<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BBM Turun, Apa Pertamina Masih Merugi?</title><description>
Menurutnya, saat ini tinggal menunggu apakah Pertamina kembali ironis dengan keputusan harga BBM yang telah ditetapkan.
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/10/08/19/1228277/bbm-turun-apa-pertamina-masih-merugi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/10/08/19/1228277/bbm-turun-apa-pertamina-masih-merugi"/><item><title>BBM Turun, Apa Pertamina Masih Merugi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/10/08/19/1228277/bbm-turun-apa-pertamina-masih-merugi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/10/08/19/1228277/bbm-turun-apa-pertamina-masih-merugi</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2015 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/08/19/1228277/bbm-turun-apa-pertamina-masih-merugi-fFd8cqqq7E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung Pertamina (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/08/19/1228277/bbm-turun-apa-pertamina-masih-merugi-fFd8cqqq7E.jpg</image><title>Gedung Pertamina (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komite IV DPD Senator Budiono mengatakan transparansi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi bahan yang patut dipertanyakan hingga saat ini. Pasalnya, apa yang telah dilakukan pemerintah dengan menurunkan harga solar Rp200 bisa membantu kekurangan defisit penjualan Pertamina.

&quot;Ini kan ironis ya. Pertamina selalu berkata merugi dan merugi. Kemudian kita masyarkat terutama pelaku industri meminta pemerintah menurunkan harga seperti BBM, gas industri, LPG dan lainnya lantaran harga minyak dan sebagainya sedang menurun. Tapi kita pun tidak tahu, rincian apa yang dibutuhkan oleh Pertamina untuk bantu kerugiannya,&quot;ujarnya dalam diskusi &quot;Senator Kita, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Bodiono pun heran kenapa Pertamina selalu merugi hingga saat ini. Jika demikian, Pertamina harus transparan dengan apa yang menjadi kesulitan dan kekurangnnya.

&quot;Kita tidak tahu apa yang dilakukan mereka. Ekspor mereka berapa. Impor berapa, mereka jual berapa berdasarkan subsidi. Semua itu kita tahu, jadi bagaimana kita bantunya,&quot;tuturnya.

&quot;Jadi saya minta kejelasan untung ruginya berapa sebenarnya. Jangan melulu selalu merugi,&quot;tambahnya.

Menurutnya, saat ini tinggal menunggu apakah Pertamina kembali ironis dengan keputusan harga BBM yang telah ditetapkan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komite IV DPD Senator Budiono mengatakan transparansi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi bahan yang patut dipertanyakan hingga saat ini. Pasalnya, apa yang telah dilakukan pemerintah dengan menurunkan harga solar Rp200 bisa membantu kekurangan defisit penjualan Pertamina.

&quot;Ini kan ironis ya. Pertamina selalu berkata merugi dan merugi. Kemudian kita masyarkat terutama pelaku industri meminta pemerintah menurunkan harga seperti BBM, gas industri, LPG dan lainnya lantaran harga minyak dan sebagainya sedang menurun. Tapi kita pun tidak tahu, rincian apa yang dibutuhkan oleh Pertamina untuk bantu kerugiannya,&quot;ujarnya dalam diskusi &quot;Senator Kita, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Bodiono pun heran kenapa Pertamina selalu merugi hingga saat ini. Jika demikian, Pertamina harus transparan dengan apa yang menjadi kesulitan dan kekurangnnya.

&quot;Kita tidak tahu apa yang dilakukan mereka. Ekspor mereka berapa. Impor berapa, mereka jual berapa berdasarkan subsidi. Semua itu kita tahu, jadi bagaimana kita bantunya,&quot;tuturnya.

&quot;Jadi saya minta kejelasan untung ruginya berapa sebenarnya. Jangan melulu selalu merugi,&quot;tambahnya.

Menurutnya, saat ini tinggal menunggu apakah Pertamina kembali ironis dengan keputusan harga BBM yang telah ditetapkan.
</content:encoded></item></channel></rss>
