<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Kemenkeu Tak Potong Anggaran Perjalanan Dinas Tahun Depan</title><description>Kemenkeu tidak lagi memotong anggaran perjalanan dinas bagi Pegawai  Negeri Sipil (PNS) di Kementerian atau Lembaga pada 2016  mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/11/07/20/1245387/alasan-kemenkeu-tak-potong-anggaran-perjalanan-dinas-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/11/07/20/1245387/alasan-kemenkeu-tak-potong-anggaran-perjalanan-dinas-tahun-depan"/><item><title>Alasan Kemenkeu Tak Potong Anggaran Perjalanan Dinas Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/11/07/20/1245387/alasan-kemenkeu-tak-potong-anggaran-perjalanan-dinas-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/11/07/20/1245387/alasan-kemenkeu-tak-potong-anggaran-perjalanan-dinas-tahun-depan</guid><pubDate>Sabtu 07 November 2015 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/07/20/1245387/alasan-kemenkeu-tak-potong-anggaran-perjalanan-dinas-tahun-depan-LtCe8hQqci.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/07/20/1245387/alasan-kemenkeu-tak-potong-anggaran-perjalanan-dinas-tahun-depan-LtCe8hQqci.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>

BOGOR - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak lagi memotong anggaran perjalanan dinas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian atau Lembaga (K/L) pada 2016 mendatang. Pasalnya, pemotongan pada tahun ini sebesar Rp16 triliun dinilai sudah cukup.

Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani menyatakan, pemotongan belanja Rp16 triliun pada APBNP 2015 sudah mengusir lemak-lemak yang ada pada K/L tersebut. Sehingga, dirinya menilai saat ini anggaran belanja bagi K/L sudah cukup sehat.

&quot;Perjalanan dinas 2016 sementara enggak ada pemotongan karena kita sudah potong lemaknya sampai 2015 ini. Jadi sudah tinggal daging dan tulang,&quot; ujar dia di Hotel Harris Sentul, Bogor, Sabtu (7/11/2015).

Dirinya khawatir, PNS Kementerian dan Lembaga akan menjerit jika terjadi pemotongan kembali pada tahun depan. Pasalnya, saat ini anggaran dinilai sudah efisien.

&quot;Kalau mau dipotong lagi nangis nanti. Yang dipotong lemaknya saja ada yang nangis-nangis sedikit karena hampir kena dagingnya tapi kita santai-santai saja,&quot; jelasnya.

Dirinya menilai, untuk belanja 2016 mendatang sudah jauh efisien. Pasalnya, sudah ada batasan kenaikan belanja tersebut agar tidak berlebihan.

&quot;Sudah kita batasi naiknya basisnya inflasi. Untuk belanja 2016 mendatang belanja itu sudah jauh efisien. Jadi kalau mau dipotong lagi kita harus hati-hati,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>

BOGOR - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak lagi memotong anggaran perjalanan dinas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian atau Lembaga (K/L) pada 2016 mendatang. Pasalnya, pemotongan pada tahun ini sebesar Rp16 triliun dinilai sudah cukup.

Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani menyatakan, pemotongan belanja Rp16 triliun pada APBNP 2015 sudah mengusir lemak-lemak yang ada pada K/L tersebut. Sehingga, dirinya menilai saat ini anggaran belanja bagi K/L sudah cukup sehat.

&quot;Perjalanan dinas 2016 sementara enggak ada pemotongan karena kita sudah potong lemaknya sampai 2015 ini. Jadi sudah tinggal daging dan tulang,&quot; ujar dia di Hotel Harris Sentul, Bogor, Sabtu (7/11/2015).

Dirinya khawatir, PNS Kementerian dan Lembaga akan menjerit jika terjadi pemotongan kembali pada tahun depan. Pasalnya, saat ini anggaran dinilai sudah efisien.

&quot;Kalau mau dipotong lagi nangis nanti. Yang dipotong lemaknya saja ada yang nangis-nangis sedikit karena hampir kena dagingnya tapi kita santai-santai saja,&quot; jelasnya.

Dirinya menilai, untuk belanja 2016 mendatang sudah jauh efisien. Pasalnya, sudah ada batasan kenaikan belanja tersebut agar tidak berlebihan.

&quot;Sudah kita batasi naiknya basisnya inflasi. Untuk belanja 2016 mendatang belanja itu sudah jauh efisien. Jadi kalau mau dipotong lagi kita harus hati-hati,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
