<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Asian Agri Rugi Rp16,3 Triliun Tahun Ini</title><description>Tahun ini merupakan tahun yang suram bagi Sukanto Tanoto, bos Asian Agri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/12/04/320/1260934/bos-asian-agri-rugi-rp16-3-triliun-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/12/04/320/1260934/bos-asian-agri-rugi-rp16-3-triliun-tahun-ini"/><item><title>Bos Asian Agri Rugi Rp16,3 Triliun Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/12/04/320/1260934/bos-asian-agri-rugi-rp16-3-triliun-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/12/04/320/1260934/bos-asian-agri-rugi-rp16-3-triliun-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 04 Desember 2015 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Dhera Arizona Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/04/320/1260934/bos-asian-agri-rugi-rp16-3-triliun-tahun-ini-EB6u5IOOie.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sukanto Tanoto. (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/04/320/1260934/bos-asian-agri-rugi-rp16-3-triliun-tahun-ini-EB6u5IOOie.jpg</image><title>Sukanto Tanoto. (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Tahun ini merupakan tahun yang suram bagi Sukanto Tanoto, bos Asian Agri yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Bagaimana tidak, di 2015 ini, kekayaan Sukanto turun hingga USD1,22 miliar atau Rp16,3 triliun (kurs Rp13.350 per USD). Hasilnya, dia terdepak dari 10 besar miliarder terkaya di Indonesia.

Pada 2014, dia menempati peringkat 10 orang terkaya Indonesia dengan kekayaan USD2,1 miliar. Tapi, tahun ini, dia harus puas di posisi 34 dengan kekayaan USD880 juta. Demikian dilansir Forbes, Jumat (4/12/2015).

Perusahaannya, Royal Golden Eagle mengalami guncangan yang hebat akibat penurunan harga komoditas tahun ini, dan menjadi pemicu utama penurunan kekayannya.

Di tambah lagi dengan salah satu perusahananya, Bracell, yang merupakan salah satu produsen fiber untuk tekstil dan dot bayi mengalmi penurunan kinerja hingga setengah miliar dolar AS.

Di sisi lain, Asian Agri tetap berekspansi Dia telah membangun lima pembangkit listrik bertenaga biogas, dan berencana membangun lebih banyak lagi dalam rangka mengembangkan sumber energi ramah lingkungan.

</description><content:encoded>JAKARTA - Tahun ini merupakan tahun yang suram bagi Sukanto Tanoto, bos Asian Agri yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Bagaimana tidak, di 2015 ini, kekayaan Sukanto turun hingga USD1,22 miliar atau Rp16,3 triliun (kurs Rp13.350 per USD). Hasilnya, dia terdepak dari 10 besar miliarder terkaya di Indonesia.

Pada 2014, dia menempati peringkat 10 orang terkaya Indonesia dengan kekayaan USD2,1 miliar. Tapi, tahun ini, dia harus puas di posisi 34 dengan kekayaan USD880 juta. Demikian dilansir Forbes, Jumat (4/12/2015).

Perusahaannya, Royal Golden Eagle mengalami guncangan yang hebat akibat penurunan harga komoditas tahun ini, dan menjadi pemicu utama penurunan kekayannya.

Di tambah lagi dengan salah satu perusahananya, Bracell, yang merupakan salah satu produsen fiber untuk tekstil dan dot bayi mengalmi penurunan kinerja hingga setengah miliar dolar AS.

Di sisi lain, Asian Agri tetap berekspansi Dia telah membangun lima pembangkit listrik bertenaga biogas, dan berencana membangun lebih banyak lagi dalam rangka mengembangkan sumber energi ramah lingkungan.

</content:encoded></item></channel></rss>
