<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musim Panen, Rambutan Tangkue Diekspor hingga Arab Saudi</title><description>Buah lokal asal Kabupaten Lebak, Banten yakni rambutan tangkue terkenal akan kelezatannya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/29/320/1324052/musim-panen-rambutan-tangkue-diekspor-hingga-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/02/29/320/1324052/musim-panen-rambutan-tangkue-diekspor-hingga-arab-saudi"/><item><title>Musim Panen, Rambutan Tangkue Diekspor hingga Arab Saudi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/02/29/320/1324052/musim-panen-rambutan-tangkue-diekspor-hingga-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/02/29/320/1324052/musim-panen-rambutan-tangkue-diekspor-hingga-arab-saudi</guid><pubDate>Senin 29 Februari 2016 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Iskandar Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/29/320/1324052/musim-panen-rambutan-tangkue-diekspor-hingga-arab-saudi-wHsQaEOj5V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto :Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/29/320/1324052/musim-panen-rambutan-tangkue-diekspor-hingga-arab-saudi-wHsQaEOj5V.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto :Antara)</title></images><description>LEBAK -  Buah lokal asal Kabupaten Lebak, Banten yakni rambutan tangkue terkenal akan kelezatannya. Dengan harganya yang tidak terlalu mahal dan rasanya yang manis serta tak mengandung banyak air membuat rambutan ini banyak diminati.

Di sepanjang jalan raya Sajira menuju arah Bogor, Jawa Barat saat musim rambutan seperti ini akan ditemukan banyak pedagang yang menjajakan buah rambutan tangkue.  Untuk satu ikat rambutan tangkue sendiri dihargai Rp4.000.

Rambutan ini dapat ditemukan di tiga kecamatan saja yakni di Kecamatan Sajira, Kecamatan Maja dan Kecamatan Curug Bitung. Pada tiga kecamatan ini rambutan jenis tangkue tumbuh subur dan memiliki rasa yang berbeda dari rambutan tangkue yang ditanam di daerah lain.

&amp;ldquo;Cuma ada di sini, di tiga kecamatan ini rambutan tangkue tumbuh subur, rasanya manis dibanding  rambutan tangkue yang ditanam di daerah lain,&amp;rdquo; ujar salah satu penjual rambutan tangkue, Bambang di Lebak, Senin (29/2/2016).

Dia mengaku jika rambutan tersebut diperoleh dari petani setempat. Biasanya para pedagang membeli per pohon dengan kisaran harga Rp500 ribu hingga Rp2 juta per pohon, tergantung pada sedikit banyaknya buah rambutan yang ada di pohon tersebut.

Biasanya para pedagang dapat meraup keuntungan Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per pohon. Rambutan tangkue juga disebut sudah di jual ke luar daerah Lebak seperti Jakarta dan Bandung, bahkan dijual ke luar negeri seperti ke Arab Saudi.(rai)</description><content:encoded>LEBAK -  Buah lokal asal Kabupaten Lebak, Banten yakni rambutan tangkue terkenal akan kelezatannya. Dengan harganya yang tidak terlalu mahal dan rasanya yang manis serta tak mengandung banyak air membuat rambutan ini banyak diminati.

Di sepanjang jalan raya Sajira menuju arah Bogor, Jawa Barat saat musim rambutan seperti ini akan ditemukan banyak pedagang yang menjajakan buah rambutan tangkue.  Untuk satu ikat rambutan tangkue sendiri dihargai Rp4.000.

Rambutan ini dapat ditemukan di tiga kecamatan saja yakni di Kecamatan Sajira, Kecamatan Maja dan Kecamatan Curug Bitung. Pada tiga kecamatan ini rambutan jenis tangkue tumbuh subur dan memiliki rasa yang berbeda dari rambutan tangkue yang ditanam di daerah lain.

&amp;ldquo;Cuma ada di sini, di tiga kecamatan ini rambutan tangkue tumbuh subur, rasanya manis dibanding  rambutan tangkue yang ditanam di daerah lain,&amp;rdquo; ujar salah satu penjual rambutan tangkue, Bambang di Lebak, Senin (29/2/2016).

Dia mengaku jika rambutan tersebut diperoleh dari petani setempat. Biasanya para pedagang membeli per pohon dengan kisaran harga Rp500 ribu hingga Rp2 juta per pohon, tergantung pada sedikit banyaknya buah rambutan yang ada di pohon tersebut.

Biasanya para pedagang dapat meraup keuntungan Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per pohon. Rambutan tangkue juga disebut sudah di jual ke luar daerah Lebak seperti Jakarta dan Bandung, bahkan dijual ke luar negeri seperti ke Arab Saudi.(rai)</content:encoded></item></channel></rss>
