<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNI Belum Berani Lakukan Revaluasi Aset</title><description>PT Bank Negara Indonesia (BNI) menyebutkan masih belum berani melakukan revaluasi aset.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/11/09/278/1246309/bni-belum-berani-lakukan-revaluasi-aset</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/11/09/278/1246309/bni-belum-berani-lakukan-revaluasi-aset"/><item><title>BNI Belum Berani Lakukan Revaluasi Aset</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/11/09/278/1246309/bni-belum-berani-lakukan-revaluasi-aset</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/11/09/278/1246309/bni-belum-berani-lakukan-revaluasi-aset</guid><pubDate>Senin 09 November 2015 18:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/11/09/278/1246309/bni-belum-berani-lakukan-revaluasi-aset-TzNUOZq3o1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/11/09/278/1246309/bni-belum-berani-lakukan-revaluasi-aset-TzNUOZq3o1.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) menyebutkan masih belum berani melakukan revaluasi aset. Padahal, pemerintah melalui paket kebijakannya telah meluncurkan fasilitas revaluasi aset.

Direktur Bank BNI Sutanto mengatakan, manajemen BNI belum berani melakukan revaluasi aset lantaran takut muncul biaya-biaya tambahan yang harus dibayarkan oleh Perseroan.

&quot;Kita kajian ada, tapi belum berani, upaya memang sudah ada,&quot; kata Sutanto saat acara Investor Summit di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/11/2015).

Sampai saat ini, kata Sutanto, manajemen Bank BNI sendiri belum ada keputusan untuk melakukan revaluasi aset atau tidak, meskipun ada upaya untuk melakukan revaluasi aset.

&quot;Akhirnya kita belum membuat statement, masih mikir-mikir berapa gede dampak dari nilai aset, jangan sampai menaikan aset tapi kita tetap menambah uang,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) menyebutkan masih belum berani melakukan revaluasi aset. Padahal, pemerintah melalui paket kebijakannya telah meluncurkan fasilitas revaluasi aset.

Direktur Bank BNI Sutanto mengatakan, manajemen BNI belum berani melakukan revaluasi aset lantaran takut muncul biaya-biaya tambahan yang harus dibayarkan oleh Perseroan.

&quot;Kita kajian ada, tapi belum berani, upaya memang sudah ada,&quot; kata Sutanto saat acara Investor Summit di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/11/2015).

Sampai saat ini, kata Sutanto, manajemen Bank BNI sendiri belum ada keputusan untuk melakukan revaluasi aset atau tidak, meskipun ada upaya untuk melakukan revaluasi aset.

&quot;Akhirnya kita belum membuat statement, masih mikir-mikir berapa gede dampak dari nilai aset, jangan sampai menaikan aset tapi kita tetap menambah uang,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
