<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Harga Pangan Indonesia Mahal Dibanding Negara Lain</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapati laporan bahwa harga pangan di Indonesia lebih mahal dibandingkan negara-negara lain</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/01/27/320/1298648/jokowi-harga-pangan-indonesia-mahal-dibanding-negara-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/01/27/320/1298648/jokowi-harga-pangan-indonesia-mahal-dibanding-negara-lain"/><item><title>Jokowi: Harga Pangan Indonesia Mahal Dibanding Negara Lain</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/01/27/320/1298648/jokowi-harga-pangan-indonesia-mahal-dibanding-negara-lain</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/01/27/320/1298648/jokowi-harga-pangan-indonesia-mahal-dibanding-negara-lain</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2016 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/27/320/1298648/jokowi-harga-pangan-indonesia-mahal-dibanding-negara-lain-pWK6nSrcae.gif" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/27/320/1298648/jokowi-harga-pangan-indonesia-mahal-dibanding-negara-lain-pWK6nSrcae.gif</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapati laporan bahwa harga pangan di Indonesia lebih mahal dibandingkan negara-negara lain. Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) soal ketahanan pangan.
&quot;Informasi yang saya peroleh, pangan kita masih lebih mahal dibandingkan negara-negara lain. Nanti saya tunjukkan dalam layar,&quot; tegas Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/1/2016).
Jokowi menjelaskan, harga pangan Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara lain seperti Filipina, China, Kamboja, India, Thailand maupun Vietnam.
&quot;Ini fakta,&quot; cetus Jokowi.
Menurut Jokowi, tingginya harga pangan Indonesia merugikan rakyat. Pasalnya, sekira 81 persen penduduk Indonesia adalah konsumen beras.
&quot;Ini juga hati-hati. Artinya kenaikan harga pangan akan memukul 81 persen jumlah penduduk kita dan makanan menyumbangkan 73 persen garis kemiskinan kita, ini hati-hati betul,&quot; jelas Jokowi.
Jokowi pun menyoroti kualitas pangan di Indonesia. Lantaran, sekira 35 persen rakyat Indonesia tidak mempunyai tinggi yang ideal alias pendek.
&quot;Oleh sebab itu pangan sangat penting didalam kualitas hidup msyarakat karena data menunjukkan 35 persen kependekan, status stunting balita Indonesia termasuk lima yang terburuk,&quot; tukasnya.(rai)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapati laporan bahwa harga pangan di Indonesia lebih mahal dibandingkan negara-negara lain. Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) soal ketahanan pangan.
&quot;Informasi yang saya peroleh, pangan kita masih lebih mahal dibandingkan negara-negara lain. Nanti saya tunjukkan dalam layar,&quot; tegas Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/1/2016).
Jokowi menjelaskan, harga pangan Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara lain seperti Filipina, China, Kamboja, India, Thailand maupun Vietnam.
&quot;Ini fakta,&quot; cetus Jokowi.
Menurut Jokowi, tingginya harga pangan Indonesia merugikan rakyat. Pasalnya, sekira 81 persen penduduk Indonesia adalah konsumen beras.
&quot;Ini juga hati-hati. Artinya kenaikan harga pangan akan memukul 81 persen jumlah penduduk kita dan makanan menyumbangkan 73 persen garis kemiskinan kita, ini hati-hati betul,&quot; jelas Jokowi.
Jokowi pun menyoroti kualitas pangan di Indonesia. Lantaran, sekira 35 persen rakyat Indonesia tidak mempunyai tinggi yang ideal alias pendek.
&quot;Oleh sebab itu pangan sangat penting didalam kualitas hidup msyarakat karena data menunjukkan 35 persen kependekan, status stunting balita Indonesia termasuk lima yang terburuk,&quot; tukasnya.(rai)</content:encoded></item></channel></rss>
