<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanpa Iklan, Go-Jek Terkenal karena Kreatif</title><description>Menurut Rhenald Kasali ide Go-Jek sangatlah kreatif, terutama karena menggunakan atribut sebagai media promosi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/18/320/1167321/tanpa-iklan-go-jek-terkenal-karena-kreatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/06/18/320/1167321/tanpa-iklan-go-jek-terkenal-karena-kreatif"/><item><title>Tanpa Iklan, Go-Jek Terkenal karena Kreatif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/18/320/1167321/tanpa-iklan-go-jek-terkenal-karena-kreatif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/06/18/320/1167321/tanpa-iklan-go-jek-terkenal-karena-kreatif</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2015 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/18/320/1167321/tanpa-iklan-go-jek-terkenal-karena-kreatif-tZBLxjzACP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Go-Jek (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/18/320/1167321/tanpa-iklan-go-jek-terkenal-karena-kreatif-tZBLxjzACP.jpg</image><title>Go-Jek (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kemacetan yang terjadi di Jakarta, membuat masyarakat memilih angkutan transportasi bebas hambatan seperti motor. Oleh karena itu, muncul angkutan seperti ojek motor untuk memenuhi kebutuhan warga ibukota terutama yang ingin menghindari kemacetan.
&amp;nbsp;

Sejak 2011, Jakarta memiliki Go-Jek, yakni transportasi berupa sepeda  motor yang dapat dipesan melalui aplikasi telepon (mobile app). Dengan menggunakan aplikasi tersebut, calon penumpang dengan mudah memesan Go-jek di manapun dan kapan pun.
Namun, siapa sangka jika ketenaran Go-Jek saat ini justru tidak melibatkan iklan apapun, baik di televisi, radio, Koran, atau sarana iklan lainnya. Go-Jek dikenal karena menggunakan media online.
Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali mengatakan, perkembangan iklan di media online tergantung dari kebutuhan hajat. Menurutnya, ide Go-Jek sangatlah kreatif, terutama karena menggunakan atribut sebagai media promosi.
&amp;ldquo;Strategi bisnis Go-Jek sangat bagus, Go-Jek menggunakan atribut seperti helm dan jaket untuk memperkenalkan bisnisnya ke banyak orang, artinya Go-Jek telah mempromosikan dengan beriklan melalui atributnya,&amp;rdquo; jelasnya ketika dihubungi Okezone, Kamis (18/6/2015).
Selain itu, aplikasi mobile yang dimiliki oleh Go-Jek membuat komunikasinya dengan konsumen bagus. Artinya, dengan aplikasi ini, otomatis Go-Jek memiliki pelanggan tetap.
&amp;ldquo;Bisnis yang bersifat mobile membuat komunikasinya dengan konsumen menjadi bagus. Go-Jek ini memiliki pelanggan tetap, kelas menengah pun membutuhkannya,&quot; kata dia.
Selain masyarakat yang diuntungkan dengan kemudahan angkutan ini, pemiliknya yaitu Nadiem Makarim juga telah dikenal orang banyak.
Go-Jek juga menyasar bisnis lainnya seperti mengantarkan makanan. Jadi masyarakat yang ingin memesan makanan tertentu dapat menghubungi Go-Jek dan langsung diantarkan, layanan ini juga bebas biaya ongkos kirim.
&quot;Selain mengantar penumpang, uniknya dari Go-Jek ini juga bisa memesan makanan tanpa ongkos kiriman alias gratis. Maka tak heran jika Go-Jek mendapatkan pujian dari masyarakat,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kemacetan yang terjadi di Jakarta, membuat masyarakat memilih angkutan transportasi bebas hambatan seperti motor. Oleh karena itu, muncul angkutan seperti ojek motor untuk memenuhi kebutuhan warga ibukota terutama yang ingin menghindari kemacetan.
&amp;nbsp;

Sejak 2011, Jakarta memiliki Go-Jek, yakni transportasi berupa sepeda  motor yang dapat dipesan melalui aplikasi telepon (mobile app). Dengan menggunakan aplikasi tersebut, calon penumpang dengan mudah memesan Go-jek di manapun dan kapan pun.
Namun, siapa sangka jika ketenaran Go-Jek saat ini justru tidak melibatkan iklan apapun, baik di televisi, radio, Koran, atau sarana iklan lainnya. Go-Jek dikenal karena menggunakan media online.
Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali mengatakan, perkembangan iklan di media online tergantung dari kebutuhan hajat. Menurutnya, ide Go-Jek sangatlah kreatif, terutama karena menggunakan atribut sebagai media promosi.
&amp;ldquo;Strategi bisnis Go-Jek sangat bagus, Go-Jek menggunakan atribut seperti helm dan jaket untuk memperkenalkan bisnisnya ke banyak orang, artinya Go-Jek telah mempromosikan dengan beriklan melalui atributnya,&amp;rdquo; jelasnya ketika dihubungi Okezone, Kamis (18/6/2015).
Selain itu, aplikasi mobile yang dimiliki oleh Go-Jek membuat komunikasinya dengan konsumen bagus. Artinya, dengan aplikasi ini, otomatis Go-Jek memiliki pelanggan tetap.
&amp;ldquo;Bisnis yang bersifat mobile membuat komunikasinya dengan konsumen menjadi bagus. Go-Jek ini memiliki pelanggan tetap, kelas menengah pun membutuhkannya,&quot; kata dia.
Selain masyarakat yang diuntungkan dengan kemudahan angkutan ini, pemiliknya yaitu Nadiem Makarim juga telah dikenal orang banyak.
Go-Jek juga menyasar bisnis lainnya seperti mengantarkan makanan. Jadi masyarakat yang ingin memesan makanan tertentu dapat menghubungi Go-Jek dan langsung diantarkan, layanan ini juga bebas biaya ongkos kirim.
&quot;Selain mengantar penumpang, uniknya dari Go-Jek ini juga bisa memesan makanan tanpa ongkos kiriman alias gratis. Maka tak heran jika Go-Jek mendapatkan pujian dari masyarakat,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
