<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Menperin: Indonesia Masih Jadi Pengimpor Smartphone Terbesar   </title><description>Kebutuhan akan ponsel pintar tersebut tidak diimbangi oleh produksi dari dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/16/320/1166106/menperin-indonesia-masih-jadi-pengimpor-smartphone-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/06/16/320/1166106/menperin-indonesia-masih-jadi-pengimpor-smartphone-terbesar"/><item><title>   Menperin: Indonesia Masih Jadi Pengimpor Smartphone Terbesar   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/16/320/1166106/menperin-indonesia-masih-jadi-pengimpor-smartphone-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/06/16/320/1166106/menperin-indonesia-masih-jadi-pengimpor-smartphone-terbesar</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2015 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/16/320/1166106/menperin-indonesia-masih-jadi-pengimpor-smartphone-terbesar-PxGjCYlniq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi handphone. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/16/320/1166106/menperin-indonesia-masih-jadi-pengimpor-smartphone-terbesar-PxGjCYlniq.jpg</image><title>Ilustrasi handphone. (Foto: Okezone)</title></images><description>CIKARANG - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Indonesia menjadi negara berkembang yang memilki tingkat pertumbuhan smartphone cukup besar. Sayangnya, kebutuhan akan ponsel pintar tersebut tidak diimbangi oleh produksi dari dalam negeri.

&quot;Impor Handphone (HP) kita cukup besar, tentu diharapkan dengan adanya Pabrik Samsung yang baru ini, sangat diharapkan impor berkurang, karena pasokan HP bisa dari dalam negeri,&quot; tuturnya di Pabrik Samsung, Cikarang, Selasa (16/6/2015).

Dia mengatakan, dengan market share Samsung di Indonesia sebesar 40 persen, dan dengan adanya Pabrik produksi perakitan di Indonesia, diyakini mampu membuat instansi atau merek-merek HP lainnya ikut berinvestasi membangun pabrik produksinya di Indonesia.

Dia menegaskan, adanya Pabrik Samsung di Indonesia, harus menjadi pemicu bagi merek lain, untuk ikut menjadi basis produksi di Indonesia.

&quot;Samsung sebagai contoh pertama, diharapkan merek HP lain ikut juga membangun Pabrik di sini. Selain kita bisa mengurangi impor, penyerapan tenaga kerja dengan adanya pabrik baru juga bisa dimanfaatkan,&quot; ujar Saleh.
</description><content:encoded>CIKARANG - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Indonesia menjadi negara berkembang yang memilki tingkat pertumbuhan smartphone cukup besar. Sayangnya, kebutuhan akan ponsel pintar tersebut tidak diimbangi oleh produksi dari dalam negeri.

&quot;Impor Handphone (HP) kita cukup besar, tentu diharapkan dengan adanya Pabrik Samsung yang baru ini, sangat diharapkan impor berkurang, karena pasokan HP bisa dari dalam negeri,&quot; tuturnya di Pabrik Samsung, Cikarang, Selasa (16/6/2015).

Dia mengatakan, dengan market share Samsung di Indonesia sebesar 40 persen, dan dengan adanya Pabrik produksi perakitan di Indonesia, diyakini mampu membuat instansi atau merek-merek HP lainnya ikut berinvestasi membangun pabrik produksinya di Indonesia.

Dia menegaskan, adanya Pabrik Samsung di Indonesia, harus menjadi pemicu bagi merek lain, untuk ikut menjadi basis produksi di Indonesia.

&quot;Samsung sebagai contoh pertama, diharapkan merek HP lain ikut juga membangun Pabrik di sini. Selain kita bisa mengurangi impor, penyerapan tenaga kerja dengan adanya pabrik baru juga bisa dimanfaatkan,&quot; ujar Saleh.
</content:encoded></item></channel></rss>
