<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Nelayan Enggan Melaut, Harga Ikan Naik hingga 50%</title><description>Gelombang tinggi dan angin kencang menyebabkan ratusan nelayan Pantura berhenti melaut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/03/13/320/1334742/ratusan-nelayan-enggan-melaut-harga-ikan-naik-hingga-50</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/03/13/320/1334742/ratusan-nelayan-enggan-melaut-harga-ikan-naik-hingga-50"/><item><title>Ratusan Nelayan Enggan Melaut, Harga Ikan Naik hingga 50%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/03/13/320/1334742/ratusan-nelayan-enggan-melaut-harga-ikan-naik-hingga-50</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/03/13/320/1334742/ratusan-nelayan-enggan-melaut-harga-ikan-naik-hingga-50</guid><pubDate>Minggu 13 Maret 2016 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Toiskandar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/13/320/1334742/ratusan-nelayan-enggan-melaut-harga-ikan-naik-hingga-50-RxZdkBrF0Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/13/320/1334742/ratusan-nelayan-enggan-melaut-harga-ikan-naik-hingga-50-RxZdkBrF0Y.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;INDRAMAYU - Gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di perairan Laut Jawa selama dua pekan terakhir menyebabkan ratusan nelayan Pantura di Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat berhenti melaut.
Akibatnya harga ikan pun mengalami kenaikan tajam akibat langkanya pasokan ikan. Ratusan nelayan kini hanya bisa menambatkan perahu dan kapal mereka di tepi sungai, memilih tidak melaut akibat gelombang setinggi tiga meter di sertai angin kencang.
&amp;ldquo;Enggak sedikit para pedagang ikan di sini pilih tutup karena  kesulitan dapat pasokan ikan dari nelayan,&amp;rdquo; ujat Emi, salah satu  pedagang ikan di TPI Eretan.
Mereka pun hanya menghabiskan waktu dengan memperbaiki jaring dan kapal mereka yang sudah rusak. Meski ada sejumlah nelayan memaksa melaut, namun hasil tangkapan yang diperoleh hanyalah sedikit.
Akibat tidak melautnya ratusan nelayan ini mengakibatkan semua jenis ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Eretan naik hingga 50 persen. Kenaikan di setiap ikan berkisar antara Rp15 ribu-Rp20 ribu per kilogram.
Kondisi ini pun keluhkan pedagang akibat sepinya pembeli. Bahkan sebagian pedagang memilih untuk tak berjualan.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;INDRAMAYU - Gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di perairan Laut Jawa selama dua pekan terakhir menyebabkan ratusan nelayan Pantura di Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat berhenti melaut.
Akibatnya harga ikan pun mengalami kenaikan tajam akibat langkanya pasokan ikan. Ratusan nelayan kini hanya bisa menambatkan perahu dan kapal mereka di tepi sungai, memilih tidak melaut akibat gelombang setinggi tiga meter di sertai angin kencang.
&amp;ldquo;Enggak sedikit para pedagang ikan di sini pilih tutup karena  kesulitan dapat pasokan ikan dari nelayan,&amp;rdquo; ujat Emi, salah satu  pedagang ikan di TPI Eretan.
Mereka pun hanya menghabiskan waktu dengan memperbaiki jaring dan kapal mereka yang sudah rusak. Meski ada sejumlah nelayan memaksa melaut, namun hasil tangkapan yang diperoleh hanyalah sedikit.
Akibat tidak melautnya ratusan nelayan ini mengakibatkan semua jenis ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Eretan naik hingga 50 persen. Kenaikan di setiap ikan berkisar antara Rp15 ribu-Rp20 ribu per kilogram.
Kondisi ini pun keluhkan pedagang akibat sepinya pembeli. Bahkan sebagian pedagang memilih untuk tak berjualan.

</content:encoded></item></channel></rss>
