<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agung Podomoro dan Agung Sedayu Penguasa Proyek Hunian Vertikal</title><description>Data Colliers International Indonesia menyebutkan dua nama perusahaan pengembang yang paling 'bersemangat' menggarap proyek, terutama hunian vertikal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/09/470/1358406/agung-podomoro-dan-agung-sedayu-penguasa-proyek-hunian-vertikal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/04/09/470/1358406/agung-podomoro-dan-agung-sedayu-penguasa-proyek-hunian-vertikal"/><item><title>Agung Podomoro dan Agung Sedayu Penguasa Proyek Hunian Vertikal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/09/470/1358406/agung-podomoro-dan-agung-sedayu-penguasa-proyek-hunian-vertikal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/04/09/470/1358406/agung-podomoro-dan-agung-sedayu-penguasa-proyek-hunian-vertikal</guid><pubDate>Sabtu 09 April 2016 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dhera Arizona Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/09/470/1358406/agung-podomoro-dan-agung-sedayu-penguasa-proyek-hunian-vertikal-O992pvR9ym.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/09/470/1358406/agung-podomoro-dan-agung-sedayu-penguasa-proyek-hunian-vertikal-O992pvR9ym.jpg</image><title>(Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Data Colliers International Indonesia menyebutkan dua nama perusahaan pengembang yang paling 'bersemangat' menggarap proyek hunian vertikal alias apartemen di Jakarta. Adapun kedua perusahaan pengembang tersebut adalah Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group.
Pada tahun lalu, Agung Podomoro Group menguasai sekitar 52 persen atau sekira 89.284 unit dari total keseluruhan pasokan apartemen di Jakarta yang sebanyak 171.700 unit.
[Baca Juga: Kuartal I, Pasar Apartemen Masih Lesu Imbas Tahun Lalu]
Sedangkan pada tahun ini, Agung Sedayu Grup mengambil alih posisi Agung Podomoro Group dengan rencana proyek dalam pengembangan (future pipeline project) hingga 2018 mendatang mengambil porsi sebanyak 37 persen atau 27.781 unit dari total 75.083 unit.
&quot;Dua grup ini sudah lama dan cukup diterima market. Existing apartemen pemain aktif adalah Agung Podomoro 52 persen,&quot; ujar Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto ketika berbincang dengan Okezone di kantornya, Jakarta, belum lama ini.
Meski keduanya tengah tersandung masalah kasus suap reklamasi, menurut Ferry, dampaknya tidak akan meluas terhadap industri properti Tanah Air. Akan tetapi, melainkan akan memberikan dampak spesifik atau tertentu saja, yakni proyek reklamasi.
[Baca Juga: Hengkangnya Perusahaan Migas Tekan Pasar Apartemen di Jakarta]
&quot;Dengan adanya kasus itu, kemungkinan mereka bisa bermasalah di proyek itu. Jadi, skalanya skala per project,&quot; jelasnya.
Pengembang yang berada pada posisi kedua rencana proyek dalam pengembangan (future pipeline project) hingga 2018 adalah Agung Podomoro Group dan Ciputra Group, yang mana keduanya mengambil porsi sama yakni sebesar 16 persen atau 12.013 dari total 75.083 unit.

(Data Colliers International Indonesia)
(dhe)</description><content:encoded>JAKARTA - Data Colliers International Indonesia menyebutkan dua nama perusahaan pengembang yang paling 'bersemangat' menggarap proyek hunian vertikal alias apartemen di Jakarta. Adapun kedua perusahaan pengembang tersebut adalah Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group.
Pada tahun lalu, Agung Podomoro Group menguasai sekitar 52 persen atau sekira 89.284 unit dari total keseluruhan pasokan apartemen di Jakarta yang sebanyak 171.700 unit.
[Baca Juga: Kuartal I, Pasar Apartemen Masih Lesu Imbas Tahun Lalu]
Sedangkan pada tahun ini, Agung Sedayu Grup mengambil alih posisi Agung Podomoro Group dengan rencana proyek dalam pengembangan (future pipeline project) hingga 2018 mendatang mengambil porsi sebanyak 37 persen atau 27.781 unit dari total 75.083 unit.
&quot;Dua grup ini sudah lama dan cukup diterima market. Existing apartemen pemain aktif adalah Agung Podomoro 52 persen,&quot; ujar Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto ketika berbincang dengan Okezone di kantornya, Jakarta, belum lama ini.
Meski keduanya tengah tersandung masalah kasus suap reklamasi, menurut Ferry, dampaknya tidak akan meluas terhadap industri properti Tanah Air. Akan tetapi, melainkan akan memberikan dampak spesifik atau tertentu saja, yakni proyek reklamasi.
[Baca Juga: Hengkangnya Perusahaan Migas Tekan Pasar Apartemen di Jakarta]
&quot;Dengan adanya kasus itu, kemungkinan mereka bisa bermasalah di proyek itu. Jadi, skalanya skala per project,&quot; jelasnya.
Pengembang yang berada pada posisi kedua rencana proyek dalam pengembangan (future pipeline project) hingga 2018 adalah Agung Podomoro Group dan Ciputra Group, yang mana keduanya mengambil porsi sama yakni sebesar 16 persen atau 12.013 dari total 75.083 unit.

(Data Colliers International Indonesia)
(dhe)</content:encoded></item></channel></rss>
