<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Rupiah Masih Berhasil Atasi Tekanan Dolar AS</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat walau tipis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/01/278/1158293/rupiah-masih-berhasil-atasi-tekanan-dolar-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/06/01/278/1158293/rupiah-masih-berhasil-atasi-tekanan-dolar-as"/><item><title>  Rupiah Masih Berhasil Atasi Tekanan Dolar AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/01/278/1158293/rupiah-masih-berhasil-atasi-tekanan-dolar-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/06/01/278/1158293/rupiah-masih-berhasil-atasi-tekanan-dolar-as</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2015 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/01/278/1158293/rupiah-masih-berhasil-atasi-tekanan-dolar-as-uhJ2YYbdi6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/01/278/1158293/rupiah-masih-berhasil-atasi-tekanan-dolar-as-uhJ2YYbdi6.jpg</image><title>Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat walau tipis. Mengawali perdagangan, Rupiah berhasil bergerak di bawah level Rp13.250 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan Non-Delivery Forward (NDF) dibuka melemah 20 poin atau 0,1 persen menjadi Rp13.204 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.198-Rp13.237 per USD.

Monex Investindo Futures dalam risetnya memaparkan, indeks dolar AS berada dalam jalur penguatan bulanan ditunjang Ekspektasi The Fed. Indeks dolar AS menguat tipis melanjutkan penguatan bulanannya setelah terhenti di April.

Pasalnya, investor tidak terpengaruh oleh data revisi GDP kuartal I yang lemah, karena data ekonomi lainnya masih menunjukkan pemulihan. Jika dikombinasikan dengan inflasi inti yang menunjukkan kenaikan, maka ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed masih terbuka lebar.

Data ekonomi lainnya, khususnya penjualan rumah, jobless claims menunjukkan kenaikan solid bersamaan dengan tingkat keyakinan konsumen dan rencana belanja bisnis yang mengindikasikan bahwa ekonomi masih mendapat sokongan momentum pemulihan dari problem cuaca yang buruk di kuartal pertama dan memacu prospek kenaikan suku bunga dan mendongkrak performa dolar AS.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat walau tipis. Mengawali perdagangan, Rupiah berhasil bergerak di bawah level Rp13.250 per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan Non-Delivery Forward (NDF) dibuka melemah 20 poin atau 0,1 persen menjadi Rp13.204 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.198-Rp13.237 per USD.

Monex Investindo Futures dalam risetnya memaparkan, indeks dolar AS berada dalam jalur penguatan bulanan ditunjang Ekspektasi The Fed. Indeks dolar AS menguat tipis melanjutkan penguatan bulanannya setelah terhenti di April.

Pasalnya, investor tidak terpengaruh oleh data revisi GDP kuartal I yang lemah, karena data ekonomi lainnya masih menunjukkan pemulihan. Jika dikombinasikan dengan inflasi inti yang menunjukkan kenaikan, maka ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed masih terbuka lebar.

Data ekonomi lainnya, khususnya penjualan rumah, jobless claims menunjukkan kenaikan solid bersamaan dengan tingkat keyakinan konsumen dan rencana belanja bisnis yang mengindikasikan bahwa ekonomi masih mendapat sokongan momentum pemulihan dari problem cuaca yang buruk di kuartal pertama dan memacu prospek kenaikan suku bunga dan mendongkrak performa dolar AS.
</content:encoded></item></channel></rss>
