<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Seputar Go-Jek, GrabBike dan Uber</title><description>Ada sejumlah layanan aplikasi yang bersaing ketat tengah menjamurnya layanan transportasi berbasis aplikasi di Tanah Air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/23/320/1219876/fakta-seputar-go-jek-grabbike-dan-uber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/09/23/320/1219876/fakta-seputar-go-jek-grabbike-dan-uber"/><item><title>Fakta Seputar Go-Jek, GrabBike dan Uber</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/23/320/1219876/fakta-seputar-go-jek-grabbike-dan-uber</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/09/23/320/1219876/fakta-seputar-go-jek-grabbike-dan-uber</guid><pubDate>Rabu 23 September 2015 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/23/320/1219876/fakta-seputar-go-jek-grabbike-dan-uber-8x2jeEh60v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fakta Seputar Go-Jek, GrabBike dan Uber (Foto: dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/23/320/1219876/fakta-seputar-go-jek-grabbike-dan-uber-8x2jeEh60v.jpg</image><title>Fakta Seputar Go-Jek, GrabBike dan Uber (Foto: dok. Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Ada sejumlah layanan aplikasi yang bersaing ketat tengah menjamurnya layanan transportasi berbasis aplikasi di Tanah Air. Tiga di antaranya sangat familiar yakni Go-Jek, GrabBike dan taksi Uber.
Berikut ini fakta seputar aplikasi jasa transportasi tersebut:

Taksi Uber
&amp;bull; Didirikan oleh Travis Kalanick dan Garret Cam pada 2009
&amp;bull; Bukan perusahaan armada taksi tetapi hanya menjadi penghubung antara penumpang dan pemilik rental mobil lewat aplikasi
&amp;bull; Kini aplikasi yang dikembangkan dengan modal Rp650 miliar ini telah memiliki omset Rp240 triliun
&amp;bull; 300 pengguna Uber di seluruh kota di dunia
&amp;bull; Terdiri dari Amerika Serikat (181 kota), Eropa (22 negara, 54 kota), Asia (19 negara, 51 kota), Afrika (5 negara, 5 kota), Australia (10 negara bagian, 6 kota)

GrabBike
&amp;bull; Pendiri: Anthony Tan
&amp;bull; Jumlah pengendara : (belum diketahui namun di Asia Tenggara memiliki 75.000 pengemudi) &amp;bull; Layanan: Transportasi
&amp;bull; Wilayah operasi: beroperasi di 6 negara dan 21 kota di Asia tenggara
&amp;bull; Pendanaan: memperoleh USD340 juta dari Tiger global management, Vertex Venture Holdings, GGV Capital, Hillhouse Capital, Qunar, SoftBank
&amp;bull; Kekuatan: Penuh sumber daya-mampu menembus pasar dengan cepat, memiliki data pengguna loyal

Go-Jek
&amp;bull; Pendiri: Nadiem Makarim
&amp;bull; Pengendara lebih dari 2.500
&amp;bull; Layanan: antar makanan, kurir instan, dan transportasi
&amp;bull; Wilayah operasi: selain Jakarta sudah ada di Bandung, Surabaya, dan Bali
&amp;bull; Jumlah pendanaan: tidak diketahui (sumber perusahaan asal Singapura NSI Venture)
&amp;bull; Kekuatan: pemahaman baik terhadap pasar lokal, fokus hanya untuk sepeda motor (fsl)
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Ada sejumlah layanan aplikasi yang bersaing ketat tengah menjamurnya layanan transportasi berbasis aplikasi di Tanah Air. Tiga di antaranya sangat familiar yakni Go-Jek, GrabBike dan taksi Uber.
Berikut ini fakta seputar aplikasi jasa transportasi tersebut:

Taksi Uber
&amp;bull; Didirikan oleh Travis Kalanick dan Garret Cam pada 2009
&amp;bull; Bukan perusahaan armada taksi tetapi hanya menjadi penghubung antara penumpang dan pemilik rental mobil lewat aplikasi
&amp;bull; Kini aplikasi yang dikembangkan dengan modal Rp650 miliar ini telah memiliki omset Rp240 triliun
&amp;bull; 300 pengguna Uber di seluruh kota di dunia
&amp;bull; Terdiri dari Amerika Serikat (181 kota), Eropa (22 negara, 54 kota), Asia (19 negara, 51 kota), Afrika (5 negara, 5 kota), Australia (10 negara bagian, 6 kota)

GrabBike
&amp;bull; Pendiri: Anthony Tan
&amp;bull; Jumlah pengendara : (belum diketahui namun di Asia Tenggara memiliki 75.000 pengemudi) &amp;bull; Layanan: Transportasi
&amp;bull; Wilayah operasi: beroperasi di 6 negara dan 21 kota di Asia tenggara
&amp;bull; Pendanaan: memperoleh USD340 juta dari Tiger global management, Vertex Venture Holdings, GGV Capital, Hillhouse Capital, Qunar, SoftBank
&amp;bull; Kekuatan: Penuh sumber daya-mampu menembus pasar dengan cepat, memiliki data pengguna loyal

Go-Jek
&amp;bull; Pendiri: Nadiem Makarim
&amp;bull; Pengendara lebih dari 2.500
&amp;bull; Layanan: antar makanan, kurir instan, dan transportasi
&amp;bull; Wilayah operasi: selain Jakarta sudah ada di Bandung, Surabaya, dan Bali
&amp;bull; Jumlah pendanaan: tidak diketahui (sumber perusahaan asal Singapura NSI Venture)
&amp;bull; Kekuatan: pemahaman baik terhadap pasar lokal, fokus hanya untuk sepeda motor (fsl)
</content:encoded></item></channel></rss>
