<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selamatkan Rupiah, Pemerintah Gencar Tawarkan Global Bond</title><description>Pemerintah berencana untuk mengupayakan penawaran surat utang negara atau obligasi internasional (global bond) dan sukuk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/20/1205764/selamatkan-rupiah-pemerintah-gencar-tawarkan-global-bond</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/20/1205764/selamatkan-rupiah-pemerintah-gencar-tawarkan-global-bond"/><item><title>Selamatkan Rupiah, Pemerintah Gencar Tawarkan Global Bond</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/20/1205764/selamatkan-rupiah-pemerintah-gencar-tawarkan-global-bond</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/20/1205764/selamatkan-rupiah-pemerintah-gencar-tawarkan-global-bond</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2015 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/31/20/1205764/selamatkan-rupiah-pemerintah-gencar-tawarkan-global-bond-gxQ4mIrC5R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/31/20/1205764/selamatkan-rupiah-pemerintah-gencar-tawarkan-global-bond-gxQ4mIrC5R.jpg</image><title>Ilustrasi: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini memanggil para ekonom guna meminta masukan untuk membenahi perekonomian, khususnya pelemahan Rupiah. Hasilnya pemerintah berencana untuk mengupayakan penawaran surat utang negara atau obligasi internasional (global bonD) dan sukuk.

Pengamat ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Prasetiantono yang termasuk dalam ke 14 ekonom yang dipanggil menjelaskan, nantinya pemerintah akan aktif mencari negara-negara yang ingin membeli surat-surat berharga yang diterbitkan negara tersebut.

&quot;Sukuk akan dijual di negara-negara middle east, kan Presiden mau kesana. Negara-negara di Asia Timur juga akan membantu, seperti China dan Korea. Itu akan menimbulkan capital inflow,&quot; tutur Tony di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Menurutnya, jika rencana tersebut berhasil diterapkan, maka diyakini arus modal asing akan deras masuk ke Indonesia. Sehingga Rupiah akan terselamatkan dengan bertambahnya suplai dolar di dalam negeri.

&quot;Kita juga masih yakin dalam pengertian dolar juga sudah mencapai titik tinggi. Suatu saat akan terjadi koreksi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini memanggil para ekonom guna meminta masukan untuk membenahi perekonomian, khususnya pelemahan Rupiah. Hasilnya pemerintah berencana untuk mengupayakan penawaran surat utang negara atau obligasi internasional (global bonD) dan sukuk.

Pengamat ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Prasetiantono yang termasuk dalam ke 14 ekonom yang dipanggil menjelaskan, nantinya pemerintah akan aktif mencari negara-negara yang ingin membeli surat-surat berharga yang diterbitkan negara tersebut.

&quot;Sukuk akan dijual di negara-negara middle east, kan Presiden mau kesana. Negara-negara di Asia Timur juga akan membantu, seperti China dan Korea. Itu akan menimbulkan capital inflow,&quot; tutur Tony di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Menurutnya, jika rencana tersebut berhasil diterapkan, maka diyakini arus modal asing akan deras masuk ke Indonesia. Sehingga Rupiah akan terselamatkan dengan bertambahnya suplai dolar di dalam negeri.

&quot;Kita juga masih yakin dalam pengertian dolar juga sudah mencapai titik tinggi. Suatu saat akan terjadi koreksi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
