<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik, Hitung Saham Lewat Pergerakan Planet </title><description>Riset ini menghitung tanggal naik turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk 1 bulan ke depan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/05/278/1305503/unik-hitung-saham-lewat-pergerakan-planet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/02/05/278/1305503/unik-hitung-saham-lewat-pergerakan-planet"/><item><title>Unik, Hitung Saham Lewat Pergerakan Planet </title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/05/278/1305503/unik-hitung-saham-lewat-pergerakan-planet</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/02/05/278/1305503/unik-hitung-saham-lewat-pergerakan-planet</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2016 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/05/278/1305503/ilmu-astronacci-hitung-pergerakan-pasar-dengan-pergerakan-planet-kZoOOqFOAB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi indeks. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/05/278/1305503/ilmu-astronacci-hitung-pergerakan-pasar-dengan-pergerakan-planet-kZoOOqFOAB.jpg</image><title>Ilustrasi indeks. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Sudah menjadi hal yang lumran jika menganalisa kondisi pasar modal dengan melihat sentimen yang ada dari kondisi makro ekonomi baik secara lokal maupun global. Namun bagaimana jika ternyata kondisi market bisa dihitung berdasarkan ilmu astrologi.
PT Astronacci International institusi penyedia analisis saham dan futures di Asia pertama yang menggunakan financial astrology untuk memprediksi waktu naik turunnya indeks saham.
&quot;Pada prinsipnya Astronacci sebuah ilmu metode membuat analisa pasar yang fokus pada time. Kalau sebelumnya orang menilai dari analisa fundamental dan teknikal, pergerakannya harga sampai mana, kalau kita fokusnya waktu naik turunnya kapan,&quot; katanya President &amp;amp; Founder Astronacci Gema Goeyardi di GEdung BEI, Jakarta (5/2/2016).
Gema menjelaskan, mereka telah mengeluarkan teknologi riset terbaru yang bernama The Eye Of Future. Di mana, riset ini menghitung tanggal naik turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk 1 bulan ke depan
&quot;Jadi di awal bulan kita sudah memprediksi akhirnya, tanggal berapa saja naik turunnya. Misalnya tanggal 29 turun sampai tanggal 4, lalu tanggal 4 naik sampai tanggal 9 naik,' jelasnya.
&quot;Dan itu sudah terjadi. Kita sudah sempat ke bursa kirim juga tahun lalu. beberapa respons kaget juga, kok bisa. Jadi perhitungan siklus menggunakan planetary. Jadi kita masuk statistik siklus sama market cocok,&quot; tambah dia.Gema menjelaskan, siklus perhitungan planetary melihat dari pergerakan matahari, bulan bahkan planet. Sehingga Astronacci juga memperhitungkan jika adanya bulan purnama, gerhana bulan dan gerhana matahari.

&quot;Kalau matahari bertemu dengan bulan di sudut 180 derajat itu jadinya bulan purnama, bulan purnama itu market turun. Jadi bulan purnama buy on weakness besok naik, bulan purnama kita tinggal beli disitu, itu contohnya.

Astronacci juga mempercayai, metode planetary bisa menjadi market driven untuk mempengaruhi psikologis manusia dalam melakukan perdagangan. Berdasarkan riset Scientifiec mereka juga mempercayai dipengaruhi gelombang elektromagnetik dari siklus pergerakan planet.

&quot;Kita tinggal lihat orang kapan depresiasi kapan euforia kalau orang lagi senang orang lagi serakah, tinggal kita hitung. Kita jualan, menggabungkan fundamental dan teknikal itu orang selalu gagal. Fundamentalnya bagus tapi bukitnya turun, teknikal bagus break resistance jebol kebawah, ternyata kombinasi time itu akur,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sudah menjadi hal yang lumran jika menganalisa kondisi pasar modal dengan melihat sentimen yang ada dari kondisi makro ekonomi baik secara lokal maupun global. Namun bagaimana jika ternyata kondisi market bisa dihitung berdasarkan ilmu astrologi.
PT Astronacci International institusi penyedia analisis saham dan futures di Asia pertama yang menggunakan financial astrology untuk memprediksi waktu naik turunnya indeks saham.
&quot;Pada prinsipnya Astronacci sebuah ilmu metode membuat analisa pasar yang fokus pada time. Kalau sebelumnya orang menilai dari analisa fundamental dan teknikal, pergerakannya harga sampai mana, kalau kita fokusnya waktu naik turunnya kapan,&quot; katanya President &amp;amp; Founder Astronacci Gema Goeyardi di GEdung BEI, Jakarta (5/2/2016).
Gema menjelaskan, mereka telah mengeluarkan teknologi riset terbaru yang bernama The Eye Of Future. Di mana, riset ini menghitung tanggal naik turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk 1 bulan ke depan
&quot;Jadi di awal bulan kita sudah memprediksi akhirnya, tanggal berapa saja naik turunnya. Misalnya tanggal 29 turun sampai tanggal 4, lalu tanggal 4 naik sampai tanggal 9 naik,' jelasnya.
&quot;Dan itu sudah terjadi. Kita sudah sempat ke bursa kirim juga tahun lalu. beberapa respons kaget juga, kok bisa. Jadi perhitungan siklus menggunakan planetary. Jadi kita masuk statistik siklus sama market cocok,&quot; tambah dia.Gema menjelaskan, siklus perhitungan planetary melihat dari pergerakan matahari, bulan bahkan planet. Sehingga Astronacci juga memperhitungkan jika adanya bulan purnama, gerhana bulan dan gerhana matahari.

&quot;Kalau matahari bertemu dengan bulan di sudut 180 derajat itu jadinya bulan purnama, bulan purnama itu market turun. Jadi bulan purnama buy on weakness besok naik, bulan purnama kita tinggal beli disitu, itu contohnya.

Astronacci juga mempercayai, metode planetary bisa menjadi market driven untuk mempengaruhi psikologis manusia dalam melakukan perdagangan. Berdasarkan riset Scientifiec mereka juga mempercayai dipengaruhi gelombang elektromagnetik dari siklus pergerakan planet.

&quot;Kita tinggal lihat orang kapan depresiasi kapan euforia kalau orang lagi senang orang lagi serakah, tinggal kita hitung. Kita jualan, menggabungkan fundamental dan teknikal itu orang selalu gagal. Fundamentalnya bagus tapi bukitnya turun, teknikal bagus break resistance jebol kebawah, ternyata kombinasi time itu akur,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
