<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbedaan Ekonomi Malaysia dengan Indonesia</title><description>Nilai tukar Rupiah masih terus mengalami tekanan karena superiornya dolar Amerika Serikat (AS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/17/20/1215822/perbedaan-ekonomi-malaysia-dengan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/09/17/20/1215822/perbedaan-ekonomi-malaysia-dengan-indonesia"/><item><title>Perbedaan Ekonomi Malaysia dengan Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/17/20/1215822/perbedaan-ekonomi-malaysia-dengan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/09/17/20/1215822/perbedaan-ekonomi-malaysia-dengan-indonesia</guid><pubDate>Kamis 17 September 2015 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/17/20/1215822/perbedaan-ekonomi-malaysia-dengan-indonesia-6QlmiTKACF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Malaysia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/17/20/1215822/perbedaan-ekonomi-malaysia-dengan-indonesia-6QlmiTKACF.jpg</image><title>Ilustrasi Malaysia. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah masih terus mengalami tekanan karena superiornya dolar Amerika Serikat (AS). Pasalnya, saat ini stok dolar AS hanya disuplai oleh Bank Indonesia (BI).

Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan stok dolar AS hanya disuplai oleh BI. Namun, saat ini pemasukan dolar AS Indonesia masih minim. Menurutnya, kondisi Indonesia berbeda dari Filipina, yang mendapatkan devisa paling besar dari pariwisata dan tenaga kerja.

&quot;Kita seperti Malaysia, karena karakter ekspor kita komoditas, tapi boom komoditas sudah selesai. Jadi itu kenapa Rupiah tidak dapat bangkit,&quot; kata dia iBCM, Kamis (17/9/2015).

Namun berbeda dengan Malaysia yang selalu melalukan intervensi dalam kebijakan pasar komoditasnya, Indonesia lebih menganut pasar liberal. Oleh karena itu, kondisi Indonesia menjadi lebih tidak stabil ketimbang Malaysia.

&quot;Kita lebih terbuka dari Malaysia, dia semi kontrol, jadi mereka tidak terpengaruh dengan kondisi dalam negeri,&quot; tutur Edwin.

Oleh karenanya, dia memperkirakan Rupiah akan semakin tertekan, lantaran komoditas yang sempat menyangga ekonomi Indonesia pada 2008 tidak terjadi tahun ini.  &quot;Minggu ini Rupiah bisa Rp14.500 per USD,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah masih terus mengalami tekanan karena superiornya dolar Amerika Serikat (AS). Pasalnya, saat ini stok dolar AS hanya disuplai oleh Bank Indonesia (BI).

Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan stok dolar AS hanya disuplai oleh BI. Namun, saat ini pemasukan dolar AS Indonesia masih minim. Menurutnya, kondisi Indonesia berbeda dari Filipina, yang mendapatkan devisa paling besar dari pariwisata dan tenaga kerja.

&quot;Kita seperti Malaysia, karena karakter ekspor kita komoditas, tapi boom komoditas sudah selesai. Jadi itu kenapa Rupiah tidak dapat bangkit,&quot; kata dia iBCM, Kamis (17/9/2015).

Namun berbeda dengan Malaysia yang selalu melalukan intervensi dalam kebijakan pasar komoditasnya, Indonesia lebih menganut pasar liberal. Oleh karena itu, kondisi Indonesia menjadi lebih tidak stabil ketimbang Malaysia.

&quot;Kita lebih terbuka dari Malaysia, dia semi kontrol, jadi mereka tidak terpengaruh dengan kondisi dalam negeri,&quot; tutur Edwin.

Oleh karenanya, dia memperkirakan Rupiah akan semakin tertekan, lantaran komoditas yang sempat menyangga ekonomi Indonesia pada 2008 tidak terjadi tahun ini.  &quot;Minggu ini Rupiah bisa Rp14.500 per USD,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
