<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Industri Baja Indonesia Juga Diincar Taiwan</title><description>Kemenperin berencana menjalin kerjasama dengan Industri Taiwan dalam pengembangan industri baja dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/320/1205547/industri-baja-indonesia-juga-diincar-taiwan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/320/1205547/industri-baja-indonesia-juga-diincar-taiwan"/><item><title> Industri Baja Indonesia Juga Diincar Taiwan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/320/1205547/industri-baja-indonesia-juga-diincar-taiwan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/08/31/320/1205547/industri-baja-indonesia-juga-diincar-taiwan</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2015 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/08/31/320/1205547/industri-baja-indonesia-juga-diincar-taiwan-TRqZyVPijo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Baja. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/08/31/320/1205547/industri-baja-indonesia-juga-diincar-taiwan-TRqZyVPijo.jpg</image><title>Ilustrasi Baja. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana menjalin kerjasama dengan Industri Taiwan dalam pengembangan industri baja dalam negeri. Hal ini diusulkan setelah kunjungan dari Deputy Minister of Ministry of Economic Affairs, Shih-Chao Cho, beserta 15 orang delegasi Taiwan lainnya.

&quot;Taiwan akan membawa industrinya untuk di relokasi ke sini, terutama industri spare part, komponen, permesinan. Mereka juga menyampaikan akan membuat industri baja,&quot; kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilamate) I Gusti Putu Suryawirawan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Menurut Putu, kurs yang tidak stabil dalam membuat investasi langsung ke Indonesia menjadi pilihan yang terbaik. &quot;Mereka baru menjajaki industri terkait baja. Tadi sifatnya, masih penjajakan,&quot; ujarnya.

Putu menambahkan, investasi Taiwan ini akan terealisasi, lantaran besok China Steel akan melakukan MoU dengan PT Artha Metal Sinergi (AMS), terkait industri baja.

&quot;Yang jelas mereka mau menandatangani MoU soal industri baja hulu sampai hilir besok. Rencananya di Hotel Borobudur,akan ada MoU baja hulu sampai hilir. Memang tadi pertemuan dengan perwakilan Taiwan, jika mereka memang berminat sekali investasi industri di Indonesia,&quot; tutur Putu.

&quot;Pihak China Steel akan mulai hitung, di mana lokasinya nantinya, berapa investasinya, jadi belum tahu berapanya. Tunggu besok usai MoU,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana menjalin kerjasama dengan Industri Taiwan dalam pengembangan industri baja dalam negeri. Hal ini diusulkan setelah kunjungan dari Deputy Minister of Ministry of Economic Affairs, Shih-Chao Cho, beserta 15 orang delegasi Taiwan lainnya.

&quot;Taiwan akan membawa industrinya untuk di relokasi ke sini, terutama industri spare part, komponen, permesinan. Mereka juga menyampaikan akan membuat industri baja,&quot; kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilamate) I Gusti Putu Suryawirawan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Menurut Putu, kurs yang tidak stabil dalam membuat investasi langsung ke Indonesia menjadi pilihan yang terbaik. &quot;Mereka baru menjajaki industri terkait baja. Tadi sifatnya, masih penjajakan,&quot; ujarnya.

Putu menambahkan, investasi Taiwan ini akan terealisasi, lantaran besok China Steel akan melakukan MoU dengan PT Artha Metal Sinergi (AMS), terkait industri baja.

&quot;Yang jelas mereka mau menandatangani MoU soal industri baja hulu sampai hilir besok. Rencananya di Hotel Borobudur,akan ada MoU baja hulu sampai hilir. Memang tadi pertemuan dengan perwakilan Taiwan, jika mereka memang berminat sekali investasi industri di Indonesia,&quot; tutur Putu.

&quot;Pihak China Steel akan mulai hitung, di mana lokasinya nantinya, berapa investasinya, jadi belum tahu berapanya. Tunggu besok usai MoU,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
