<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sensus Ekonomi 2016 Libatkan 340.000 Petugas</title><description>Sensus Ekonomi 2016 melibatkan 340.000 petugas lapangan yang  tersebar di 81.789 desa dan kelurahan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/320/1373049/sensus-ekonomi-2016-libatkan-340-000-petugas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/320/1373049/sensus-ekonomi-2016-libatkan-340-000-petugas"/><item><title>Sensus Ekonomi 2016 Libatkan 340.000 Petugas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/320/1373049/sensus-ekonomi-2016-libatkan-340-000-petugas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/04/26/320/1373049/sensus-ekonomi-2016-libatkan-340-000-petugas</guid><pubDate>Selasa 26 April 2016 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/26/320/1373049/sensus-ekonomi-2016-libatkan-340-000-petugas-8fhjxCCple.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/26/320/1373049/sensus-ekonomi-2016-libatkan-340-000-petugas-8fhjxCCple.jpg</image><title>Ilustrasi : Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sensus Ekonomi 2016 melibatkan 340.000 petugas lapangan yang  tersebar di 81.789 desa dan kelurahan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga yang terkait untuk mendukung penuh keberhasilan survei yang akan berlansung pada tanggal 1-31 Mei 2016 ini.
Kepada para petugas BPS, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa sebuah tugas Sensus Ekonomi 2016 bukan tugas yang enteng, bukan tugas yang mudah. Apalagi sekarang banyak menjamur bisnis berbasis online.
&amp;ldquo;Fokuslah pada hasil yang ingin kita dapat yaitu potret yang akurat, kondisi dan potensi ekonomi dari wilayah yang paling kecil di pedesaan, naik lagi ke kecamatan, ke kota, ke kabupaten, dan juga dari pengusaha mikro, kecil, menengah, besar, usaha konglomerat, semuanya, potret itu harus kita dapatkan,&amp;rdquo; pesan Presiden, Selasa (26/4/2016).
[Baca juga: Sensus Ekonomi 2016, Jokowi Minta Pelaku Usaha Jujur soal Data]
Tak lupa, Presiden Jokowi mengucapkan selamat bertugas kepada BPS dan seluruh pendukung survei ekonomi 2016 yang mencapai 340.000 petugas lapangan.
&amp;ldquo;Memang sebuah angka yang sangat besar sekali tetapi kalau nanti data yang kita peroleh sebuah data yang detil, yang akurat itulah yang akan kita pakai untuk memformulasikan sebuah kebijakan, baik kebijakan-kebijakan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sensus Ekonomi 2016 melibatkan 340.000 petugas lapangan yang  tersebar di 81.789 desa dan kelurahan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga yang terkait untuk mendukung penuh keberhasilan survei yang akan berlansung pada tanggal 1-31 Mei 2016 ini.
Kepada para petugas BPS, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa sebuah tugas Sensus Ekonomi 2016 bukan tugas yang enteng, bukan tugas yang mudah. Apalagi sekarang banyak menjamur bisnis berbasis online.
&amp;ldquo;Fokuslah pada hasil yang ingin kita dapat yaitu potret yang akurat, kondisi dan potensi ekonomi dari wilayah yang paling kecil di pedesaan, naik lagi ke kecamatan, ke kota, ke kabupaten, dan juga dari pengusaha mikro, kecil, menengah, besar, usaha konglomerat, semuanya, potret itu harus kita dapatkan,&amp;rdquo; pesan Presiden, Selasa (26/4/2016).
[Baca juga: Sensus Ekonomi 2016, Jokowi Minta Pelaku Usaha Jujur soal Data]
Tak lupa, Presiden Jokowi mengucapkan selamat bertugas kepada BPS dan seluruh pendukung survei ekonomi 2016 yang mencapai 340.000 petugas lapangan.
&amp;ldquo;Memang sebuah angka yang sangat besar sekali tetapi kalau nanti data yang kita peroleh sebuah data yang detil, yang akurat itulah yang akan kita pakai untuk memformulasikan sebuah kebijakan, baik kebijakan-kebijakan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
