<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Minta Wejangan Jokowi soal Sensus Ekonomi 2016</title><description>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin meminta dukungan Presiden  Joko Widodo (Jokowi) dalam melaksanakan program sensus ekonomi 2016.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/20/1372835/bps-minta-wejangan-jokowi-soal-sensus-ekonomi-2016</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/20/1372835/bps-minta-wejangan-jokowi-soal-sensus-ekonomi-2016"/><item><title>BPS Minta Wejangan Jokowi soal Sensus Ekonomi 2016</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/20/1372835/bps-minta-wejangan-jokowi-soal-sensus-ekonomi-2016</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/20/1372835/bps-minta-wejangan-jokowi-soal-sensus-ekonomi-2016</guid><pubDate>Selasa 26 April 2016 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/26/20/1372835/bps-minta-wejangan-jokowi-soal-sensus-ekonomi-2016-wBGFyTGxcR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/26/20/1372835/bps-minta-wejangan-jokowi-soal-sensus-ekonomi-2016-wBGFyTGxcR.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin meminta dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melaksanakan program sensus ekonomi 2016.

Suryamin menilai, arahan-arahan Presiden Jokowi akan memacu semangat dan motivasi para jajaran BPS untuk menghasilkan dan menyajikan data-data yang benar-benar akurat dan berkualitas. [Baca juga: BPS Sensus Ekonomi 1-31 Mei]

&quot;Kami yakin kehadiran presiden menjadi suatu kehormatan dan pendorong semangat dan motivasi bagi jajaran BPS yang saat ini ada pada tahapan krusial dalam pelaksanaan pendataan sensus ekonomi 2016 pada 1-31 Mei 2016,&quot; kata Suryamin di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Suryamin melanjutkan, Rapat Koordinasi Teknis Sensus Ekonomi 2016 juga menjadi istimewa saat Presiden Jokowi berkenan untuk membuka dan sekaligus memberikan arahan penting untuk para jajaran BPS.

&quot;Hari ini juga menjadi momen penting bagi BPS karena akan dilakukan pencanangan sensus ekonomi 2016 oleh Presiden JKW, oleh karena itu pada kesempatan itu izinkan saya berterima kasih pada presiden atas waktu dan dukungan bapak untuk BPS,&quot; jelasnya.

Suryamin menjelaskan, pada rakornas sensus ekonomi 2016 ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai dari 25 April hingga 27 April 2016 di Kantor BPS. Acara ini juga akan diikuti oleh 192 peserta yang terdiri dari 30 pejabat eselon 1 dan eselon 2 BPS pusat, serta 162 pejabat eselon 2 dan 3 BPS provinsi seluruh Indonesia.

Mengenai substansi yang akan dibahas, kata Suryamin, mengenai aspek administrasi pengolahan data hasil sensus ekonomi 2016 serta strategi BPS dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia saat ini.

&quot;Lalu yang keempat, terkait reformasi birokrasi yang saat ini masih gencar dilaksanakan di BPS juga menjadi salah satu agenda pertemuan ini,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin meminta dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melaksanakan program sensus ekonomi 2016.

Suryamin menilai, arahan-arahan Presiden Jokowi akan memacu semangat dan motivasi para jajaran BPS untuk menghasilkan dan menyajikan data-data yang benar-benar akurat dan berkualitas. [Baca juga: BPS Sensus Ekonomi 1-31 Mei]

&quot;Kami yakin kehadiran presiden menjadi suatu kehormatan dan pendorong semangat dan motivasi bagi jajaran BPS yang saat ini ada pada tahapan krusial dalam pelaksanaan pendataan sensus ekonomi 2016 pada 1-31 Mei 2016,&quot; kata Suryamin di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Suryamin melanjutkan, Rapat Koordinasi Teknis Sensus Ekonomi 2016 juga menjadi istimewa saat Presiden Jokowi berkenan untuk membuka dan sekaligus memberikan arahan penting untuk para jajaran BPS.

&quot;Hari ini juga menjadi momen penting bagi BPS karena akan dilakukan pencanangan sensus ekonomi 2016 oleh Presiden JKW, oleh karena itu pada kesempatan itu izinkan saya berterima kasih pada presiden atas waktu dan dukungan bapak untuk BPS,&quot; jelasnya.

Suryamin menjelaskan, pada rakornas sensus ekonomi 2016 ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai dari 25 April hingga 27 April 2016 di Kantor BPS. Acara ini juga akan diikuti oleh 192 peserta yang terdiri dari 30 pejabat eselon 1 dan eselon 2 BPS pusat, serta 162 pejabat eselon 2 dan 3 BPS provinsi seluruh Indonesia.

Mengenai substansi yang akan dibahas, kata Suryamin, mengenai aspek administrasi pengolahan data hasil sensus ekonomi 2016 serta strategi BPS dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia saat ini.

&quot;Lalu yang keempat, terkait reformasi birokrasi yang saat ini masih gencar dilaksanakan di BPS juga menjadi salah satu agenda pertemuan ini,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
