<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Tak Ingin LNG Donggi Senoro Sekadar Kertas</title><description>Jangan sampai integrasi proyek hulu hingga hilir minyak dan gas bumi  dengan nilai total investasi USD5,8 miliar hanya di atas kertas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/19/1189509/presiden-jokowi-tak-ingin-lng-donggi-senoro-sekadar-kertas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/19/1189509/presiden-jokowi-tak-ingin-lng-donggi-senoro-sekadar-kertas"/><item><title>Presiden Jokowi Tak Ingin LNG Donggi Senoro Sekadar Kertas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/19/1189509/presiden-jokowi-tak-ingin-lng-donggi-senoro-sekadar-kertas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/19/1189509/presiden-jokowi-tak-ingin-lng-donggi-senoro-sekadar-kertas</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2015 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/03/19/1189509/presiden-jokowi-tak-ingin-lng-donggi-senoro-sekadar-kertas-Xm0WItJtz0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kilang minyak mentah. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/03/19/1189509/presiden-jokowi-tak-ingin-lng-donggi-senoro-sekadar-kertas-Xm0WItJtz0.jpg</image><title>Ilustrasi kilang minyak mentah. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung Mega Proyek Pertamina Tereintegrasi di lokasi kilang Donggi Senoro LNG, Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Presiden meminta kepada semua pihak, khususnya Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina, saling berintegrasi dalam proyek ini. Dia mengingatkan, jangan sampai integrasi proyek hulu hingga hilir minyak dan gas bumi dengan nilai total investasi USD5,8 miliar hanya di atas kertas.

&amp;ldquo;Saya meminta kepada Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, serta Pertamina dalam pengembangan proyek monetisasi gas Donggi Senoro ini betul-betul dikawal tereintegrasi di lapangan bukan hanya tereintegrasi di atas kertas,&amp;rdquo; paparnya mengutip Sekretariat Kabinet, Senin (3/8/2015).

Presiden Jokowi meminta agar proyek-proyek tereintegrasi dibangun di semua daerah, dan integrasi itu, bukan hanya di atas kertas tapi di lapangan hulu dan hilir, dari produsen gas dan para pengguna baik industri petrokimia, pembangkit listrik maupun pembeli LNG.

Adapun mengenai sumbatan dan hambatan yang berkaitan dengan proses integrasi itu, Presiden meminta Kementerian ESDM untuk mencari dan mengidentifikasinya.

&amp;ldquo;Jika hambatannya kecil hingga sedang, hambatannya, bisa diselesaikan sendiri, namun jika hambatannya besar dan perlu back up politik dari Presiden, silahkan sampaikan kepada saya,&amp;rdquo; tutur Jokowi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung Mega Proyek Pertamina Tereintegrasi di lokasi kilang Donggi Senoro LNG, Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Presiden meminta kepada semua pihak, khususnya Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina, saling berintegrasi dalam proyek ini. Dia mengingatkan, jangan sampai integrasi proyek hulu hingga hilir minyak dan gas bumi dengan nilai total investasi USD5,8 miliar hanya di atas kertas.

&amp;ldquo;Saya meminta kepada Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, serta Pertamina dalam pengembangan proyek monetisasi gas Donggi Senoro ini betul-betul dikawal tereintegrasi di lapangan bukan hanya tereintegrasi di atas kertas,&amp;rdquo; paparnya mengutip Sekretariat Kabinet, Senin (3/8/2015).

Presiden Jokowi meminta agar proyek-proyek tereintegrasi dibangun di semua daerah, dan integrasi itu, bukan hanya di atas kertas tapi di lapangan hulu dan hilir, dari produsen gas dan para pengguna baik industri petrokimia, pembangkit listrik maupun pembeli LNG.

Adapun mengenai sumbatan dan hambatan yang berkaitan dengan proses integrasi itu, Presiden meminta Kementerian ESDM untuk mencari dan mengidentifikasinya.

&amp;ldquo;Jika hambatannya kecil hingga sedang, hambatannya, bisa diselesaikan sendiri, namun jika hambatannya besar dan perlu back up politik dari Presiden, silahkan sampaikan kepada saya,&amp;rdquo; tutur Jokowi.
</content:encoded></item></channel></rss>
