<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Soal LRT Sudah Matang, Tinggal Sinkronisasi Saja</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) sudah berjalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/18/320/1198131/jokowi-soal-lrt-sudah-matang-tinggal-sinkronisasi-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/18/320/1198131/jokowi-soal-lrt-sudah-matang-tinggal-sinkronisasi-saja"/><item><title>Jokowi: Soal LRT Sudah Matang, Tinggal Sinkronisasi Saja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/18/320/1198131/jokowi-soal-lrt-sudah-matang-tinggal-sinkronisasi-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/18/320/1198131/jokowi-soal-lrt-sudah-matang-tinggal-sinkronisasi-saja</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2015 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/18/320/1198131/jokowi-soal-lrt-sudah-matang-tinggal-sinkronisasi-saja-3GzhwYTsHD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/18/320/1198131/jokowi-soal-lrt-sudah-matang-tinggal-sinkronisasi-saja-3GzhwYTsHD.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) sudah berjalan. Hanya saja perlu pematangan dan sinkronisasi dengan semua pihak terkait.

&quot;Sudah tiga empat kali kita bicara soal LRT dan terutama untuk Jakarta, untuk Jabodetabek dan plus yang Palembang. Sebetulnya sudah matang, tetapi ini supaya ada sinkronisasi saja,&quot; kata Jokowi saat membuka kata pengantar rapat terbatas (ratas) tentang LRT di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Jokowi menambahkan, sinkronisasi yang dimaksud adalah koordinasi antara pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan yang akan dikerjakan oleh pemerintah pusat.

&quot;Oleh sebab itu, mudah-mudahan sore hari ini akan kita tuntaskan, moga-moga sudah tidak ada ratas-ratas lagi soal LRT. Jadi sudah final, tinggal pelaksanaan di lapangan,&quot; tukasnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya proyek LRT gagasan Jokowi ini direncanakan akan di-groundbreaking bertepatan dengan HUT RI ke-70 pada 17 Agustus 2015 kemarin, namun urung dilaksanakan karena ada beberapa alasan.

Hadir dalam ratas ini, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro serta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) sudah berjalan. Hanya saja perlu pematangan dan sinkronisasi dengan semua pihak terkait.

&quot;Sudah tiga empat kali kita bicara soal LRT dan terutama untuk Jakarta, untuk Jabodetabek dan plus yang Palembang. Sebetulnya sudah matang, tetapi ini supaya ada sinkronisasi saja,&quot; kata Jokowi saat membuka kata pengantar rapat terbatas (ratas) tentang LRT di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Jokowi menambahkan, sinkronisasi yang dimaksud adalah koordinasi antara pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan yang akan dikerjakan oleh pemerintah pusat.

&quot;Oleh sebab itu, mudah-mudahan sore hari ini akan kita tuntaskan, moga-moga sudah tidak ada ratas-ratas lagi soal LRT. Jadi sudah final, tinggal pelaksanaan di lapangan,&quot; tukasnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya proyek LRT gagasan Jokowi ini direncanakan akan di-groundbreaking bertepatan dengan HUT RI ke-70 pada 17 Agustus 2015 kemarin, namun urung dilaksanakan karena ada beberapa alasan.

Hadir dalam ratas ini, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro serta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.</content:encoded></item></channel></rss>
