<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CLSA Indonesia Pilih Bungkam soal Broker Nakal</title><description>Para anggota bursa (AB) atau broker ditenggarai masih melakukan aksi-aksi nakal di lantai bursa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/08/278/1210482/clsa-indonesia-pilih-bungkam-soal-broker-nakal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/09/08/278/1210482/clsa-indonesia-pilih-bungkam-soal-broker-nakal"/><item><title>CLSA Indonesia Pilih Bungkam soal Broker Nakal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/08/278/1210482/clsa-indonesia-pilih-bungkam-soal-broker-nakal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/09/08/278/1210482/clsa-indonesia-pilih-bungkam-soal-broker-nakal</guid><pubDate>Selasa 08 September 2015 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/08/278/1210482/clsa-indonesia-pilih-bungkam-soal-merebaknya-broker-nakal-8HTEaHoNby.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/08/278/1210482/clsa-indonesia-pilih-bungkam-soal-merebaknya-broker-nakal-8HTEaHoNby.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Para anggota bursa (AB) atau broker ditenggarai masih melakukan aksi-aksi nakal seperti transaksi penjualan yang tidak didukung dengan ketersediaan efek (short selling) ataupun pelemahan nilai saham yang disengaja dengan tujuan tertentu (bottom fishing).
 
Biasanya broker yang bisa melakukan aksi tersebut adalah broker besar yang menjadi memegang banyak saham dari suatu emiten. Pasalnya dengan kemampuan modal yang besar praktik tersebut mudah dilakukan.
Namun, salah satu broker besar yang ada di BEI, CLSA Indonesia mengaku tidak mengetahui terkait praktik-praktik tersebut. &quot;Maaf saya tidak tahu menahu soal itu,&quot; tutur Direktur PT CLSA Indonesia Suwantara Gotama saat dihubungi Okezone, Selasa (8/9/2015).
Kemudian, ketika ditanyakan terkait dugaan penjualan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) di level terendah, Suwantara enggan menanggapi dan memutuskan sambungan telepon.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Para anggota bursa (AB) atau broker ditenggarai masih melakukan aksi-aksi nakal seperti transaksi penjualan yang tidak didukung dengan ketersediaan efek (short selling) ataupun pelemahan nilai saham yang disengaja dengan tujuan tertentu (bottom fishing).
 
Biasanya broker yang bisa melakukan aksi tersebut adalah broker besar yang menjadi memegang banyak saham dari suatu emiten. Pasalnya dengan kemampuan modal yang besar praktik tersebut mudah dilakukan.
Namun, salah satu broker besar yang ada di BEI, CLSA Indonesia mengaku tidak mengetahui terkait praktik-praktik tersebut. &quot;Maaf saya tidak tahu menahu soal itu,&quot; tutur Direktur PT CLSA Indonesia Suwantara Gotama saat dihubungi Okezone, Selasa (8/9/2015).
Kemudian, ketika ditanyakan terkait dugaan penjualan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) di level terendah, Suwantara enggan menanggapi dan memutuskan sambungan telepon.
</content:encoded></item></channel></rss>
