<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Direksi Yahoo 'Kerja Rodi' Hindari Kebangkrutan   </title><description>Tim manajemen Yahoo harus mengadakan pertemuan setiap hari dengan penasihat dan dewan komite khusus.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/20/278/1367740/direksi-yahoo-kerja-rodi-hindari-kebangkrutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/04/20/278/1367740/direksi-yahoo-kerja-rodi-hindari-kebangkrutan"/><item><title>Direksi Yahoo 'Kerja Rodi' Hindari Kebangkrutan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/20/278/1367740/direksi-yahoo-kerja-rodi-hindari-kebangkrutan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/04/20/278/1367740/direksi-yahoo-kerja-rodi-hindari-kebangkrutan</guid><pubDate>Rabu 20 April 2016 12:37 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/20/278/1367740/direksi-yahoo-kerja-rodi-hindari-kebangkrutan-JmBvrrEO7V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Yahoo Marissa Mayer. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/20/278/1367740/direksi-yahoo-kerja-rodi-hindari-kebangkrutan-JmBvrrEO7V.jpg</image><title>CEO Yahoo Marissa Mayer. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Perkembangan bisnis Mavens, yang merupakan singkatan dari mobile, video, native, and social, milik Yahoo yang belum sesuai harapan, membuat para eksekutif Yahoo harus kerja ekstra keras.

Tim manajemen Yahoo harus mengadakan pertemuan setiap hari dengan penasihat dan dewan komite khusus untuk mengeksplorasi &quot;strategis alternatif&quot; yang melibatkan berbagai tema dari penjualan perusahaan hingga spin off perseroan.

CEO Marissa Mayer mengatakan, meskipun ada &quot;kesalahpahaman&quot; dan &quot;suara bising dari luar&quot; namun dia benar-benar mendukung upaya dewan Yahoo untuk mengeksplorasi penjualan perusahaan sekaligus mempertimbangkan pilihan lain seperti spin-off dari bisnis inti.

&quot;Biarkan saya menjadi tegas, direksi kami, tim manajemen dan saya telah membuat alternatif strategis menjadi prioritas utama,&quot; kata Mayer saat konferensi conference call seperti dilansir dari Business Insider, Rabu (20/4/2016).

Mayer mengatakan dia dan CFO Ken Goldman telah menjawab &quot;ratusan permintaan informasi&quot; dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses, bertemu dengan orang-orang baik secara pribadi maupun melalui telepon.

Yahoo dikabarkan telah menerima tawaran akuisisi dari beberapa penawar termasuk perusahaan telekomunikasi raksasa Verizon dan perusahaan ekuitas swasta TPG.

Beberapa laporan menunjukkan bahwa Yahoo nampak melakukan beberapa penjajakan untuk proses penjualan, namun tidak pernah terlaksana. Hal ini seperti menunjukkan bahwa tim manajemen tidak benar-benar tertarik untuk menjual perusahaan, tetapi hanya ingin menenangkan para pemegang saham yang gelisah termasuk hedge fund Starboard Value.

Mayer sendiri tidak pernah memberikan rincian tentang salah satu tawaran akuisisi yang baru-baru ini dia sampaikan. Meski demikian, dia mengatakan bahwa perusahaan itu bergerak cepat. Dia juga mengatakan bahwa Yahoo tidak akan memberikan update lebih lanjut tentang proses tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Perkembangan bisnis Mavens, yang merupakan singkatan dari mobile, video, native, and social, milik Yahoo yang belum sesuai harapan, membuat para eksekutif Yahoo harus kerja ekstra keras.

Tim manajemen Yahoo harus mengadakan pertemuan setiap hari dengan penasihat dan dewan komite khusus untuk mengeksplorasi &quot;strategis alternatif&quot; yang melibatkan berbagai tema dari penjualan perusahaan hingga spin off perseroan.

CEO Marissa Mayer mengatakan, meskipun ada &quot;kesalahpahaman&quot; dan &quot;suara bising dari luar&quot; namun dia benar-benar mendukung upaya dewan Yahoo untuk mengeksplorasi penjualan perusahaan sekaligus mempertimbangkan pilihan lain seperti spin-off dari bisnis inti.

&quot;Biarkan saya menjadi tegas, direksi kami, tim manajemen dan saya telah membuat alternatif strategis menjadi prioritas utama,&quot; kata Mayer saat konferensi conference call seperti dilansir dari Business Insider, Rabu (20/4/2016).

Mayer mengatakan dia dan CFO Ken Goldman telah menjawab &quot;ratusan permintaan informasi&quot; dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses, bertemu dengan orang-orang baik secara pribadi maupun melalui telepon.

Yahoo dikabarkan telah menerima tawaran akuisisi dari beberapa penawar termasuk perusahaan telekomunikasi raksasa Verizon dan perusahaan ekuitas swasta TPG.

Beberapa laporan menunjukkan bahwa Yahoo nampak melakukan beberapa penjajakan untuk proses penjualan, namun tidak pernah terlaksana. Hal ini seperti menunjukkan bahwa tim manajemen tidak benar-benar tertarik untuk menjual perusahaan, tetapi hanya ingin menenangkan para pemegang saham yang gelisah termasuk hedge fund Starboard Value.

Mayer sendiri tidak pernah memberikan rincian tentang salah satu tawaran akuisisi yang baru-baru ini dia sampaikan. Meski demikian, dia mengatakan bahwa perusahaan itu bergerak cepat. Dia juga mengatakan bahwa Yahoo tidak akan memberikan update lebih lanjut tentang proses tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
