<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Rizal Ramli soal Rumah yang Jadi Firasat 'Kepergian' sang Istri</title><description>Bentuk persembahan sang istri semasa hidupnya untuk dirinya sebelum sang istri tercinta meninggal dunia akibat kanker payudara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/01/10/470/1283931/cerita-rizal-ramli-soal-rumah-yang-jadi-firasat-kepergian-sang-istri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/01/10/470/1283931/cerita-rizal-ramli-soal-rumah-yang-jadi-firasat-kepergian-sang-istri"/><item><title>Cerita Rizal Ramli soal Rumah yang Jadi Firasat 'Kepergian' sang Istri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/01/10/470/1283931/cerita-rizal-ramli-soal-rumah-yang-jadi-firasat-kepergian-sang-istri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/01/10/470/1283931/cerita-rizal-ramli-soal-rumah-yang-jadi-firasat-kepergian-sang-istri</guid><pubDate>Minggu 10 Januari 2016 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dhera Arizona Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/08/470/1283931/cerita-rizal-ramli-soal-rumah-yang-jadi-firasat-kepergian-sang-istri-LwMKccj8Cp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/08/470/1283931/cerita-rizal-ramli-soal-rumah-yang-jadi-firasat-kepergian-sang-istri-LwMKccj8Cp.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli mempunyai rumah yang mengusung konsep minimalis. Namun, di balik pembangunan rumah yang berada di kawasan Bangka, Jakarta Selatan tersebut, ternyata Rizal mempunyai cerita tersendiri.
Istri Rizal, Herawati Moelyono atau yang lebih dikenal dengan Hera Ramli merupakan arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Harvard School of Design ini secara khusus merancang rumah tersebut untuk dirinya. Rumah tersebut mulai dibangun pada 2003 dan mulai ditempati Rizal bersama istri dan ketiga anaknya pada 2004.
Rizal menyebutkan, rumah tersebut dianggapnya sebagai bentuk persembahan sang istri semasa hidupnya untuk dirinya sebelum sang istri tercinta meninggal dunia akibat kanker payudara, hanya berselang satu tahun kemudian, tepat pada 2005.
Ketika itu, cerita Rizal, firasat kepergian Hera sebenarnya terlihat ketika rumah tersebut selesai dibangun. Rizal bersama sang istri biasanya mempunyai kamar kerja masing-masing. Namun, rumah baru tersebut justru tidak mendapati adanya kamar kerja khusus untuk Hera yang berprofesi sebagai arsitek untuk digunakan pekerjaan Hera dalam merancang konsep bangunan.
&quot;Begitu rumah udah selesai, teman-temannya bilang 'Wah Hera, mana kamar kerja kamu?' Dia baru sadar bahwa dia enggak bikin kamar kerja buat dia. Satu tahun setelah itu meninggal. Tapi mungkin sudah ada firasat enggak sadar buat ngebangun (rumah),&quot; jelas Rizal ketika berbincang dengan Okezone saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.
Meski demikian, Rizal mengaku nama almarhumah sang istri tercinta masih tetap melekat dan tertoreh di hatinya melalui berbagai karya hasil rancangannya. Pasalnya, Hera semasa hidupnya sengaja merancang secara khusus beragam furniture untuk Rizal yang sangat hobi membaca dan mengoleksi buku.
&quot;Itu semua furniture didesain sendiri, tempat duduknya saja ada laci-laci buat paper-paper. Dia bikin desain sendiri, hidup namanya,&quot; pungkasnya dengan senyuman.
(dhe)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli mempunyai rumah yang mengusung konsep minimalis. Namun, di balik pembangunan rumah yang berada di kawasan Bangka, Jakarta Selatan tersebut, ternyata Rizal mempunyai cerita tersendiri.
Istri Rizal, Herawati Moelyono atau yang lebih dikenal dengan Hera Ramli merupakan arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Harvard School of Design ini secara khusus merancang rumah tersebut untuk dirinya. Rumah tersebut mulai dibangun pada 2003 dan mulai ditempati Rizal bersama istri dan ketiga anaknya pada 2004.
Rizal menyebutkan, rumah tersebut dianggapnya sebagai bentuk persembahan sang istri semasa hidupnya untuk dirinya sebelum sang istri tercinta meninggal dunia akibat kanker payudara, hanya berselang satu tahun kemudian, tepat pada 2005.
Ketika itu, cerita Rizal, firasat kepergian Hera sebenarnya terlihat ketika rumah tersebut selesai dibangun. Rizal bersama sang istri biasanya mempunyai kamar kerja masing-masing. Namun, rumah baru tersebut justru tidak mendapati adanya kamar kerja khusus untuk Hera yang berprofesi sebagai arsitek untuk digunakan pekerjaan Hera dalam merancang konsep bangunan.
&quot;Begitu rumah udah selesai, teman-temannya bilang 'Wah Hera, mana kamar kerja kamu?' Dia baru sadar bahwa dia enggak bikin kamar kerja buat dia. Satu tahun setelah itu meninggal. Tapi mungkin sudah ada firasat enggak sadar buat ngebangun (rumah),&quot; jelas Rizal ketika berbincang dengan Okezone saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.
Meski demikian, Rizal mengaku nama almarhumah sang istri tercinta masih tetap melekat dan tertoreh di hatinya melalui berbagai karya hasil rancangannya. Pasalnya, Hera semasa hidupnya sengaja merancang secara khusus beragam furniture untuk Rizal yang sangat hobi membaca dan mengoleksi buku.
&quot;Itu semua furniture didesain sendiri, tempat duduknya saja ada laci-laci buat paper-paper. Dia bikin desain sendiri, hidup namanya,&quot; pungkasnya dengan senyuman.
(dhe)</content:encoded></item></channel></rss>
