<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>REI: Banyak Calo Tanah Tapi Kok Tak Ditegur Pemda? </title><description>Menurutnya, mendapat tanah menjadi sulit dikarenakan banyaknya spekulan  atau para calo tanah yang masih memanfaatkan lahan di daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/03/02/470/1325858/rei-banyak-calo-tanah-tapi-kok-tak-ditegur-pemda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/03/02/470/1325858/rei-banyak-calo-tanah-tapi-kok-tak-ditegur-pemda"/><item><title>REI: Banyak Calo Tanah Tapi Kok Tak Ditegur Pemda? </title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/03/02/470/1325858/rei-banyak-calo-tanah-tapi-kok-tak-ditegur-pemda</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/03/02/470/1325858/rei-banyak-calo-tanah-tapi-kok-tak-ditegur-pemda</guid><pubDate>Rabu 02 Maret 2016 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/02/470/1325858/masalah-tanah-belum-dapat-diatasi-pemerintah-mL8bqK5TQX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/02/470/1325858/masalah-tanah-belum-dapat-diatasi-pemerintah-mL8bqK5TQX.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sulitnya mendapat tanah untuk membangun rumah menjadi salah satu penghambat dalam pembangunan rumah untuk mendukung program sejuta rumah.
&quot;Kita kesulitan itu di tanah, karena ini kan bahan baku kita sebagai developer,&quot; ujar Sekretaris Jenderal Real Estat Indonesia (REI) Hari Raharta Sudrajat, di Kantor Menteri Kordinator Perekonomian, Rabu (2/3/2016).
Menurutnya, mendapat tanah menjadi sulit dikarenakan banyaknya spekulan atau para calo tanah yang masih memanfaatkan lahan di daerah.
&quot;Itu yang harusnya dilarang, banyak spekulan, tapi sama pemerintah daerah kok tidak ditegur,&quot; kata dia.
Untuk itu, Hari berpendapat, pemerintah daerah perlu melakukan zonasi terhadap lahan-lahan yang ada di masing-masing daerah.
&quot;Pemda juga harus bisa zonasi untuk lahan khusus bangun rumah murah, jadi jelas yang mana peruntukan rumah murah, supaya NJOP-nya tidak naik, harganya jangan naik, diplot pemerintah,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sulitnya mendapat tanah untuk membangun rumah menjadi salah satu penghambat dalam pembangunan rumah untuk mendukung program sejuta rumah.
&quot;Kita kesulitan itu di tanah, karena ini kan bahan baku kita sebagai developer,&quot; ujar Sekretaris Jenderal Real Estat Indonesia (REI) Hari Raharta Sudrajat, di Kantor Menteri Kordinator Perekonomian, Rabu (2/3/2016).
Menurutnya, mendapat tanah menjadi sulit dikarenakan banyaknya spekulan atau para calo tanah yang masih memanfaatkan lahan di daerah.
&quot;Itu yang harusnya dilarang, banyak spekulan, tapi sama pemerintah daerah kok tidak ditegur,&quot; kata dia.
Untuk itu, Hari berpendapat, pemerintah daerah perlu melakukan zonasi terhadap lahan-lahan yang ada di masing-masing daerah.
&quot;Pemda juga harus bisa zonasi untuk lahan khusus bangun rumah murah, jadi jelas yang mana peruntukan rumah murah, supaya NJOP-nya tidak naik, harganya jangan naik, diplot pemerintah,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
