<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri BUMN China Bahas Kereta Cepat dengan Rini Soemarno</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membahas kelanjutan kereta cepat dengan Dubes China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/320/1189525/menteri-bumn-china-bahas-kereta-cepat-dengan-rini-soemarno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/320/1189525/menteri-bumn-china-bahas-kereta-cepat-dengan-rini-soemarno"/><item><title>Menteri BUMN China Bahas Kereta Cepat dengan Rini Soemarno</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/320/1189525/menteri-bumn-china-bahas-kereta-cepat-dengan-rini-soemarno</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/03/320/1189525/menteri-bumn-china-bahas-kereta-cepat-dengan-rini-soemarno</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2015 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/03/320/1189525/menteri-bumn-china-bahas-kereta-cepat-dengan-rini-soemarno-nG9VcKzpN4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/03/320/1189525/menteri-bumn-china-bahas-kereta-cepat-dengan-rini-soemarno-nG9VcKzpN4.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membahas kelanjutan kereta cepat dengan Dubes China. Menurut Deputi Menteri Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi Sahala Lumban Gaol mengatakan&amp;lrm;, pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan kerjasama yang pernah terjalin.

&quot;Dulu pernah ada MoU minat investasi ke Indonesia. Ada juga keinginan mereka untuk partisipasi dalam proyek di tanah air termasuk salah satunya soal kereta cepat itu bagaimana follow up-nya dan seterusnya,&quot; kaya Sahala di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Sahala mengungkapkan, usai adanya pertemuan dengan Dubes China untuk Indonesia Xie Feng, Menteri BUMN China juga akan menyambangi kantor Kementerian BUMN untuk membahas lebih serius rencana partisipasi China pada proyek-proyek BUMN.

&quot;Lebih jauh dari itu tentunya, kita sudah melakukan pemnbicaraan. Kita ingin membicarakan rencana itu lebih serius. Tentu dengan berbagai proyek yang serius dari mereka,&quot; tambahnya.

Tidak hanya itu, sambung Sahala, saat ini kerjasama Indonesia dengan China baru sampai pada tahap review project. &quot;BUMN mereka dengan BUMN kita sudah diskusi. Keinginan kita dalam tahun ini ada hal-hal yang bisa dikerjakan dengan cepat,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membahas kelanjutan kereta cepat dengan Dubes China. Menurut Deputi Menteri Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi Sahala Lumban Gaol mengatakan&amp;lrm;, pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan kerjasama yang pernah terjalin.

&quot;Dulu pernah ada MoU minat investasi ke Indonesia. Ada juga keinginan mereka untuk partisipasi dalam proyek di tanah air termasuk salah satunya soal kereta cepat itu bagaimana follow up-nya dan seterusnya,&quot; kaya Sahala di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Sahala mengungkapkan, usai adanya pertemuan dengan Dubes China untuk Indonesia Xie Feng, Menteri BUMN China juga akan menyambangi kantor Kementerian BUMN untuk membahas lebih serius rencana partisipasi China pada proyek-proyek BUMN.

&quot;Lebih jauh dari itu tentunya, kita sudah melakukan pemnbicaraan. Kita ingin membicarakan rencana itu lebih serius. Tentu dengan berbagai proyek yang serius dari mereka,&quot; tambahnya.

Tidak hanya itu, sambung Sahala, saat ini kerjasama Indonesia dengan China baru sampai pada tahap review project. &quot;BUMN mereka dengan BUMN kita sudah diskusi. Keinginan kita dalam tahun ini ada hal-hal yang bisa dikerjakan dengan cepat,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
