<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klenteng Kwan Sing Bio, Terbesar di Asia Tenggara</title><description>Satu klenteng yang disebut terbesar di Asia Tenggara yakni Klenteng Kwan Sing Bio di Tuban Jawa Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/04/470/1304672/klenteng-kwan-sing-bio-terbesar-di-asia-tenggara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/02/04/470/1304672/klenteng-kwan-sing-bio-terbesar-di-asia-tenggara"/><item><title>Klenteng Kwan Sing Bio, Terbesar di Asia Tenggara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/04/470/1304672/klenteng-kwan-sing-bio-terbesar-di-asia-tenggara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/02/04/470/1304672/klenteng-kwan-sing-bio-terbesar-di-asia-tenggara</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2016 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/04/470/1304672/klenteng-kwan-sing-bio-terbesar-di-asia-tenggara-jRHiI8T2M5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: kwangsingbiotuban.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/04/470/1304672/klenteng-kwan-sing-bio-terbesar-di-asia-tenggara-jRHiI8T2M5.jpg</image><title>Foto: kwangsingbiotuban.com</title></images><description>JAKARTA - Perayaan tahun baru China atau imlek tak bisa lepas dari tempat peribadatannya yakni Klenteng. Bangunan khas Tionghoa tersebut memiliki ciri khas pada arsitektur, ukiran dan juga warna.

Di Indonesia, jumlah klenteng bisa mencapai ratusan, namun ada satu klenteng yang disebut terbesar di Asia Tenggara yakni Klenteng Kwan Sing Bio di Tuban Jawa Timur.

Dilansir dari situs resmi kwangsingbiotuban.com, Kamis (4/2/2016), klenteng dengan luas 4 hektar tersebut dibangun pada abad ke-18. Klenteng yang berada di Jalan Raya R.E. Martadinata, Tuban Jawa Timur merupakan satu-satunya kelenteng di Indonesia yang menghadap ke laut.

Jika di kelenteng-kelenteng lain yang menjadi simbol di pintu masuknya adalah naga, maka simbol di pintu masuk Kelenteng Kwan Sing Bio ini adalah kepiting. Dewa utama yang dipuja di Kelenteng ini adalah Dewa Kwan Kong.

Sejarah Klenteng Kwan Sing Bio

Menurut cerita, klenteng ini dulunya adalah merupakan tempat pemujaan kecil milik sebuah keluarga berkewarganegaraan China yang merantau ke Indonesia. Keluarga ini dulunya tinggal di desa Tambak boyo 30 kilometer arah barat dari kota Tuban.  Sekira 200 tahun yang lalu, tempat pemujaan ini akan dipindahkan dari desa Tambak boyo menuju ke daerah timur.

Asal mula symbol kepiting yang berada di atas pintu gerbang, bukan berasal dari legenda tetapi berasal dari mimpi salah seorang pengurus klenteng pada waktu itu. Dalam mimpinya ia melihat kepiting raksasa masuk ke area Klenteng Kwan Sing Bio.

Akhirnya semua pengurus klenteng sepakat untuk menggunakan symbol kepiting sebagai lambing pintu gerbang Klenteng Kwan Sing Bio.

Tidak ada satupun klenteng di dunia ini menggunakan lambang kepiting. Karena itu symbol patung kepiting ini memilik nilai keunikan atau ciri khas bagi Klenteng Kwan Sing Bio, meskipun sebenarnya tidak bermakna apa-apa.

Sebenernya Klenteng Kwan Sing Bio dahulu memilik beberapa arsip yang menceritakan sejarah tentang berdirinya Klenteng Kwan Sing Bio akan tetapi semua arsip terbakar pada jaman penjajahan, sehingga saat ini semua hanya berdasarkan cerita yang diceritakan dari generasi ke generasi. Karena itulah mengalami kesulitan apabila ditanyakan kepastian tahun berdirinya Klenteng Kwan Sing Bio.</description><content:encoded>JAKARTA - Perayaan tahun baru China atau imlek tak bisa lepas dari tempat peribadatannya yakni Klenteng. Bangunan khas Tionghoa tersebut memiliki ciri khas pada arsitektur, ukiran dan juga warna.

Di Indonesia, jumlah klenteng bisa mencapai ratusan, namun ada satu klenteng yang disebut terbesar di Asia Tenggara yakni Klenteng Kwan Sing Bio di Tuban Jawa Timur.

Dilansir dari situs resmi kwangsingbiotuban.com, Kamis (4/2/2016), klenteng dengan luas 4 hektar tersebut dibangun pada abad ke-18. Klenteng yang berada di Jalan Raya R.E. Martadinata, Tuban Jawa Timur merupakan satu-satunya kelenteng di Indonesia yang menghadap ke laut.

Jika di kelenteng-kelenteng lain yang menjadi simbol di pintu masuknya adalah naga, maka simbol di pintu masuk Kelenteng Kwan Sing Bio ini adalah kepiting. Dewa utama yang dipuja di Kelenteng ini adalah Dewa Kwan Kong.

Sejarah Klenteng Kwan Sing Bio

Menurut cerita, klenteng ini dulunya adalah merupakan tempat pemujaan kecil milik sebuah keluarga berkewarganegaraan China yang merantau ke Indonesia. Keluarga ini dulunya tinggal di desa Tambak boyo 30 kilometer arah barat dari kota Tuban.  Sekira 200 tahun yang lalu, tempat pemujaan ini akan dipindahkan dari desa Tambak boyo menuju ke daerah timur.

Asal mula symbol kepiting yang berada di atas pintu gerbang, bukan berasal dari legenda tetapi berasal dari mimpi salah seorang pengurus klenteng pada waktu itu. Dalam mimpinya ia melihat kepiting raksasa masuk ke area Klenteng Kwan Sing Bio.

Akhirnya semua pengurus klenteng sepakat untuk menggunakan symbol kepiting sebagai lambing pintu gerbang Klenteng Kwan Sing Bio.

Tidak ada satupun klenteng di dunia ini menggunakan lambang kepiting. Karena itu symbol patung kepiting ini memilik nilai keunikan atau ciri khas bagi Klenteng Kwan Sing Bio, meskipun sebenarnya tidak bermakna apa-apa.

Sebenernya Klenteng Kwan Sing Bio dahulu memilik beberapa arsip yang menceritakan sejarah tentang berdirinya Klenteng Kwan Sing Bio akan tetapi semua arsip terbakar pada jaman penjajahan, sehingga saat ini semua hanya berdasarkan cerita yang diceritakan dari generasi ke generasi. Karena itulah mengalami kesulitan apabila ditanyakan kepastian tahun berdirinya Klenteng Kwan Sing Bio.</content:encoded></item></channel></rss>
