<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Susi Pudjiastuti: Ambil Untung Sah, Asal Jangan Matikan Petani</title><description>Susi pun tidak mempermasalahkan keuntungan yang diraih importir dalam melakukan impor garam, namun hal tersebut juga jangan mematikan petani</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/06/320/1191591/susi-pudjiastuti-ambil-untung-sah-asal-jangan-matikan-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/06/320/1191591/susi-pudjiastuti-ambil-untung-sah-asal-jangan-matikan-petani"/><item><title>Susi Pudjiastuti: Ambil Untung Sah, Asal Jangan Matikan Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/06/320/1191591/susi-pudjiastuti-ambil-untung-sah-asal-jangan-matikan-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/06/320/1191591/susi-pudjiastuti-ambil-untung-sah-asal-jangan-matikan-petani</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2015 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/06/320/1191591/susi-pudjiastuti-ambil-untung-sah-asal-jangan-matikan-petani-b2WEu9RgiZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/06/320/1191591/susi-pudjiastuti-ambil-untung-sah-asal-jangan-matikan-petani-b2WEu9RgiZ.jpg</image><title>Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, dengan banjirnya garam impor industri akan membuat struktur harga garam di pasaran berubah. Hal ini tentu berdampak kepada petani dalam negeri karena harga garam akan menjadi murah.

&quot;Karena melebihi yang dibutuhkan industri akhirnya masuk ke pasar lokal untuk aneka pangan dan lain sebagainya,&quot; tegas Susi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Susi meminta, kebijakan importasi yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan atas rekomendasi dari Kementerian Perindustrian jangan dilakukan saat musim panen garam tiba.

&quot;Ini mestinya dijaga dan yang selalu terjadi setiap kali adalah mereka masuk pada saat  panen raya ini,&quot; terang Susi.

Susi pun tidak mempermasalahkan keuntungan yang diraih importir dalam melakukan impor garam, namun hal tersebut juga jangan mematikan petani garam dalam negeri.

&quot;Yang saya pikir ya jangan begitu lah, untung sah-sah saja orang ambil untung kalau sambil mematikan petani kan tidak betul apalagi petani ini diberdayakan pemerintah. Pemerintah juga buang uang banyak bukan sedikit,&quot; tukasnya.

Sekedar informasi, izin impor garam yang sudah diterbitkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke importir sebesar 75 persen dari kebutuhan impor garam industri tahun lalu. Tercatat Januari hingga 30 Juni 2015 telah diterbitkan izin impor garam sebanyak 1,506 juta ton.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, dengan banjirnya garam impor industri akan membuat struktur harga garam di pasaran berubah. Hal ini tentu berdampak kepada petani dalam negeri karena harga garam akan menjadi murah.

&quot;Karena melebihi yang dibutuhkan industri akhirnya masuk ke pasar lokal untuk aneka pangan dan lain sebagainya,&quot; tegas Susi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Susi meminta, kebijakan importasi yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan atas rekomendasi dari Kementerian Perindustrian jangan dilakukan saat musim panen garam tiba.

&quot;Ini mestinya dijaga dan yang selalu terjadi setiap kali adalah mereka masuk pada saat  panen raya ini,&quot; terang Susi.

Susi pun tidak mempermasalahkan keuntungan yang diraih importir dalam melakukan impor garam, namun hal tersebut juga jangan mematikan petani garam dalam negeri.

&quot;Yang saya pikir ya jangan begitu lah, untung sah-sah saja orang ambil untung kalau sambil mematikan petani kan tidak betul apalagi petani ini diberdayakan pemerintah. Pemerintah juga buang uang banyak bukan sedikit,&quot; tukasnya.

Sekedar informasi, izin impor garam yang sudah diterbitkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke importir sebesar 75 persen dari kebutuhan impor garam industri tahun lalu. Tercatat Januari hingga 30 Juni 2015 telah diterbitkan izin impor garam sebanyak 1,506 juta ton.
</content:encoded></item></channel></rss>
