<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangunan Gereja Gantung di Mesir Berusia Ratusan Abad</title><description>Pada abad ke-14 dan 15, gereja tersebut juga biasa disebut dengan Gereja Tangga, pasalnya bangunan itu memiliki 29 anak tangga</description><link>https://economy.okezone.com/read/2015/12/25/470/1274610/bangunan-gereja-gantung-di-mesir-berusia-ratusan-abad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2015/12/25/470/1274610/bangunan-gereja-gantung-di-mesir-berusia-ratusan-abad"/><item><title>Bangunan Gereja Gantung di Mesir Berusia Ratusan Abad</title><link>https://economy.okezone.com/read/2015/12/25/470/1274610/bangunan-gereja-gantung-di-mesir-berusia-ratusan-abad</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2015/12/25/470/1274610/bangunan-gereja-gantung-di-mesir-berusia-ratusan-abad</guid><pubDate>Jum'at 25 Desember 2015 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/25/470/1274610/bangunan-gereja-gantung-di-mesir-berusia-ratusan-abad-RJTU4Byjyy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/25/470/1274610/bangunan-gereja-gantung-di-mesir-berusia-ratusan-abad-RJTU4Byjyy.jpg</image><title>Foto: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Bangunan gereja yang menapak di atas tanah secara langsung mungkin sudah biasa. Di Mesir, terdapat sebuah gereja tua yang tidak biasa bagi sebagian besar orang di dunia.

Gereja tersebut biasa disebut dengan Gereja Gantung, atau El-Muallaqa. Mengapa mendapat sebutan demikian? hal itu dikarenakan bangunan gereja dibuat menggantung di atas gerbang selatan Benteng Romawi kuno, di dalam  komplek Koptik Mesir.

Dikutip dari laman CopticCairo, Jumat (25/12/2015), bangunan tersebut memiliki gaya arsitektur Basilcan, gereja tersebut juga menjadi gereja yang diklaim paling terkenal di Kairo, Mesir.

Pada abad ke-14 dan 15, gereja tersebut juga biasa disebut dengan Gereja Tangga, pasalnya bangunan itu memiliki 29 anak tangga menuju pintu masuknya. Di puncak anak tangga terdapat tiga buah pintu kayu yang dihiasi oleh pola-pola geometris yang dihiasi oleh ukiran dekoratif di dinding batunya.

Salah satu bagian dari dinding bangunan tersebut memiliki desain kotak-kotak. Diperkirakan, dinding yang memiliki motif salib tersebut berasal dari abad ke-13. Sebagian besar dari desain dinding interior dan eksteror tersebut merupakan karya seniman Armenia, Orhan Karabedian pada tahun 1777.</description><content:encoded>JAKARTA - Bangunan gereja yang menapak di atas tanah secara langsung mungkin sudah biasa. Di Mesir, terdapat sebuah gereja tua yang tidak biasa bagi sebagian besar orang di dunia.

Gereja tersebut biasa disebut dengan Gereja Gantung, atau El-Muallaqa. Mengapa mendapat sebutan demikian? hal itu dikarenakan bangunan gereja dibuat menggantung di atas gerbang selatan Benteng Romawi kuno, di dalam  komplek Koptik Mesir.

Dikutip dari laman CopticCairo, Jumat (25/12/2015), bangunan tersebut memiliki gaya arsitektur Basilcan, gereja tersebut juga menjadi gereja yang diklaim paling terkenal di Kairo, Mesir.

Pada abad ke-14 dan 15, gereja tersebut juga biasa disebut dengan Gereja Tangga, pasalnya bangunan itu memiliki 29 anak tangga menuju pintu masuknya. Di puncak anak tangga terdapat tiga buah pintu kayu yang dihiasi oleh pola-pola geometris yang dihiasi oleh ukiran dekoratif di dinding batunya.

Salah satu bagian dari dinding bangunan tersebut memiliki desain kotak-kotak. Diperkirakan, dinding yang memiliki motif salib tersebut berasal dari abad ke-13. Sebagian besar dari desain dinding interior dan eksteror tersebut merupakan karya seniman Armenia, Orhan Karabedian pada tahun 1777.</content:encoded></item></channel></rss>
