<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil Merek Wuling Siap Diproduksi di Indonesia</title><description>Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi atas pembangunan pabrik  PT SGMW Motor Indonesia yang akan memproduksi mobil merek Wuling</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/20/320/1199796/mobil-merek-wuling-siap-diproduksi-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/20/320/1199796/mobil-merek-wuling-siap-diproduksi-di-indonesia"/><item><title>Mobil Merek Wuling Siap Diproduksi di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/20/320/1199796/mobil-merek-wuling-siap-diproduksi-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/20/320/1199796/mobil-merek-wuling-siap-diproduksi-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2015 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/20/320/1199796/mobil-merek-wuling-siap-diproduksi-di-indonesia-0Fc25mjJc4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/20/320/1199796/mobil-merek-wuling-siap-diproduksi-di-indonesia-0Fc25mjJc4.jpg</image><title>Ilustrasi: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi atas pembangunan pabrik PT SGMW Motor Indonesia yang akan memproduksi mobil merek Wuling dengan kapasitas sebanyak 150.000 unit per tahun.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

Pendirian pabrik tersebut merupakan wujud komitmen tiga perusahaan besar, yakni SAIC Motor Corporation Ltd, General Motor, dan Guangxi Motor Corporation yang telah menanamkan investasinya di Indonesia untuk memperluas pasar otomotif dalam negeri maupun ekspor.

&amp;ldquo;Pembangunan pabrik ini tentunya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, baik dalam bentuk penyediaan lapangan kerja maupun penerimaan pajak yang dapat menunjang pembangunan nasional,&amp;rdquo; kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2015).

Untuk diketahui, pabrik perakitan kendaraan bermotor roda empat atau lebih ini dibangun di atas lahan seluas 60 hektare (ha) dengan nilai investasi mencapai USD700 juta.  PT SGMW Motor Indonesia akan menggandeng lebih dari 20 pabrik komponen pendukung, baik dari Tiongkok maupun lokal yang mampu menyerap tenaga kerja 3.000 orang. Pabrik ini akan beroperasi pada Juli 2017.

Menurut Putu, pembangunan pabrik mobil Wuling merupakan salah satu bukti bahwa iklim usaha di Indonesia semakin bersaing, sekaligus menunjukkan Indonesia menjadi negara tujuan investasi yang cukup menarik bagi investor automotif.

&amp;ldquo;Pertumbuhan pasar dalam negeri yang terus meningkat, menjadi pendorong bagi pelaku usaha industri automotif untuk terus mengembangkan industrinya di Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah terus memprioritaskan pengembangan industri kendaraan bermotor dalam negeri melalui berbagai kebijakan yang dapat menarik investasi baru dan mendorong perluasan kapasitas industri yang ada.
&amp;rdquo;Terlebih lagi, industri automotif nasional dalam beberapa tahun terakhir semakin berkembang dan terus mengalami pertumbuhan yang cukup pesat,&amp;rdquo; tutur Putu.

Pertumbuhan industri otomotif nasional tercermin dari angka penjualan maupun produksi yang terus meningkat, di mana penjualan kendaraan bermotor roda empat pada tahun 2014 mampu mencapai 1,2 juta unit. Angka penjualan tersebut akan terus naik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia. Sementara itu, pada tahun 2020, produksi mobil ditargetkan mencapai 2.5 juta unit.

Dengan capaian tersebut, menurut Putu, sudah sepatutnya pabrikan otomotif mulai melakukan pendalaman struktur melalui penguatan industri komponen lokal serta meningkatkan ekspor dengan cara memproduksi kendaraan global.


</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi atas pembangunan pabrik PT SGMW Motor Indonesia yang akan memproduksi mobil merek Wuling dengan kapasitas sebanyak 150.000 unit per tahun.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

Pendirian pabrik tersebut merupakan wujud komitmen tiga perusahaan besar, yakni SAIC Motor Corporation Ltd, General Motor, dan Guangxi Motor Corporation yang telah menanamkan investasinya di Indonesia untuk memperluas pasar otomotif dalam negeri maupun ekspor.

&amp;ldquo;Pembangunan pabrik ini tentunya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, baik dalam bentuk penyediaan lapangan kerja maupun penerimaan pajak yang dapat menunjang pembangunan nasional,&amp;rdquo; kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2015).

Untuk diketahui, pabrik perakitan kendaraan bermotor roda empat atau lebih ini dibangun di atas lahan seluas 60 hektare (ha) dengan nilai investasi mencapai USD700 juta.  PT SGMW Motor Indonesia akan menggandeng lebih dari 20 pabrik komponen pendukung, baik dari Tiongkok maupun lokal yang mampu menyerap tenaga kerja 3.000 orang. Pabrik ini akan beroperasi pada Juli 2017.

Menurut Putu, pembangunan pabrik mobil Wuling merupakan salah satu bukti bahwa iklim usaha di Indonesia semakin bersaing, sekaligus menunjukkan Indonesia menjadi negara tujuan investasi yang cukup menarik bagi investor automotif.

&amp;ldquo;Pertumbuhan pasar dalam negeri yang terus meningkat, menjadi pendorong bagi pelaku usaha industri automotif untuk terus mengembangkan industrinya di Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah terus memprioritaskan pengembangan industri kendaraan bermotor dalam negeri melalui berbagai kebijakan yang dapat menarik investasi baru dan mendorong perluasan kapasitas industri yang ada.
&amp;rdquo;Terlebih lagi, industri automotif nasional dalam beberapa tahun terakhir semakin berkembang dan terus mengalami pertumbuhan yang cukup pesat,&amp;rdquo; tutur Putu.

Pertumbuhan industri otomotif nasional tercermin dari angka penjualan maupun produksi yang terus meningkat, di mana penjualan kendaraan bermotor roda empat pada tahun 2014 mampu mencapai 1,2 juta unit. Angka penjualan tersebut akan terus naik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia. Sementara itu, pada tahun 2020, produksi mobil ditargetkan mencapai 2.5 juta unit.

Dengan capaian tersebut, menurut Putu, sudah sepatutnya pabrikan otomotif mulai melakukan pendalaman struktur melalui penguatan industri komponen lokal serta meningkatkan ekspor dengan cara memproduksi kendaraan global.


</content:encoded></item></channel></rss>
