<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Bakal Defisit Arsitek Bersertifikat</title><description>Dengan berlakunya Undang-Undang (UU) tentang Arsitek nanti, Indonesia  diprediksi bakal kekurangan atau defisit arsitek besertifikat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/03/30/470/1349666/indonesia-bakal-defisit-arsitek-bersertifikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/03/30/470/1349666/indonesia-bakal-defisit-arsitek-bersertifikat"/><item><title>Indonesia Bakal Defisit Arsitek Bersertifikat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/03/30/470/1349666/indonesia-bakal-defisit-arsitek-bersertifikat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/03/30/470/1349666/indonesia-bakal-defisit-arsitek-bersertifikat</guid><pubDate>Rabu 30 Maret 2016 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/30/470/1349666/indonesia-bakal-defisit-arsitek-bersertifikat-vkNjp8dPnB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/30/470/1349666/indonesia-bakal-defisit-arsitek-bersertifikat-vkNjp8dPnB.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Dengan berlakunya Undang-Undang (UU) tentang Arsitek nanti, Indonesia diprediksi bakal kekurangan atau defisit arsitek besertifikat.

&quot;Kemungkinan ada defisit apalagi di tahun-tahun pertama kalau misalnya UU ini sudah efektif berjalan,&quot; ungkap Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ahmad Djuhara, di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Djuhari menjelaskan, selama penegakan UU tersebut berjalan baik tentunya akan ada kebutuhan yang tidak terpenuhi.

&quot;Maka dari itu Indonesia butuh lebih banyak arsitek lagi,&quot; tuturnya.

Seperti sebelumnya, IAI sendiri memiliki anggota sebanyak 17 ribu. Namun, baru hanya 3.000 yang besertifikat.

&quot;Hanya sekira tiga ribu arsitek dari 240 juta penduduk Indonesia, idealnya itu minimal enam ribuan, waktu itu PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) minta 10 ribu,&quot; tutur Djuhara.</description><content:encoded>JAKARTA - Dengan berlakunya Undang-Undang (UU) tentang Arsitek nanti, Indonesia diprediksi bakal kekurangan atau defisit arsitek besertifikat.

&quot;Kemungkinan ada defisit apalagi di tahun-tahun pertama kalau misalnya UU ini sudah efektif berjalan,&quot; ungkap Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ahmad Djuhara, di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Djuhari menjelaskan, selama penegakan UU tersebut berjalan baik tentunya akan ada kebutuhan yang tidak terpenuhi.

&quot;Maka dari itu Indonesia butuh lebih banyak arsitek lagi,&quot; tuturnya.

Seperti sebelumnya, IAI sendiri memiliki anggota sebanyak 17 ribu. Namun, baru hanya 3.000 yang besertifikat.

&quot;Hanya sekira tiga ribu arsitek dari 240 juta penduduk Indonesia, idealnya itu minimal enam ribuan, waktu itu PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) minta 10 ribu,&quot; tutur Djuhara.</content:encoded></item></channel></rss>
