<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Subsidi Dihapus, Konsumen 450 Va Bayar Listrik Dua Kali Lipat</title><description>Menurut laporan dari PT PLN (Persero), golongan daya 450 va hanya membayar TDL atau tarif listrik sekira Rp30 ribu per bulan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/22/19/1169585/subsidi-dihapus-konsumen-450-va-bayar-listrik-dua-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/06/22/19/1169585/subsidi-dihapus-konsumen-450-va-bayar-listrik-dua-kali-lipat"/><item><title>Subsidi Dihapus, Konsumen 450 Va Bayar Listrik Dua Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/06/22/19/1169585/subsidi-dihapus-konsumen-450-va-bayar-listrik-dua-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/06/22/19/1169585/subsidi-dihapus-konsumen-450-va-bayar-listrik-dua-kali-lipat</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2015 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/22/19/1169585/subsidi-dihapus-konsumen-450-va-bayar-listrik-dua-kali-lipat-goXOwgL5sf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/22/19/1169585/subsidi-dihapus-konsumen-450-va-bayar-listrik-dua-kali-lipat-goXOwgL5sf.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan, dengan rencana pengalihan subsidi listrik bagi golongan daya 450-900 volt ampere (va) akan membuat masyarakat yang selama ini menikmati subsidi akan membayar Tarif Dasar Listrik (TDL) lebih mahal.
Menurut laporan dari PT PLN (Persero), selama ini golongan daya 450-900 va hanya membayar tarif listrik sekira Rp30 ribu per bulan.
&quot;Katakanlah kalau selama ini harganya subsidi 50 persen sekarang bayar Rp30 ribu per bulan jadi seharusnya Rp60 ribu kan,&quot; terang Sofyan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/6/2015).
Sofyan mencontohkan, jika rencana ini terealisasi akan membuat masyarakat berhemat menggunakan listrik. Subsidi ini nantinya diberikan secara langsung dengan memberikan uang tunai.
&quot;Jadi kalau misalkan Rp30 ribu kita berikan kepada pemilik rekening maka mereka akan berhemat mungkin akan menggunakan listrik tidak sampai sebanyak itu karena dia lihat ada potensi. Karena kalau dipakai seperti semula berarti bahwa subsidi harus dipakai, kalau lebih harus tambah sendiri. Itu membikin simpel sistemnya,&quot; paparnya.
Namun, sayangnya Sofyan enggan menjelaskan berapa besaran subsidi listrik yang akan dialihkan.
&quot;Belum. Subsidinya angka besarnya ada tapi saya enggak tahu,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan, dengan rencana pengalihan subsidi listrik bagi golongan daya 450-900 volt ampere (va) akan membuat masyarakat yang selama ini menikmati subsidi akan membayar Tarif Dasar Listrik (TDL) lebih mahal.
Menurut laporan dari PT PLN (Persero), selama ini golongan daya 450-900 va hanya membayar tarif listrik sekira Rp30 ribu per bulan.
&quot;Katakanlah kalau selama ini harganya subsidi 50 persen sekarang bayar Rp30 ribu per bulan jadi seharusnya Rp60 ribu kan,&quot; terang Sofyan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/6/2015).
Sofyan mencontohkan, jika rencana ini terealisasi akan membuat masyarakat berhemat menggunakan listrik. Subsidi ini nantinya diberikan secara langsung dengan memberikan uang tunai.
&quot;Jadi kalau misalkan Rp30 ribu kita berikan kepada pemilik rekening maka mereka akan berhemat mungkin akan menggunakan listrik tidak sampai sebanyak itu karena dia lihat ada potensi. Karena kalau dipakai seperti semula berarti bahwa subsidi harus dipakai, kalau lebih harus tambah sendiri. Itu membikin simpel sistemnya,&quot; paparnya.
Namun, sayangnya Sofyan enggan menjelaskan berapa besaran subsidi listrik yang akan dialihkan.
&quot;Belum. Subsidinya angka besarnya ada tapi saya enggak tahu,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
