<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apartemen Ini Sebagian Besar Dihuni Pramugari</title><description>Namun, meskipun demikian, dia tidak menutup kemungkinan pasar dari  Aeropolis akan meluas terutama dengan adanya pengembangan infrastruktur</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/01/28/470/1299559/apartemen-ini-sebagian-besar-dihuni-pramugari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/01/28/470/1299559/apartemen-ini-sebagian-besar-dihuni-pramugari"/><item><title>Apartemen Ini Sebagian Besar Dihuni Pramugari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/01/28/470/1299559/apartemen-ini-sebagian-besar-dihuni-pramugari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/01/28/470/1299559/apartemen-ini-sebagian-besar-dihuni-pramugari</guid><pubDate>Kamis 28 Januari 2016 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/28/470/1299559/apartemen-ini-sebagian-besar-dihuni-oleh-pramugari-QQ3yPhUUZe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Fhirlian/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/28/470/1299559/apartemen-ini-sebagian-besar-dihuni-oleh-pramugari-QQ3yPhUUZe.jpg</image><title>Foto: Fhirlian/Okezone</title></images><description>TANGERANG - Keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, diyakini menjadi potensi tersendiri bagi bisnis properti. Hal itulah yang dimanfaatkan oleh PT Intiland Development.
Melalui salah satu proyeknya di dekat bandara Soetta, yakni kawasan terpadu Aeropolis, pengembang properti inipun menyasar market yang hampir sebagian besar adalah pengunjung maupun pekerja di wilayah setempat.
&quot;Sebagian besar penghuni di apartemen Aeropolis Residence adalah para pegawai bandara seperti pramugari, kurang lebih ada sekitar 500 sampai 600 pramugari di sini,&quot; ucap Direktur Aeropolis, Didik Riyanto, Kamis (28/1/2016), di Tangerang.
Namun, meskipun demikian, dia tidak menutup kemungkinan pasar dari Aeropolis akan meluas terutama dengan adanya pengembangan infrastruktur di sekitar bandara seperti Kereta Api Commuter Line serta Jalan Tol JORR III.
&quot;Ada potensi ketika bandara dibesarkan dan dikembangkan, meski begitu saat ini pramugari memang rata-rata sewa, kembanyakan pembeli kita investor,&quot; jelas Didik.
Dia pun berencana kedepannya, untuk dapat bekerjasama dengan pihak maskapai untuk penjualan ke seluruh pegawainya.
&quot;Di sini harga sewanya sampai Rp2 jutaan sebulan, kedepan kita akan kerjasama dengan maskapai, malah sudah ada yang mau untuk memesan satu tower untuk para pegawai mereka,&quot; katanya.
Proyek Aeropolis merupakan kawasan terpadu yang berjarak sekira 8 kilometer dari bandara. Proyek ini meliputi apartemen, hotel, pergudangan, dan sport club. Untuk apartemen sendiri pengembang membandrol harga mulai dari Rp183 juta sampai Rp231 juta.</description><content:encoded>TANGERANG - Keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, diyakini menjadi potensi tersendiri bagi bisnis properti. Hal itulah yang dimanfaatkan oleh PT Intiland Development.
Melalui salah satu proyeknya di dekat bandara Soetta, yakni kawasan terpadu Aeropolis, pengembang properti inipun menyasar market yang hampir sebagian besar adalah pengunjung maupun pekerja di wilayah setempat.
&quot;Sebagian besar penghuni di apartemen Aeropolis Residence adalah para pegawai bandara seperti pramugari, kurang lebih ada sekitar 500 sampai 600 pramugari di sini,&quot; ucap Direktur Aeropolis, Didik Riyanto, Kamis (28/1/2016), di Tangerang.
Namun, meskipun demikian, dia tidak menutup kemungkinan pasar dari Aeropolis akan meluas terutama dengan adanya pengembangan infrastruktur di sekitar bandara seperti Kereta Api Commuter Line serta Jalan Tol JORR III.
&quot;Ada potensi ketika bandara dibesarkan dan dikembangkan, meski begitu saat ini pramugari memang rata-rata sewa, kembanyakan pembeli kita investor,&quot; jelas Didik.
Dia pun berencana kedepannya, untuk dapat bekerjasama dengan pihak maskapai untuk penjualan ke seluruh pegawainya.
&quot;Di sini harga sewanya sampai Rp2 jutaan sebulan, kedepan kita akan kerjasama dengan maskapai, malah sudah ada yang mau untuk memesan satu tower untuk para pegawai mereka,&quot; katanya.
Proyek Aeropolis merupakan kawasan terpadu yang berjarak sekira 8 kilometer dari bandara. Proyek ini meliputi apartemen, hotel, pergudangan, dan sport club. Untuk apartemen sendiri pengembang membandrol harga mulai dari Rp183 juta sampai Rp231 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
