<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Denmark, Rizal Ramli Jamin Belitung Lebih 'Hidup'</title><description>Rizal Ramli mengatakan salah satu kerjasama yang diteken oleh kedua negara adalah membuat Provinsi Bangka Belitung lebih maju.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/10/22/320/1236372/gandeng-denmark-rizal-ramli-jamin-belitung-lebih-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/10/22/320/1236372/gandeng-denmark-rizal-ramli-jamin-belitung-lebih-hidup"/><item><title>Gandeng Denmark, Rizal Ramli Jamin Belitung Lebih 'Hidup'</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/10/22/320/1236372/gandeng-denmark-rizal-ramli-jamin-belitung-lebih-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/10/22/320/1236372/gandeng-denmark-rizal-ramli-jamin-belitung-lebih-hidup</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2015 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/10/22/320/1236372/gandeng-denmark-rizal-ramli-jamin-belitung-lebih-hidup-N2bBrnbVm9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rizal Ramli (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/10/22/320/1236372/gandeng-denmark-rizal-ramli-jamin-belitung-lebih-hidup-N2bBrnbVm9.jpg</image><title>Rizal Ramli (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Denmark sepakat bekerja sama di bidang energi. Selain energi, kesepakatan lain yang disetujui adalah pengembangan sektor maritim.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan salah satu kerjasama yang diteken oleh kedua negara adalah membuat Provinsi Bangka Belitung lebih maju.

&quot;Pengembangan daerah belitung supaya bisa hidup disitu,&quot; ucap Rizal di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (22/10/2015).

Menteri yang terkenal dengan jurus rajawali kepret ini menjelaskan, kerjasama di bidang maritim disepakati meningkat Indonesia memiliki wilayah perairan yang luas. Untuk itu kerjasama dengan Demnark di bidang Maritim ini diharapkan bisa memberikan keuntungan untuk Indonesia.

&quot;Daerah maritim termasuk terbesar di dunia, wilayah pantai kita nomor dua paling panjang di dunia dan yang ketiga kekayaan alam kita juga luar biasa, kita ingin ada kerjasama di bidang- yang menguntungkan Indonesia,&quot; tambahnya.

Untuk diketahui, Kesepakatan kerjasama Indonesia dan Denmark dilakukan bertepatan dengan kunjungan Ratu Margrethe II dan suaminya Raja Consort Henrik ke Indonesia. Kunjungan kenegaraan kali ini adalah yang pertama dan terbesar setelah 1965 karena membawa delegasi sebanyak 99 orang pengusaha.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Denmark sepakat bekerja sama di bidang energi. Selain energi, kesepakatan lain yang disetujui adalah pengembangan sektor maritim.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan salah satu kerjasama yang diteken oleh kedua negara adalah membuat Provinsi Bangka Belitung lebih maju.

&quot;Pengembangan daerah belitung supaya bisa hidup disitu,&quot; ucap Rizal di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (22/10/2015).

Menteri yang terkenal dengan jurus rajawali kepret ini menjelaskan, kerjasama di bidang maritim disepakati meningkat Indonesia memiliki wilayah perairan yang luas. Untuk itu kerjasama dengan Demnark di bidang Maritim ini diharapkan bisa memberikan keuntungan untuk Indonesia.

&quot;Daerah maritim termasuk terbesar di dunia, wilayah pantai kita nomor dua paling panjang di dunia dan yang ketiga kekayaan alam kita juga luar biasa, kita ingin ada kerjasama di bidang- yang menguntungkan Indonesia,&quot; tambahnya.

Untuk diketahui, Kesepakatan kerjasama Indonesia dan Denmark dilakukan bertepatan dengan kunjungan Ratu Margrethe II dan suaminya Raja Consort Henrik ke Indonesia. Kunjungan kenegaraan kali ini adalah yang pertama dan terbesar setelah 1965 karena membawa delegasi sebanyak 99 orang pengusaha.
</content:encoded></item></channel></rss>
