negara lain juga yang menegaskan pentingnya UMKM itu,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
