<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Tewasnya 2 Petugas Pajak akibat Tagih Rp14 Miliar</title><description>Dua orang pegawai Pajak tewas ditikam oleh pemilik usaha jual beli getah karet.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/12/20/1361114/tragedi-tewasnya-2-petugas-pajak-akibat-tagih-rp14-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/04/12/20/1361114/tragedi-tewasnya-2-petugas-pajak-akibat-tagih-rp14-miliar"/><item><title>Tragedi Tewasnya 2 Petugas Pajak akibat Tagih Rp14 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/12/20/1361114/tragedi-tewasnya-2-petugas-pajak-akibat-tagih-rp14-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/04/12/20/1361114/tragedi-tewasnya-2-petugas-pajak-akibat-tagih-rp14-miliar</guid><pubDate>Selasa 12 April 2016 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Jaya Lase </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/12/20/1361114/tagih-pajak-rp14-miliar-2-petugas-pajak-tewas-ditikam-w29SNqAYum.jpg" expression="full" type="image/jpeg">oke</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/12/20/1361114/tagih-pajak-rp14-miliar-2-petugas-pajak-tewas-ditikam-w29SNqAYum.jpg</image><title>oke</title></images><description>SUMATERA UTARA - Dua orang pegawai Direktorat Dirjen (Ditjen) Pajak tewas ditikam oleh pemilik usaha jual beli getah karet. Pasalnya, mereka karena tidak terima saat ditagih hingga miliaran rupiah.
Pelaku sudah menyerahkan diri ke Polres Nias, dan kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum. Kejadian tersebut terjadi pada sore ini, Selasa 12 April 2016.
Pemilik usaha jual beli getah karet di Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara tega menikam dua orang petugas pajak hingga meninggal dunia di lokasi saat ditagih pajak usahanya yang mencapai  Rp14 miliar.
&amp;nbsp;[Baca juga: Penerimaan Rendah, Indonesia Terlalu 'Ramah' terhadap Wajib Pajak]
Kedua korban diketahui bernama Parado Toga Fransriaono Siahaan, juru sita seksi penagihan pajak,  Unit Kerja Kpp Pratama Sibolga dan Sozanolo Lase merupakan pegawai honorer Kantor Pajak Gunungsitoli. Sedangkan pelaku pembunuhan berinisial AL alias Ama Teti Lahagu.
Di lokasi kejadian, personil polisi melakukan olah tempat kejadian perkara terhadap kedua jenazah. Selain itu, beberapa alat bukti yang ada di lokasi kejadian diamankan polisi.
Dari informasi masyarakat yang dihimpun sementara, dua orang pegawai pajak datang ke lokasi untuk menagih pajak usaha milik AL, yang mencapai miliaran rupiah dan akan melakukan eksekusi. AL tidak terima dengan kedatangan kedua pegawai ini dan langsung menghabisi nyawa keduanya.
&amp;ldquo;Sempat terdengar teriakan minta tolong, namun warga tidak berani mendekati lokasi/ terlebih lokasi kejadian tertutup oleh pagar,&amp;rdquo; kata Yaaro Giawa, warga setempat.
[Baca juga: Daftar 11 Negara Surga Pajak Terbaik Dunia]
Banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut, karena lokasi tertutup dengan pagar dan pemilik usaha sangat tertutup dengan warga setempat.
Kejadian ini sempat menjadi perhatian warga setempat dan para pengendara, sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas, hingga saat ini pihak Kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi atas kejadian pembunuhan dua pegawai pajak ini.</description><content:encoded>SUMATERA UTARA - Dua orang pegawai Direktorat Dirjen (Ditjen) Pajak tewas ditikam oleh pemilik usaha jual beli getah karet. Pasalnya, mereka karena tidak terima saat ditagih hingga miliaran rupiah.
Pelaku sudah menyerahkan diri ke Polres Nias, dan kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum. Kejadian tersebut terjadi pada sore ini, Selasa 12 April 2016.
Pemilik usaha jual beli getah karet di Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara tega menikam dua orang petugas pajak hingga meninggal dunia di lokasi saat ditagih pajak usahanya yang mencapai  Rp14 miliar.
&amp;nbsp;[Baca juga: Penerimaan Rendah, Indonesia Terlalu 'Ramah' terhadap Wajib Pajak]
Kedua korban diketahui bernama Parado Toga Fransriaono Siahaan, juru sita seksi penagihan pajak,  Unit Kerja Kpp Pratama Sibolga dan Sozanolo Lase merupakan pegawai honorer Kantor Pajak Gunungsitoli. Sedangkan pelaku pembunuhan berinisial AL alias Ama Teti Lahagu.
Di lokasi kejadian, personil polisi melakukan olah tempat kejadian perkara terhadap kedua jenazah. Selain itu, beberapa alat bukti yang ada di lokasi kejadian diamankan polisi.
Dari informasi masyarakat yang dihimpun sementara, dua orang pegawai pajak datang ke lokasi untuk menagih pajak usaha milik AL, yang mencapai miliaran rupiah dan akan melakukan eksekusi. AL tidak terima dengan kedatangan kedua pegawai ini dan langsung menghabisi nyawa keduanya.
&amp;ldquo;Sempat terdengar teriakan minta tolong, namun warga tidak berani mendekati lokasi/ terlebih lokasi kejadian tertutup oleh pagar,&amp;rdquo; kata Yaaro Giawa, warga setempat.
[Baca juga: Daftar 11 Negara Surga Pajak Terbaik Dunia]
Banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut, karena lokasi tertutup dengan pagar dan pemilik usaha sangat tertutup dengan warga setempat.
Kejadian ini sempat menjadi perhatian warga setempat dan para pengendara, sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas, hingga saat ini pihak Kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi atas kejadian pembunuhan dua pegawai pajak ini.</content:encoded></item></channel></rss>
