<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>INSPIRASI BISNIS: Sulap Kaleng Bekas Jadi Miniatur Vespa, Mobil dan Becak</title><description>Pria berusia 28 tahun ini menyulap kaleng bekas menjadi vespa, mobil dan becak mini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/05/06/320/1380953/inspirasi-bisnis-sulap-kaleng-bekas-jadi-miniatur-vespa-mobil-dan-becak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/05/06/320/1380953/inspirasi-bisnis-sulap-kaleng-bekas-jadi-miniatur-vespa-mobil-dan-becak"/><item><title>INSPIRASI BISNIS: Sulap Kaleng Bekas Jadi Miniatur Vespa, Mobil dan Becak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/05/06/320/1380953/inspirasi-bisnis-sulap-kaleng-bekas-jadi-miniatur-vespa-mobil-dan-becak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/05/06/320/1380953/inspirasi-bisnis-sulap-kaleng-bekas-jadi-miniatur-vespa-mobil-dan-becak</guid><pubDate>Jum'at 06 Mei 2016 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/05/320/1380953/inspirasi-bisnis-sulap-kaleng-bekas-jadi-miniatur-vespa-mobil-dan-becak-GaqTHEey3r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/05/320/1380953/inspirasi-bisnis-sulap-kaleng-bekas-jadi-miniatur-vespa-mobil-dan-becak-GaqTHEey3r.jpg</image><title>(Foto: Ant)</title></images><description>BLORA - Kaleng bekas minuman diubah menjadi miniatur yang sangat cantik dan unik oleh Joko Purnomo , warga Desa Ngablak Sumberagung , Kecamatan Banjarejo, Blora, Jawa Tengah. Pria berusia 28 tahun ini menyulap kaleng bekas menjadi vespa, mobil dan becak mini.

Dalam mengolah kaleng bekas minuman tersebut, Joko seorang diri. Baru satu bulan ini Joko mengolah kaleng bekas menjadi miniatur unik.

Alat yang digunakan sangat sederhana, yakni gunting , penggaris, lem alteko, spidol permanen dan tang. Sedangkan bahan yang digunakan juga tidak sulit didapatkan, yakni limbah bekas minuman kaleng.

Joko memilih kaleng bekas minuman akibat terinspirasi melihat kaleng bekas minuman yang dibuang di jalanan. Kemudian timbul inisiatif untuk membuat miniatur dari kaleng tersebut. Dalam sehari, dia bisa membuat dua sampai tiga minatur  becak dan vespa.

&amp;ldquo;Untuk minatur mobil lebih sulit sehingga satu hari hanya satu bua,&amp;rdquo; kata dia.

Harga untuk miniatur becak Rp30 ribu, untuk vespa antara Rp20 ribu-Rp30 ribu, tergantung warna kaleng.

Sebelumnya, Joko bekerja di proyek. Baru satu bulan ini memanfaatkan barang bekas kaleng minuman. Untuk pemasaran, Joko masih kesulitan. Dia berusaha masuk ke jual beli online, pemesan sementara baru lokal, ada yang dari luar kota, yakni Demak, Kudus dan dari Blora sendiri.

</description><content:encoded>BLORA - Kaleng bekas minuman diubah menjadi miniatur yang sangat cantik dan unik oleh Joko Purnomo , warga Desa Ngablak Sumberagung , Kecamatan Banjarejo, Blora, Jawa Tengah. Pria berusia 28 tahun ini menyulap kaleng bekas menjadi vespa, mobil dan becak mini.

Dalam mengolah kaleng bekas minuman tersebut, Joko seorang diri. Baru satu bulan ini Joko mengolah kaleng bekas menjadi miniatur unik.

Alat yang digunakan sangat sederhana, yakni gunting , penggaris, lem alteko, spidol permanen dan tang. Sedangkan bahan yang digunakan juga tidak sulit didapatkan, yakni limbah bekas minuman kaleng.

Joko memilih kaleng bekas minuman akibat terinspirasi melihat kaleng bekas minuman yang dibuang di jalanan. Kemudian timbul inisiatif untuk membuat miniatur dari kaleng tersebut. Dalam sehari, dia bisa membuat dua sampai tiga minatur  becak dan vespa.

&amp;ldquo;Untuk minatur mobil lebih sulit sehingga satu hari hanya satu bua,&amp;rdquo; kata dia.

Harga untuk miniatur becak Rp30 ribu, untuk vespa antara Rp20 ribu-Rp30 ribu, tergantung warna kaleng.

Sebelumnya, Joko bekerja di proyek. Baru satu bulan ini memanfaatkan barang bekas kaleng minuman. Untuk pemasaran, Joko masih kesulitan. Dia berusaha masuk ke jual beli online, pemesan sementara baru lokal, ada yang dari luar kota, yakni Demak, Kudus dan dari Blora sendiri.

</content:encoded></item></channel></rss>
