<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT Timah Siap Tampung Hasil Tambang Rakyat</title><description>Ini dilakukan guna mencegah &quot;ilegal mining&quot; di daerah tersebut yang cukup tinggi.
&amp;nbsp;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/07/09/19/1178855/pt-timah-siap-tampung-hasil-tambang-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/07/09/19/1178855/pt-timah-siap-tampung-hasil-tambang-rakyat"/><item><title>PT Timah Siap Tampung Hasil Tambang Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/07/09/19/1178855/pt-timah-siap-tampung-hasil-tambang-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/07/09/19/1178855/pt-timah-siap-tampung-hasil-tambang-rakyat</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2015 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/07/09/19/1178855/pt-timah-siap-tampung-hasil-tambang-rakyat-ysCYeHw0T7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi timah. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/07/09/19/1178855/pt-timah-siap-tampung-hasil-tambang-rakyat-ysCYeHw0T7.jpg</image><title>Ilustrasi timah. (Foto: Reuters)</title></images><description>PANGKALPINANG - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) siap menampung bijih timah penambangan rakyat. Ini dilakukan guna mencegah &quot;ilegal mining&quot; di daerah tersebut yang cukup tinggi.

&quot;Kami siap membeli bijih timah rakyat apabila penambang sudah memenuhi persyaratan penambangan yang telah ditetapkan,&quot; kata Sekretaris Perusahaan PT Timah (Persero) Tbk Agung Nugroho di Pangkalpinang, Kamis (9/7/2015).

Selama ini, Timah belum bisa menampung bijih timah rakyat karena mereka belum memiliki alat keselamatan tambang yang ramah lingkungan. &quot;Walaupun penambangan timah itu beroperasi di kawasan izin usaha penambangan (IUP) PT Timah, tetapi kami tidak bisa menampung hasil tambang rakyat yang tidak dilakukan secara benar sesuai aturan berlaku,&quot; ujarnya.

Menurut dia, ilegal mining yang marak terjadi karena penambang belum memiliki peralatan tambang belum dianggap legal. Sehingga, potensi tingkat kecelakaan kerja dan kerusakan lingkungan cukup tinggi.

&quot;Selama ini alat keselamatan tambang rakyat belum ada dan belum diakui kelegalannya, sehingga kami belum bisa menampung bijih timah rakyat tersebut,&quot; ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya terus mendorong penambang memiliki alat keselamatan yang ramah lingkungan tersebut, agar mereka mudah menjual bijih timahnya.

&quot;Sejak 2012, kami sudah menyosialisasikan alat keselamatan berbasis lingkungan ini, agar penambang bisa menggunakan peralatan yang memadai demi keselamatan dan mencegah kerusakan lingkungan di kawasan penambangan tersebut,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>PANGKALPINANG - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) siap menampung bijih timah penambangan rakyat. Ini dilakukan guna mencegah &quot;ilegal mining&quot; di daerah tersebut yang cukup tinggi.

&quot;Kami siap membeli bijih timah rakyat apabila penambang sudah memenuhi persyaratan penambangan yang telah ditetapkan,&quot; kata Sekretaris Perusahaan PT Timah (Persero) Tbk Agung Nugroho di Pangkalpinang, Kamis (9/7/2015).

Selama ini, Timah belum bisa menampung bijih timah rakyat karena mereka belum memiliki alat keselamatan tambang yang ramah lingkungan. &quot;Walaupun penambangan timah itu beroperasi di kawasan izin usaha penambangan (IUP) PT Timah, tetapi kami tidak bisa menampung hasil tambang rakyat yang tidak dilakukan secara benar sesuai aturan berlaku,&quot; ujarnya.

Menurut dia, ilegal mining yang marak terjadi karena penambang belum memiliki peralatan tambang belum dianggap legal. Sehingga, potensi tingkat kecelakaan kerja dan kerusakan lingkungan cukup tinggi.

&quot;Selama ini alat keselamatan tambang rakyat belum ada dan belum diakui kelegalannya, sehingga kami belum bisa menampung bijih timah rakyat tersebut,&quot; ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya terus mendorong penambang memiliki alat keselamatan yang ramah lingkungan tersebut, agar mereka mudah menjual bijih timahnya.

&quot;Sejak 2012, kami sudah menyosialisasikan alat keselamatan berbasis lingkungan ini, agar penambang bisa menggunakan peralatan yang memadai demi keselamatan dan mencegah kerusakan lingkungan di kawasan penambangan tersebut,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
