<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Rinehart Terjungkal dari Wanita Terkaya Australia </title><description>Setelah lima tahun menjadi orang terkaya di Australia, ratu pertambangan, Gina Rinehart kini telah kehilangan mahkotanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/10/320/1308188/rinehart-terjungkal-dari-wanita-terkaya-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/02/10/320/1308188/rinehart-terjungkal-dari-wanita-terkaya-australia"/><item><title> Rinehart Terjungkal dari Wanita Terkaya Australia </title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/10/320/1308188/rinehart-terjungkal-dari-wanita-terkaya-australia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/02/10/320/1308188/rinehart-terjungkal-dari-wanita-terkaya-australia</guid><pubDate>Rabu 10 Februari 2016 05:36 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/09/320/1308188/rinehart-terjungkal-dari-wanita-terkaya-australia-w0jku7MaJf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gina Rinehart. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/09/320/1308188/rinehart-terjungkal-dari-wanita-terkaya-australia-w0jku7MaJf.jpg</image><title>Gina Rinehart. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA- Setelah lima tahun menjadi orang terkaya di Australia, ratu pertambangan bijih besi Australia, Gina Rinehart kini telah kehilangan mahkotanya.

Kekayaan Gina tergeser dengan hadirnya Blair Parry-Okeden, warga negara Amerika yang tinggal di Australia dan menerima warisan dari mantan suaminya yang adalah warga negara Australia. Saat ini, Blair memiliki kekayaan sebesar USD8,8 miliar atau Rp119,68 triliun mengacu kurs Rp13.600 per USD. Demikian seperti yang dilansir dari laman Forbes.

Blair adalah salah satu dari enam pendatang miliarder baru di Australia di 2016. Selain Blair, di antaranya terdapat pengusaha retail, Nigel Austin dan Marcus Blackmore. Selain itu, terdapat miliarder 7-Eleven Russ Withers dan Beverley Barlow bersaudara, serta investor Judith Neilson dan pengusaha media Gretel Packer.

Kekayaan Reinhart telah hilang sebesar USD3,2 miliar, yang terbesar dalam hitungan dolar. Di sisi lain, kekayaan sesama pengusaha tambang bijih besi, Andrew Forrest, juga terpukul turun 41 persen dan jatuh 12 tingkat ke posisi nomor 22.

Pengusaha mesin judi, Len Ainsworth juga mengalami kejatuhan 9 tingkat ke posisi-33. Secara keseluruhan, 26 miliarder mengalami kejatuhan, sebagian diakibatkan depresiasi dolar Australia sebesar 16 persen terhadap dolar AS selama tahun lalu.
Meski demikian terdapat juga milarder yang mengalami kenaikan kekayaan di tahun ini. Di antaranya pengembang properti di Sydney, Harry Triguboff yang mengalami kenaikan kekayaan sebesar USD1,3 miliar menjadi USD6,9 miliar, kenaikan terbesar dari 50 daftar miliarder Australia.

Selain itu terdapat, pengusaha restoran cepat saji Jack Cowin, yang melompat 50 persen dan naik melewati 11 tingkat dengan jumlah kekayaan USD1,5 miliar. Ada pula, David Teoh, pengusaha telekomunikasi yang kekayaannya membengkak 26 persen menjadi USD 2 miliar, menjadikannya masuk dalam daftar 10 teratas.

Sedangkan, persentase terbesar, yaitu 62 persen dicapai oleh pengembang perangkat lunak Atlassian, Mike Cannon yang melompati 10 tingkat ke posisi 14 dengan kekayaan USD1,78 miliar, hasil dari penawaran saham perdana (IPO) Desember lalu .

Sementara itu, terdapat tujuh miliarder yang tersingkir dari daftar. Di antaranya termasuk pengusaha wine,  Bob Oatley (posisi ke-34 tahun lalu), yang meninggal pada bulan Januari pada usia 87 tahun.

Kemudian, investor komoditas, Ivan Glasenberg, penduduk dan warga negara Swiss, yang memiliki beberapa hubungan dengan Australia saat ini, Paul Salteri, Raymond Barro dan Morry fraid telah dicairkan nasib mereka di antara anggota keluarga. Serta pengusaha transportasi Greg Poche dan  co-founder Flight Centre, Geoff Harris jatuh di bawah USD500 juta.</description><content:encoded>JAKARTA- Setelah lima tahun menjadi orang terkaya di Australia, ratu pertambangan bijih besi Australia, Gina Rinehart kini telah kehilangan mahkotanya.

Kekayaan Gina tergeser dengan hadirnya Blair Parry-Okeden, warga negara Amerika yang tinggal di Australia dan menerima warisan dari mantan suaminya yang adalah warga negara Australia. Saat ini, Blair memiliki kekayaan sebesar USD8,8 miliar atau Rp119,68 triliun mengacu kurs Rp13.600 per USD. Demikian seperti yang dilansir dari laman Forbes.

Blair adalah salah satu dari enam pendatang miliarder baru di Australia di 2016. Selain Blair, di antaranya terdapat pengusaha retail, Nigel Austin dan Marcus Blackmore. Selain itu, terdapat miliarder 7-Eleven Russ Withers dan Beverley Barlow bersaudara, serta investor Judith Neilson dan pengusaha media Gretel Packer.

Kekayaan Reinhart telah hilang sebesar USD3,2 miliar, yang terbesar dalam hitungan dolar. Di sisi lain, kekayaan sesama pengusaha tambang bijih besi, Andrew Forrest, juga terpukul turun 41 persen dan jatuh 12 tingkat ke posisi nomor 22.

Pengusaha mesin judi, Len Ainsworth juga mengalami kejatuhan 9 tingkat ke posisi-33. Secara keseluruhan, 26 miliarder mengalami kejatuhan, sebagian diakibatkan depresiasi dolar Australia sebesar 16 persen terhadap dolar AS selama tahun lalu.
Meski demikian terdapat juga milarder yang mengalami kenaikan kekayaan di tahun ini. Di antaranya pengembang properti di Sydney, Harry Triguboff yang mengalami kenaikan kekayaan sebesar USD1,3 miliar menjadi USD6,9 miliar, kenaikan terbesar dari 50 daftar miliarder Australia.

Selain itu terdapat, pengusaha restoran cepat saji Jack Cowin, yang melompat 50 persen dan naik melewati 11 tingkat dengan jumlah kekayaan USD1,5 miliar. Ada pula, David Teoh, pengusaha telekomunikasi yang kekayaannya membengkak 26 persen menjadi USD 2 miliar, menjadikannya masuk dalam daftar 10 teratas.

Sedangkan, persentase terbesar, yaitu 62 persen dicapai oleh pengembang perangkat lunak Atlassian, Mike Cannon yang melompati 10 tingkat ke posisi 14 dengan kekayaan USD1,78 miliar, hasil dari penawaran saham perdana (IPO) Desember lalu .

Sementara itu, terdapat tujuh miliarder yang tersingkir dari daftar. Di antaranya termasuk pengusaha wine,  Bob Oatley (posisi ke-34 tahun lalu), yang meninggal pada bulan Januari pada usia 87 tahun.

Kemudian, investor komoditas, Ivan Glasenberg, penduduk dan warga negara Swiss, yang memiliki beberapa hubungan dengan Australia saat ini, Paul Salteri, Raymond Barro dan Morry fraid telah dicairkan nasib mereka di antara anggota keluarga. Serta pengusaha transportasi Greg Poche dan  co-founder Flight Centre, Geoff Harris jatuh di bawah USD500 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
