<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terpuruknya Rupiah Tanggung Jawab Pemerintah &amp; BI</title><description>Nilai tukar Rupiah kian melemah. Baru-baru ini, nilai mata uang Garuda ini sempat menembus Rp14.800 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/30/278/1223400/terpuruknya-rupiah-tanggung-jawab-pemerintah-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/09/30/278/1223400/terpuruknya-rupiah-tanggung-jawab-pemerintah-bi"/><item><title>Terpuruknya Rupiah Tanggung Jawab Pemerintah &amp; BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/09/30/278/1223400/terpuruknya-rupiah-tanggung-jawab-pemerintah-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/09/30/278/1223400/terpuruknya-rupiah-tanggung-jawab-pemerintah-bi</guid><pubDate>Rabu 30 September 2015 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Dhera Arizona Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/09/30/278/1223400/terpuruknya-rupiah-tanggung-jawab-pemerintah-bi-stozPXP9jg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/09/30/278/1223400/terpuruknya-rupiah-tanggung-jawab-pemerintah-bi-stozPXP9jg.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Nilai tukar Rupiah kian melemah. Bahkan, nilai  mata uang Garuda ini sempat menembus Rp14.800 per USD, kian dekat ke level psikologis Rp15.000 per USD.
Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus memberikan solusi jitu mengatasi masalah pelemahan nilai kurs ini. &amp;ldquo;Nilai tukar Rupiah terpuruk adalah tanggung jawab BI dan pemerintah,&amp;rdquo; ungkap CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Kamis (30/9/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/09/18/21235/132763_medium.jpg&quot; alt=&quot;HT Isi Program Pengembangan Kepemimpinan di OJK&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Pemerintah juga, lanjut HT, harus bisa mensejahterakan masyarakat, khususnya yang memiliki ekonomi lemah.
&amp;ldquo;Kunci membangun produktivitas dan kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah, antara lain akses modal murah, pelatihan keterampilan dan proteksi,&amp;rdquo; ungkap HT.

</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Nilai tukar Rupiah kian melemah. Bahkan, nilai  mata uang Garuda ini sempat menembus Rp14.800 per USD, kian dekat ke level psikologis Rp15.000 per USD.
Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus memberikan solusi jitu mengatasi masalah pelemahan nilai kurs ini. &amp;ldquo;Nilai tukar Rupiah terpuruk adalah tanggung jawab BI dan pemerintah,&amp;rdquo; ungkap CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Kamis (30/9/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/09/18/21235/132763_medium.jpg&quot; alt=&quot;HT Isi Program Pengembangan Kepemimpinan di OJK&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Pemerintah juga, lanjut HT, harus bisa mensejahterakan masyarakat, khususnya yang memiliki ekonomi lemah.
&amp;ldquo;Kunci membangun produktivitas dan kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah, antara lain akses modal murah, pelatihan keterampilan dan proteksi,&amp;rdquo; ungkap HT.

</content:encoded></item></channel></rss>
